Fakta dan Mitos Rumah Dekat Kuburan, Pantaskah untuk Dibeli?

23 Okt 2020 - Yuhan Al Khairi

Fakta dan Mitos Rumah Dekat Kuburan, Pantaskah untuk Dibeli?

Rumah dekat kuburan memang kerap jadi dilema. 

Di satu sisi, sangat sulit menemukan ketersediaan lahan kosong apalagi di pusat kota. Namun di sisi lain, apa benar kita ingin tinggal di sekitar area pemakaman?

Stigma pemakanan yang angker membuat sebagian orang berpikir ulang untuk melakukan hal tersebut.

Ditambah lagi, banyak yang menganggap jika rumah dekat kuburan memancarkan aura negatif dan tidak baik bagi penghuni rumah.

Lantas, benarkah cerita yang selama ini kita dengar?

Jika iya, apakah rumah dekat kuburan atau lahan bekas pemakaman pantas untuk dijadikan hunian? 

Agar tidak salah kaprah, berikut fakta dan mitos rumah dekat kuburan yang penting diketahui.

Inilah Fakta dan Mitos Rumah Dekat Kuburan

  • Rumah Dekat Kuburan Sulit Dijual

Mitos pertama yang menghantui masyarakat ketika ingin beli rumah dekat kuburan adalah, rumah tersebut sulit untuk dijual kembali, sehingga tidak cocok untuk investasi.

Benarkah asumsi tersebut? 

Jawabannya bisa iya dan tidak. 

Pasalnya, jika lokasi rumah dianggap cukup strategis dan dijual dengan harga murah, maka pasti ada orang yang ingin membeli rumah tersebut.

Meski begitu, kembali lagi pada stigma pemakaman yang angker, beberapa orang yang percaya akan hal mistis tentu enggan untuk tinggal ataupun membeli rumah dekat kuburan.

  • Susah saat Mengajukan KPR

Daripada angker, salah satu alasan terbesar rumah dekat kuburan sulit dijual kembali adalah susahnya mengajukan KPR untuk pembelian rumah tersebut.

Hal ini bukan sekedar mitos lho, beberapa bank memang memberlakukan aturan terhadap lokasi hunian. 

Misalnya, rumah tidak boleh berada di gang, aksesnya mudah, hingga tidak berada di dekat pemakaman.

  • Tanah Bekas Kuburan Tidak Bisa Langsung Dibangun

rumah dekat kuburan

Benarkah tanah bekas kuburan tidak bisa langsung dibuat hunian? Jawabannya iya. 

Sehingga, hal ini bukan sekedar mitos belaka, ya. Tanah bekas kuburan sendiri memiliki karakteristik berbeda dengan lahan biasa.

Oleh sebab itu, jika ingin dimanfaatkan untuk kebutuhan lain, maka lahan tersebut harus dibersihkan lebih dahulu. 

Proses pembersihan inilah yang membuat kita tidak bisa langsung membangun rumah di sana.

Baca juga:

3 Model Rumah Sederhana, Inspirasi Membangun Rumah Idaman

  • Seram dan Memancarkan Aura Negatif

Berikut ini mungkin menjadi mitos yang paling populer dan paling ditakuti banyak orang, yakni rumah dekat kuburan terkesan seram dan angker.

Hal ini sebenarnya cukup jelas, jika kamu memutuskan membeli rumah dekat pemakaman, sudah tentu lingkungan rumah tersebut terasa lebih menyeramkan, apalagi jika kamu tidak menatanya secara benar.

Menyoal energi negatif, mitos ini berhubungan dengan kepercayaan orang Tionghoa terhadap feng shui.

Diyakini, rumah dekat kuburan memancarkan energi negatif yang mengganggu ketentraman rumah. 

Pemakaman sendiri memancarkan energi Yin dan orang hidup memerlukan energi Yang.

Yin mewakilkan energi negatif, sedang Yang diartikan sebagai energi positif. 

Itu sebabnya, kedua energi tersebut dianggap bertabrakan, dapat membuat pemilik rumah sakit-sakitan, hingga tertimpa kesialan.

  • Harga Jualnya Murah dan Tidak Prospektif

Jika kamu pikir rumah dekat kuburan dapat dibeli dengan harga murah, agaknya kamu salah. 

Faktanya, meski berada di dekat lahan pekuburan, rumah-rumah tersebut tidak mengalami penurunan harga, lho.

Tingginya harga properti di kota-kota besar tampaknya memengaruhi lahan di sekitar pemakaman. 

Meski terkesan angker, nyatanya pemilik lahan tetap enggan menjual tanah tersebut secara murah.

Apalagi jika lokasi rumah cukup strategis, dekat fasilitas umum, serta memiliki akses yang mudah. Bisa-bisa harga hunian tersebut dibanderol lebih mahal daripada rumah di kawasan perumahan.

Itu tadi beberapa fakta dan mitos seputar rumah dekat kuburan yang sering kita dengar. 

Bila kamu tertarik membeli rumah tersebut, ketahui cara menangkal “kesialannya” menurut ajaran Islam dan feng shui, yuk!

Solusi Rumah Dekat Kuburan menurut Islam

rumah dekat kuburan

Jika kamu seorang muslim, tentu penting mengikuti aturan dan kaidah Islam sebelum membeli rumah. 

Pasalnya, agama Islam juga mengatur terkait aturan membeli rumah dekat kuburan.

Pertama, lakukan jual-beli sesuai hukum syariah. Sehingga, tidak boleh ada riba saat pelaksanaan jual-beli tersebut. 

Kedua, jika lahan yang dibeli bekas tanah kuburan, pastikan kamu membersihkannya.

Mengapa demikian? Sebab, seorang muslim tidak diperbolehkan salat di atas makam, walaupun makam tersebut sudah tidak terlihat. 

Maka dari itu, tulang jenazah yang terkubur di dalamnya harus dipindahkan.

Jadi, cukup jelas ya, agama Islam sendiri memperbolehkan kok jika kamu membeli rumah dekat kuburan. 

Asal, patuhi segala aturan dan ketentuan yang telah ditetapkan ajaran agama, ya.

Baca juga:

Tata Cara Pindah Rumah Menurut Islam Bebas Bid’ah

Solusi Rumah Dekat Kuburan menurut Feng Shui

Sedikit banyak kita telah membahas rumah dekat kuburan menurut feng shui

Namun, apakah ada cara untuk menangkal hal-hal buruk terjadi kepada pemilik rumah? Jawabannya ada, berikut selengkapnya.

  • Pertama, mundurkan bangunan rumah. Mau tidak mau, jika kamu ingin menghindari nasib buruk saat tinggal di rumah dekat kuburan, maka kamu harus menjauhkan jarak rumah tersebut (sebisa mungkin) dari pemakaman;
  • Lalu, usahakan untuk memiliki tanaman depan rumah yang memiliki unsur api, seperti palem merah, flamboyan dan lain-lain. Hal ini dimaksudkan, untuk mengurangi energi Yin dari pemakaman;
  • Namun, apabila rumah tersebut menempel langsung dengan kompleks pemakaman, sebaiknya tembok pembatas antara dua area dicat dengan warna merah; serta
  • Berikan penerangan dan penghawaan cukup di antara kedua batas ruang.

Demikian ulasan lengkap mengenai rumah dekat kuburan. Semoga artikel di atas dapat membantumu dalam memilih hunian yang tepat, ya!

Baca juga:

Rumah Hantu Dijual Murah, Anda Berminat?

Author:

Yuhan Al Khairi