Tips dan Cara Instalasi Listrik Rumah secara Benar dan Aman

23 Okt 2019 - Yuhan Al Khairi

Tips dan Cara Instalasi Listrik Rumah secara Benar dan Aman

Memasang instalasi listrik rumah memang bisa dikerjakan sendiri, namun penting untuk kita mengetahui cara instalasi listrik rumah secara benar, agar jaringan listrik bisa berjalan secara aman dan lancar.

Pasalnya, kekeliruan dalam pemasangan instalasi listrik bukan hanya menyebabkan korsleting jaringan listrik saja, namun berpotensi menimbulkan kecelakaan yang dapat mengancam keselamatan jiwa.

Lantas, bagaimana caranya menginstalasi listrik rumah secara benar dan aman? Hal pertama yang harus Anda lakukan tentu saja mengetahui dasar-dasar mengenai saluran listrik tersebut.

Dengan mengetahui dasar-dasar pemasangan listrik, risiko kecelakaan yang ditimbulkan oleh kesalahan cara instalasi listrik rumah juga dapat diminimalisir.

Untuk tahu lebih banyak, simak penjabarannya di bawah ini.

Tips Instalasi Listrik Rumah

Ada beberapa hal yang penting Anda perhatikan sebelum masuk ke pembahasan cara instalasi listrik rumah. Hal-hal ini tak boleh dilewatkan, sebab menjadi salah satu penentu keberhasilan instalasi listrik.

  1. Menghitung Ukuran Rumah dan Bangunan

Menghitung ukuran rumah atau ruangan sangat penting dilakukan sebelum menginstalasi listrik rumah.

Hal ini dimaksudkan, agar kita mengetahui seberapa panjang kabel-kabel yang dibutuhkan sebagai cara instalasi listrik rumah dan jalur utama jaringan listrik tersebut.

Selain itu, dengan menghitung ukuran ruangan, kita juga dapat mengetahui seberapa banyak kabel, lampu, fitting, serta saklar yang dibutuhkan pada masing-masing ruangan yang terdapat di rumah tersebut.

  1. Jumlah Ruangan yang Tersedia

Jumlah ruangan pada rumah juga harus diperhatikan sebelum melakukan cara instalasi listrik rumah. Dengan mengetahui jumlah ruangan yang ada, kita jadi tahu berapa banyak stop kontak yang dibutuhkan.

Meski begitu, jumlah stop kontak di suatu ruangan biasanya dilihat dari fungsi dan kegunaan ruangan. Oleh sebab itu, perhatikan pula fungsi ruangan tersebut ya.

Perlu digaris bawahi, untuk pemasangan stop kontak sendiri pastikan jarak pemasangannya minimal 125 centimeter dari lantai. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari stop kontak dari jangkauan anak-anak.

  1. Besaran Daya Listrik yang Dibutuhkan


Mencari tahu besaran daya listrik yang dibutuhkan juga penting untuk dilakukan, agar kita dapat menentukan ukuran MCB (Miniature Circuit Breaker) yang digunakan.

Untuk rumah yang memiliki ukuran cukup luas atau bertingkat, ada baiknya cara instalasi listrik rumah tersebut dibagi menjadi beberapa kelompok dengan menggunakan beberapa MCB.

Teknik ini dikenal juga sebagai PHB atau Papan Hubung Bagi, fungsinya untuk memudahkan memperbaiki kerusakan listrik rumah, serta menghindari kerusakan menjalar ke seluruh bagian instalasi listrik.

  1. Persiapkan Material yang Dibutuhkan

Sebelum bisa melakukan cara instalasi listrik rumah, tentu kita membutuhkan material-material yang dibutuhkan dalam proses instalasi tersebut, bukan? Maka dari itu, persiapkan dulu barang-barang seperti:


  1. Ketahui Ukuran Kabel dan Perbedaan Kode Warnanya

Menentukan ukuran kabel yang tepat juga dibutuhkan sebagai cara instalasi listrik rumah. Sebab, ukuran kabel listrik menentukan seberapa besar kapasitas ampere kabel tersebut.

Hal ini penting, sebab jumlah kabel ampere yang kurang bisa menyebabkan hubungan pendek arus listrik. Selain itu, kode warna yang terdapat pada kabel listrik juga menentukan besaran ukuran kawat konduktor.

Namun, pada arus bolak-balik (AC) kode warna kabel tidak berhubungan dengan kapasitas ampere-nya, seperti kabel hitam untuk sumber arus, biru untuk konduktor netral, dan hijau untuk penahanan.


Cara Instalasi Listrik Rumah


Setelah mempersiapkan segala hal yang diperlukan dalam memasang jaringan listrik rumah, sekarang Anda sudah siap untuk melakukan cara instalasi listrik rumah tersebut, seperti:

  1. Membobok Dinding sebagai Tempat Saklar dan Stopkontak

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, jumlah saklar dan stopkontak yang ditempat pada sebuah ruangan tergantung fungsi dan kebutuhan dari ruangan tersebut.

Membobok dinding sendiri difungsikan sebagai tempat untuk pemasangan tedus, yakni tempat saklar atau stop kontak.

  1. Melubangi Dinding untuk Jalur Kabel dan Pipa

Setelah lubang untuk menempatkan tempat saklar dan stopkontak telah tersedia, cara instalasi listrik rumah selanjutnya adalah dengan membuat lubang jalur pipa dan kabel listrik.

Pembuatan jalur pipa dan kabel listrik ini biasanya hingga ke bagian plafon rumah. Setelah selesai, maka pipa 5/8” PVC sudah siap untuk dipasang. Jangan lupa untuk jepit pipa tersebut dengan klem pipa.

Pipa ini sendiri berfungsi sebagai pengaman jalur kabel-kabel yang akan di letakkan di dalamnya.

  1. Memasang Box MCB/ELCB

Pada umumnya, pemasangan box MCB diletakkan dekat dengan sumber listrik dari KWH meter. Hal ini bertujuan untuk memudahkan pemasangan kabel dari sumber listrik rumah.

Selain itu, sangat disarankan untuk memasang ELCB pada instalasi listrik rumah. ELCB sendiri berfungsi sebagai pelindung apabila terjadi kerusakan atau kebocoran pada jaringan listrik.

  1. Memasang Kabel Jalur Utama

Cara instalasi listrik rumah selanjutnya adalah dengan memasang kabel jalur utama arus listrik. Namun sebelum Anda memasangnya, pastikan bahwa kabel tersebut terdiri atas 3 jenis kabel.

Pertama, terdapat kabel phase (+) berwarna merah; kedua, pastikan ada kabel netral (-) berwarna biru; serta, pastikan pula terdapat kabel arde yang berwarna kuning strip hijau.

Setelah selesai, pertama-tama yang harus Anda lakukan adalah memasang jalur utama dari MCB/ELCB menuju instalasi listrik rumah. Lalu, sambungkan kabel utama ke stop kontak, saklar, fitting lampu.

  1. Memasang Kabel-Kabel ke Fitting, Saklar, dan Stopkontak


Dalam memasang kabel-kabel ke fitting, saklar, dan stop kontak tidak bisa dilakukan sembarang cara. Ada baiknya Anda memanfaatkan kotak sambungan (embodus) dan wire nut agar sambungan lebih rapi.

Selain itu, cara instalasi listrik rumah ini tidak hanya membuat tampilan kabel jadi lebih rapi, namun juga membuat kabel lebih kuat dan aman.

6. Sambungkan Kabel pada MCB, Saklar, Fiting, dan Stopkontak

Setelah seluruh kabel tadi terpasang dengan rapi, saatnya kini Anda menyambungkan kabel-kabel tersebut pada masing-masing baut terminal yang ada pada MCB, ELCB, fitting, saklar, serta stop kontak.

Pastikan Anda telah memasang seluruh jaringan kabel secara benar, lalu tempelkan stopkontak dan saklar sesuai pas tempatnya. Selanjutnya, tutup kembali saluran kabel dengan semen agar tampilannya rapi.

Itu tadi cara instalasi listrik rumah secara aman yang penting Anda ketahui. Setelah melalui serangkaian proses di atas, jangan lupa untuk melakukan uji coba terhadap seluruh instalasi listrik.

Mulai dari menguji coba stopkontak, saklar dan lampu, fungsi MCB, serta ELCB. Pastikan pula seluruh perangkat ini berfungsi dan berjalan dengan baik.

Agar aliran listrik pada rumah bisa berjalan dengan aman dan tidak terjadi korsleting listrik atau aliran arus pendek listrik yang bisa mengakibatkan kebakaran.

Semoga informasi ini bermanfaat ya, selamat mencoba!


Author:

Yuhan Al Khairi