9 Tips Membeli Rumah dalam Gang agar Bisa Tinggal dengan Nyaman

15 Sep 2020 - Dyah Siwi Tridya

9 Tips Membeli Rumah dalam Gang agar Bisa Tinggal dengan Nyaman

foto: archdaily

Susahnya mendapatkan rumah layak di pusat kota akhir-akhir ini membuat banyak orang frustasi.

Harga yang tinggi dan lahan yang terbatas, menjadi pemicu utama susahnya mendapatkan rumah di kota-kota besar.

Pemerintah memang membantu penyediaan rumah, tapi letak yang jauh dari tempat kerja, membuat mereka enggan untuk membelinya.

Salah satu cara untuk tetap mendapatkan rumah yang terjangkau di pusat kota adalah rumah dalam gang.

Rumah di dalam gang ini menjadi pilihan yang bisa dipertimbangkan ketika ingin membeli rumah dengan berbagai konsekuensinya.

Salah satunya jika Anda memiliki mobil, maka harus mencari tempat sewa untuk memarkirkan mobil dengan aman dan nyaman.

Nah, buat yang tetap ingin beli atau bangun rumah dalam gang, simak dulu beberapa hal di bawah ini sebelum membeli.

Survei Lokasi

foto: lifewire

Ada banyak jenis gang yang bisa Anda jumpai di berbagai tempat, mulai dari ukuran jalannya, kepadatan rumah, banyak cabang dan lainnya.

Anda bisa cek dahulu di 99.co atau datang langsung melihat kondisi gang apakah sudah sesuai dengan kriteria hunian yang diinginkan.

Misalnya, Anda menyukai gang yang masih memiliki sinar matahari, bersih dan jalannya tidak terlalu sempit.

Jika Anda tidak cek langsung dan memilih tempat lain, kemungkinan Anda akan mendapatkan gang yang terkesan kumuh dan kotor.

Tanyakan Harga Jual

foto: pemeriksaanpajak

Rata-rata harga rumah dalam gang bisa 25% - 30% lebih murah dibandingkan dengan harga rumah di pinggir jalan.

Selain itu ada banyak pilihan harga lain yang lebih murah dengan fasilitas rumah yang lengkap.

Meskipun tidak dekat jalan besar, Anda masih bisa mengakses fasilitas umum yang vital di sekitar gang.

Cek Kondisi Rumah

Jika sudah menemukan beberapa list rumah, saatnya cek kondisi rumah, apakah dalam kondisi bagus atau butuh perbaikan.

Lalu, perhatikan juga kondisi air, saluran pembuangan, dinding lembab, kamar, sirkulasi dan lain-lain.

Hal ini bertujuan untuk memudahkan dalam mengokulasi tambahan biaya jika memang membutuhkan renovasi besar-besaran.

Teliti Status Rumah dan Tanah

Jangan sungkan untuk tanyakan sertifikat rumah dan tanah seperti SHM, karena sertifikat sangat penting dalam kepemilikan rumah.

Pastikan lahan gang bukan milik negara yang akan mengakibatkan terkena gusuran dan Anda tidak mendapatkan kompensasi apapun.

Perhatikan Akses Jalan

Ada banyak gang yang memiliki akses jalan yang bisa dilalui mobil, motor, atau hanya bisa dilalui orang saja.

Sebaiknya perhatikan lebar jalan gang, hal ini dilakukan untuk memastikan jika Anda memiliki kendaraan tidak akan terkendala.

Fasilitas Umum yang Disediakan

Memiliki kendaraan besar seperti mobil akan membuat Anda berpikir ulang untuk tinggal di dalam gang.

Ada beberapa gang yang menyediakan fasilitas sewa parkir yang tidak jauh dari tempat tinggal.

Untuk tarifnya sendiri bisa mencapai Rp300 – Rp500 ribu/bulan, tarif sewa parkir berbeda di setiap wilayah.

Selain fasilitas sewa parkir, ada juga fasilitas ruang terbuka hijau yang disediakan, meskipun tak terlalu besar tapi cukup untuk bersantai.

Pelayanan kesehatan pun juga menjadi prioritas yang harus Anda ketahui, seperti jarak dan jenis fasilitas kesehatan yang disediakan.

Keadaan Lingkungan Sekitar

Keamanan di lingkungan juga sangat penting, karena tak jarang di gang yang sempit terjadi aksi kriminal.

Pilihlah gang yang memiliki perangkat pendukung keamanan seperti pengadaan CCTV dan keamanan keliling setiap malam.

Selain keamanan, perhatikan pola tingkah laku masyarakatnya dengan menanyakan ke pemilik rumah sebelumya.

Tentu saja ini menjadi nilai standar Anda untuk mendapatkan tetangga yang baik dan tidak suka keributan apa lagi hobi bergosip.

Perhatikan Jarak Antarrumah

foto: archdailay

Buat Anda yang ingin membangun rumah dalam gang, usahakan rumah tidak menempel ke rumah tetangga.

Memberikan celah antara tembok, bisa mengantisipasi kebakaran agar tidak menyebar ke rumah lain.

Jika hujan turun, perhatikan talang airnya agar tidak menciprat dinding tetangga yang membuatnya berjamur dan rembes ke dalam rumah.

Nah, itulah mengapa pentingnya memilih atau membangun rumah harus memiliki jarak, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Jalin Komunikasi

Setelah Anda membeli atau membangun rumah di dalam gang, otomatis Anda telah menjadi bagian masyarakat di sana.

Jaga hubungan harmonis dengan berkomunikasi, ikut kerja bakti dan aktif di acara gang.

Selain komunikasi lancar, tetangga pun tak akan sungkan membantu Anda ketika dalam kesulitan

Bagaimana? Tertarik untuk tinggal di rumah dalam gang? 

Semoga artikel ini dapat menjadi referensi Anda ketika ingin membeli atau membangun rumah dalam gang.

Baca juga:

Hunian di Lahan Sempit? Konsep Compact House Solusinya!

Author:

Dyah Siwi Tridya