Cara Budidaya Tanaman Microgreen | Si Kecil Bernutrisi Tinggi

11 Des 2020 - Dyah Siwi Tridya

Cara Budidaya Tanaman Microgreen | Si Kecil Bernutrisi Tinggi

Foto: otd.co

Menanam sayuran jadi solusi di kondisi pandemi seperti saat ini yang membuat setiap orang akan berpikir dua kali untuk membeli sayur langsung ke pasar.

Salah satu hal yang diminati dari berkebun di rumah adalah menanam sayuran hijau mungil atau tanaman microgreen

Bukan tanaman sayur biasa, microgreen memiliki nutrisi lebih yang sangat tinggi untuk kesehatan.

Penasaran? 

Artikel ini mengulas jenis, nutrisi lebih dari microgreen hingga langkah demi langkah cara menanamnya di rumah.

Apa Itu Tanaman Microgreen?

tanaman microgreen

Foto: plantui

Tanaman microgreen dikenal pada tahun 1980-an di satu restoran di California dan menjadi trendsetter makanan sehat kala itu. 

Microgreen adalah sayuran hijau muda yang berada di antara kecambah dan sayuran daun bayi. Tinggi sayuran hijau mungil ini sekitar 2,5–7,5 cm.

Rata-rata tanaman ini memiliki rasa dengan aroma, warna dan tekstur yang berbeda.

Microgreen lebih mirip dengan baby greens karena hanya batang dan daunnya yang dianggap dapat dimakan. 

Namun, tidak seperti baby greens, ukurannya jauh lebih kecil dan dapat dijual sebelum dipanen. Artinya, tanaman dapat dibeli utuh dan dipotong di rumah.

Tanaman hijau mungil sangat nyaman untuk ditanam, karena dapat ditanam di berbagai lokasi, termasuk di luar ruangan, di rumah kaca, dan bahkan di ambang jendela rumah.

Jenis-Jenis Tanaman Microgreen

Untuk varietas benih, tanaman hijau mikro memiliki berbagai jenis bibit yang bisa ditanam, seperti:

  • Kembang kol, brokoli, kubis, selada air, lobak dan arugula
  • Selada, endive, sawi putih dan radicchio
  • Dill, wortel, adas, dan seledri
  • Bawang putih, bawang merah, daun bawang
  • Bit dan bayam
  • Melon, mentimun dan labu
  • Sereal seperti beras, oat, gandum, jagung dan barley
  • Polong-polongan seperti buncis, buncis dan lentil

Rasa yang dihasilkan dari benih-benih di atas akan menimbulkan sensasi rasa netral, pedas, asam dan pahit.

Hal inilah yang membuat tanaman hijau mikro paling banyak digunakan untuk makanan, seperti salad, steak dan beberapa hidangan barat lainnya.

Nutrisi yang Dikandung oleh Tanaman Microgreen

Untuk sekarang, belum banyak penelitian didedikasikan khusus ke tanaman hijau mikro ini, termasuk mempelajari pengaruh positif pada kesehatan. 

Tapi, faktanya ada banyak kandungan nutrisi pada tanaman microgreen yang memenuhi asupan gizi dan sangat cocok untuk diet, seperti:

  • Kubis merah mengandung fitokimia, vitamin C, dan polifenol  yang lebih kompleks dibandingkan tanaman yang sudah dewasa
  • Bayam Garnet memiliki vitamin K11
  • Sayur hijau pada lobak hijau memiliki vitamin D
  • Microgreen ketumbar memiliki konsentrasi dua karotenoid tertinggi yang disebut lutein dan zeaxanthin
  • Sayuran kecil pada selada memiliki lebih banyak kalsium, magnesium, besi, seng, dan mangan daripada tanaman dewasanya

Cara Menanam Microgreen di Rumah

Tanaman jenis ini nyatanya lebih mudah untuk di tanam, tanpa memerlukan banyak peralatan yang mahal dan ribet.

Untuk letaknya pun juga sangat fleksibel, Anda bisa menaruhnya di dalam maupun di luar ruangan.

Bagaimana? Siap untuk memulai produksi tanaman hijau mikro ini?

Kalau begitu, berikut ini beberapa langkah yang perlu Anda persiapkan, yakni:

  • Siapkan Bibit atau Benih yang Berkualitas

tanaman microgreen

Foto: homemicrogreen

Untuk bibitnya, Anda hanya perlu membeli bibit tanaman sayur yang Anda butuhkan saja. 

Jangan terlalu berlebihan membeli banyak benih yang pada akhirnya hanya terbuang percuma.

  • Siapkan Media Tanam

tanaman microgreen

Foto: homemicrogreen

Media tanam di sini merupakan wadah yang diisi dengan tanah atau kompos. Pastikan terdapat alas khusus untuk menanam sayuran. 

Langkah-langkah memulai menanam microgreen, mulai dari:

tanaman microgreen

Foto: pinterest

  1. Wadah yang sudah diisi tanah tadi diperiksa kembali komposisi tanahnya agar tidak terlalu padat, kemudian siram sedikit
  2. Tabur benih di atas tanah dan ratakan
  3. Siram sedikit benih lalu tutup wadah dengan plastik yang sudah dilubangi di atasnya
  4. Periksa setiap hari dan semprotkan air untuk menjaga benih tetap lembab
  5. Pencahayaan ideal untuk benih yakni selama 12-16 jam dibawah sinar matahari atau ultraviolet
  6. Setelah 7–10 hari, sayuran mikro siap dipanen

tanaman microgreen

Foto: cravinggreens

Bagaimana? Sangat mudah kan!

Selain memenuhi kebutuhan nutrisi harian, tanaman ini juga bisa jadi alternatif baru untuk memulai pola hidup sehat.

Terus update artikel terbaru dan menarik dari Panduan 99.co Indonesia

Bagi yang jika ingin mencari hunian terbaru baik sewa atau rumah dijual juga bisa langsung kunjungi 99.co Indonesia ya.

Semoga artikel ini membantu!

Baca juga:

Manfaat Berkebun di Home Garden dan Inspirasi Tempat Bercocok Tanam di Rumah

Author:

Dyah Siwi Tridya