12 Cara Menstabilkan Suhu Ruangan Agar Lebih Sejuk dan Nyaman

Last update: 18 November 2025 4 min read
Author:

Memiliki suhu ruangan yang stabil, tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin, tentu menjadi keinginan banyak orang.

Sering kali seseorang merasa tidak nyaman karena saat musim hujan ingin udara lebih hangat, sementara saat musim kemarau menginginkan suasana yang lebih sejuk.

Cara terbaik untuk mengatasi hal tersebut adalah menjaga kestabilan suhu sehingga ruangan tetap nyaman sepanjang waktu.

Suhu ruangan yang normal umumnya berada pada kisaran 20 hingga 25 derajat Celcius. Sementara itu, untuk kamar tidur, suhu ideal berkisar antara 18 hingga 22 derajat Celcius.

Berikut beberapa cara yang dapat Anda terapkan untuk mengatur suhu ruangan agar terasa lebih nyaman.

Cara Menstabilkan Suhu Ruangan Jadi Lebih Nyaman

1. Menggunakan Humidifier

Banyak orang belum sepenuhnya memahami fungsi humidifier.

Alat ini bekerja dengan meningkatkan kelembapan udara di dalam ruangan.

Berbeda dengan AC yang lebih difungsikan untuk menurunkan suhu, humidifier justru memiliki banyak manfaat untuk kesehatan pernapasan dan kenyamanan udara.

Jika Anda merasa ruangan terlalu kering, humidifier bisa menjadi solusi yang efektif.

Baca Juga:

Suhu Ruangan Normal dan Ideal untuk Aktivitas Sehari-hari

2. Menggunakan AC

AC dikenal sebagai perangkat yang mampu menurunkan suhu ruangan dan memberikan udara sejuk.

Seiring perkembangan teknologi, AC kini dilengkapi dengan beragam fitur yang meningkatkan kenyamanan.

Namun tidak semua orang merasa cocok berada di ruangan ber-AC dalam waktu lama, karena udara kadang terasa terlalu dingin atau terlalu kering.

Mengatur suhu pada tingkat yang moderat dapat membantu ruangan tetap nyaman.

3. Menggunakan Dehumidifier

Kebalikan dari humidifier, dehumidifier berfungsi mengurangi kelembapan udara.

Alat ini sangat ideal digunakan pada musim hujan ketika tingkat kelembapan meningkat.

Kelembapan yang terlalu tinggi kerap membuat sebagian orang merasa tidak nyaman.

Jika Anda tinggal di daerah dengan udara lembap, memiliki dehumidifier dapat membantu menjaga kualitas udara di dalam rumah.

4. Menggunakan Exhaust Fan

Jika sirkulasi udara di rumah kurang baik, Anda dapat mempertimbangkan pemasangan exhaust fan.

Selain cocok ditempatkan di dapur atau kamar mandi, exhaust fan juga bisa dipasang di ruangan lain yang membutuhkan aliran udara lebih baik.

Dengan alat ini, udara pengap dapat keluar dan ruangan terasa lebih segar.

5. Menggunakan Kipas Angin

Kipas angin masih menjadi pilihan favorit bagi banyak orang karena hembusan anginnya terasa lebih alami dibanding udara dari AC.

Ada berbagai jenis kipas angin seperti kipas langit-langit, kipas dinding, kipas duduk, hingga kipas portabel yang mudah dipindahkan.

Selain lebih hemat listrik, harga kipas angin juga lebih ramah di kantong.

Baca Juga:

Suhu AC 16 Derajat Panas atau Dingin? Ini Penjelasan Lengkapnya!

6. Menggunakan Kipas Angin dan Es Batu

Jika angin dari kipas belum cukup menyejukkan, Anda dapat menambahkan es batu sebagai penunjang.

Metode ini cocok digunakan untuk kipas meja.

Cukup letakkan wadah berisi es batu di depan kipas agar hembusan angin menjadi lebih dingin.

Cara ini bisa menjadi alternatif bagi Anda yang kurang menyukai udara dingin dari AC.

7. Kurangi Barang-barang di Ruangan

Ruangan yang terlalu penuh dengan barang dapat membuat udara terasa sumpek dan tidak nyaman.

Jika ingin suasana lebih sejuk, usahakan mengurangi barang-barang yang tidak perlu.

Singkirkan benda-benda yang jarang digunakan supaya ruangan terasa lebih lega dan sirkulasi udara meningkat.

8. Atur Penutup Jendela

Memasang tirai atau gorden sangat penting, terutama jika Anda tidak ingin ruangan terkena paparan sinar matahari langsung.

Tirai membantu menjaga suhu ruangan pada musim kemarau karena bekerja menghalangi panas dari luar.

Gunakan gorden berwarna terang agar panas lebih mudah dipantulkan.

Reversible shades berwarna putih juga bisa menjadi pilihan untuk menahan panas lebih efektif.

9. Mengatur Pencahayaan Ruangan

Lampu ruangan dapat meningkatkan suhu, terlebih jika digunakan dalam waktu lama.

Pada siang hari, sebaiknya matikan lampu dan manfaatkan cahaya alami agar suhu tetap stabil.

10. Menggunakan Cat Warna Cerah

Warna cat berpengaruh terhadap penyerapan panas.

Rumah dengan cat warna gelap cenderung terasa lebih panas.

Sebaliknya, warna-warna cerah mampu memantulkan panas dan membuat ruangan terasa lebih sejuk.

11. Menambah Ruang Terbuka Hijau

Menambah area hijau dengan berbagai tanaman dapat membantu menurunkan suhu lingkungan sekitar rumah.

Tanaman membantu menyaring udara kotor dan meningkatkan kualitas udara, sehingga ruangan terasa lebih nyaman.

Baca Juga:

12 Cara Menghemat Listrik AC agar Tidak Boros

12. Hindari Lampu Pijar

Lampu pijar mudah panas dan dapat membuat suhu ruangan meningkat.

Anda bisa menggantinya dengan lampu neon yang lebih hemat energi dan tidak menghasilkan panas berlebihan.

Cara Mengukur Suhu Ruangan

Untuk memastikan suhu ruangan, Anda memerlukan termometer khusus ruangan, bukan termometer tubuh.

Selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan aplikasi pengukur suhu ruangan di ponsel. Berikut beberapa rekomendasi aplikasi yang dapat digunakan:

  • My AcuRite
  • Room Temperature
  • Smart Thermometer
  • House Temperature
  • Live Room Temperature

***

Semoga bermanfaat.

Dapatkan hunian impian Anda di www.99.co/id!

 

Berkarier di dunia kepenulisan sejak 2018 sebagai penulis lepas. Kini menjadi penulis di 99 Group dengan fokus seputar gaya hidup, properti, hingga teknologi. Gemar menulis puisi, memanah, dan mendaki gunung.