
Menanam strawberry di polybag menjadi solusi praktis bagi Anda yang ingin berkebun di rumah meski lahan terbatas.
Dengan media tanam yang mudah diatur dan perawatan yang tepat, stroberi dapat tumbuh subur dan menghasilkan buah manis langsung dari halaman atau balkon rumah.
Selain menghemat tempat, menanam strawberry di polybag juga mempermudah pengendalian hama, penyiraman, dan pemupukan, sehingga cocok bagi pemula maupun pecinta tanaman yang ingin mencoba berkebun buah di rumah.
Tertarik mencoba menanam stroberi dengan media polybag? Agar tidak salah langkah, simak panduannya di bawah ini!
Cara Menanam Strawberry di Polybag

1. Syarat Tumbuh Strawberry
- Hasil maksimal akan diperoleh jika tempat menanam berada di ketinggian 1.000–1500 meter dari permukaan laut.
- Strawberry tidak akan tumbuh dengan sempurna jika curah hujan di daerah datang setiap hari. Tanaman ini tumbuh dengan maksimal jika ditanam di daerah dengan curah hujan sebanyak 600–700 mm per tahun.
- Meskipun buah ini termasuk ke dalam kategori tanaman subtropis, strawberry lebih mudah beradaptasi di dataran tinggi dengan suhu sekitar 17–20 derajat Celsius.
- Asupan sinar matahari selama 8–10 jam setiap harinya membantu strawberry tumbuh dengan baik.
- Kelembapan antara 70-80% akan menstimulus pertumbuhan buah ini.
- Derajat keasaman atau pH tanah yang ideal di dalam polybag atau pot adalah 6,5–7.
- Media tanam harus bersifat poros, mudah menelan air, dan selalu terkandung unsur hara.
Jika persyaratan di atas sudah terpenuhi, Anda bisa langsung masuk ke tahap selanjutnya, yakni cara menanam strawberry.
2. Cara Menanam Strawberry di Polybag
Sebelum menanam, hal pertama yang harus dilakukan adalah membeli bibit terlebih dahulu.
Bibit strawberry bisa dibeli di toko tanaman terdekat.
Anda juga bisa melakukan pembibitan vegetatif dengan cara mengambil bagian batang sebagai cikal bakal tanaman.
Jika sudah mendapatkan bibitnya, Anda harus menyiapkan polybag dan media untuk mengisinya.
Media pengisi tersebut terdiri dari susunan tanah dan pupuk kompos atau kandang dengan perbandingan 1:1.
Masukan campuran tersebut ke dalam media tanam yang dipilih, baik itu polybag atau pot.
Buatlah lubang dan tanam bibit atau batang strawberry ke dalamnya.
Kemudian, siram bibit tersebut setiap pagi dan sore serta menjaga tingkat kelembapan tanahnya.
Bibit akan lebih cepat tumbuh jika kebutuhan airnya selalu terpenuhi dengan baik.
Setelah semua langkah di atas dilakukan, perhatikan proses perawatan.
3. Penyiraman
Cara menanam strawberry di polybag selanjutnya adalah tahap penyiraman.
Tanaman strawberry harus disiram dengan embrat (cerek khusus tanaman) secara rutin mulai dari masa tanam hingga memasuki fase generatif.
Penyiraman ini harus dilakukan secara intensif, bahkan jika perlu buatlah jadwal.
Hal yang harus dipastikan adalah memelihara kelembapan media tanam dengan tidak membiarkan tanahnya kering.
4. Penyulaman
Langkah penyulaman harus dilakukan jika strawberry mengalami gangguan pertumbuhan, tidak tumbuh sempurna, rusak, atau bahkan mati.
Tukar tanaman yang mati dengan bibit baru di media tanam yang sama.
Penyulaman sendiri sangat penting dilakukan karena hal ini dapat mengidentifikasi masalah sehingga gagal panen dapat dihindari.
Baca juga: Cara Menanam Singkong di Rumah. Modal Kecil Untung Segunung!
5. Pengendalian Hama dan Penyakit

Keberadaan hama adalah salah satu masalah yang perlu diperhatikan penanganannya.
Pastikan tidak ada hama yang menempel pada tanaman.
Untuk mencegahnya, Anda bisa menyemprotkan pestisida yang direkomendasikan untuk tanaman stroberi.
Selain itu, pastikan juga tanaman ini tidak diserang oleh hewan lain seperi burung merpati dan jenis burung lainnya.
6. Pemupukan
Setelah usia tanaman memasuki usia 2 bulan, strawberry harus diberi pupuk untuk mempertahankan kemampuan tumbuhnya.
Pakailah pupuk organik atau anorganik sesuai dengan dosis yang sudah ditentukan.
Pastikan agar tidak ada pupuk yang mengenai organ tanaman seperti batang, daun, beserta buahnya.
7. Cara Menanam Strawberry di Polybag: Perampelan
Perampelan hanya dilakukan jika ada batang atau tunas yang tumbuh secara berlebihan.
Untuk mengambil bagian vegetatif dari tanaman tersebut, Anda hanya perlu memotong 1–2 tunas di samping tanaman (yang merunduk) pada masing-masing pohon.
Tunas tersebut selanjutnya bisa kamu buang atau bahkan digunakan sebagai bibit vegetatif jika perlu.
8. Pemberian Fitohormon

Petani hortikultura dikenal dapat memperbanyak hasil buah dengan memberikan hormon pada bagian batang tanaman dengan cara disuntik.
Hormon yang digunakan merupakan gas etilen yang dapat mempercepat proses pematangan buah.
Selain itu, ada juga hormon Indol Asam Aselat dengan gibereling yang berfungsi untuk mempertebal ukuran batang serta memperbanyak buah yang dihasilkan.
Fitohormon adalah sekumpulan senyawa organik yang terbentuk baik secara alami ataupun dibuat oleh manusia.
Kandungan dari hormon tersebut dapat mendorong, menghambat, atau bahkan mengubah pertumbuhan, perkembangan, dan pergerakan tumbuhan.
Untuk mendapatkan fitohormon, Anda bisa mengunjungi toko tanaman terdekat.
Sebelum memakainya Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan lembaga dinas pertanian setempat untuk hasil yang lebih maksimal.
9. Cara Menanam Strawberry di Polybag agar Cepat Berbuah
Pendangiran dan penyiangan adalah 2 proses tambahan yang dibutuhkan untuk membuat tanaman strawberry cepat berbuah.
Kedua kegiatan ini bersifat koheren dan kohesif dalam dunia pertanian.
Bahkan, keduanya dinilai oleh banyak pegiat bisnis pertanian sebagai faktor besar kesuksesan kegiatan pertanian di seluruh dunia.
Pendangiran dilakukan untuk menggemburkan lahan dengan cara dicangkul kecil-kecil secara hati-hati agar tidak melukai akar tanaman.
Penyiangan sendiri adalah proses mencabut rumput-rumput liar pada tanah untuk mencegah pertumbuhan jamur, penyakit, dan hama parasit.
10. Proses Panen
Setelah semua cara menanam strawberry di atas dilakukan, Anda hanya tinggal menunggu masa panen tiba.
Biasanya, strawberry sudah bisa dipanen setelah 2 bulan atau bahkan kurang.
Seberapa cepat prosesnya tergantung dari perawatannya sendiri.
Ciri-ciri strawberry yang sudah bisa dipanen adalah sebagai berikut:
- Daging buah yang terasa kenyal dan empuk saat dipegang
- Rasanya sedikit asam jika digigit
- Kulit buahnya berwarna merah muda atau tua dengan tangkai berwarna agak cokelat kekuningan.
Untuk proses panennya, Anda harus menggunakan gunting khusus untuk pemetikan buah atau bisa juga dengan pisau tajam.
Gunakan salah satu dari alat tersebut untuk memetik buah, cuci, dan kemudian keringkan buah dengan angin.
FAQ
Berapa lama strawberry akan berbuah?
Umumnya, stroberi membutuhkan waktu sekitar 3 bulan sejak ditanam untuk mulai berbuah.
Jika menggunakan bibit stroberi yang sudah tumbuh, tanaman dapat mulai berbuah dalam waktu sekitar 1 hingga 2 bulan.
Bagaimana caranya agar stroberi cepat berbuah?
Gunakan bibit dari tunas atau anakan.
Kemudian gunakan media tanam yang gembur dan subur.
Pastikan juga tanaman mendapatkan sinar matahari yang cukup.
Kenapa strawberry tidak mau berbuah?
Stroberi yang tidak mau berbuah bisa disebabkan karena kurangnya sinar matahari, cuaca ekstrem, usia tanaman terlalu tua, hingga adanya hama dan penyakit.
Baca juga: 6 Cara Menanam Pohon Pisang Cepat Berbuah di Halaman Rumah
Itulah cara menanam strawberry di polybag yang benar.
Semoga membantu!