9 Sketsa Rumah Sederhana Untuk Bangun Hunian Minimalis Modern

3 Jul 2019 - Ananda Bayu Pangestu

9 Sketsa Rumah Sederhana Untuk Bangun Hunian Minimalis Modern

Rumah minimalis modern saat ini semakin diminati karena konsepnya yang sederhana dan terbilang lebih ramah kantong. Tapi, membangun hunian minimalis bisa jadi mengecewakan jika tidak direncanakan secara baik-baik dari tahap sketsanya.

Meski anda menggunakan jasa arsitek profesional sekalipun, hasilnya belum tentu akan sesuai dengan apa yang ada di kepala anda. Apalagi jika anda memilih untuk merancang rumah sederhana impian anda sendiri.

Membuat sketsa rumah sederhana merupakan hal terpenting ketika anda ingin membangun hunian minimalis modern. Dengan memiliki sketsa, tidak akan ada miskomunikasi yang terjadi antara anda, arsitek, dan para pekerja konstruksi rumah nantinya.

Untuk desain rumah sederhana versi anda, ada beberapa tips dan referensi yang bisa anda jadikan acuan di sini. Beberapa poin yang perlu anda perhatikan termasuk soal penggunaan sekat ruangan, lahan, jendela, taman, hingga perkiraan besar furnitur yang akan digunakan.

Yuk, simak referensi dan tips membuat sketsa rumah sederhana ini untuk membangun hunian  minimalis modern impian anda!

  1. Sketsa rumah sederhana minim sekat ruangan

Jika anda ingin membangun rumah sederhana, salah satu yang bisa anda lakukan adalah dengan meminimalisir penggunaan sekat ruangan. 

Rumah sederhana minimalis seperti ini memang sangat cocok untuk dimiliki seseorang yang baru memulai keluarga, sehingga jumlah ruangan yang dibutuhkannya pun belum terlalu banyak.

Dengan mengurangi penggunaan sekat ruangan atau menerapkan konsep open space pada sketsa rumah sederhana, rumah minimalis kecil anda akan terasa dan terlihat jauh lebih luas juga tidak sumpek. 


(Desain Rumah Sederhana via Pinterest)

Contohnya ada pada sketsa rumah sederhana satu kamar tidur ini. Hampir tidak ada sekat ruangan yang digunakan secara penuh kecuali untuk kamar mandi. Penempatan meja makan yang dibuat seperti meja bar berfungsi sekaligus sebagai pembatas ruangan keluarga dan dapur.

Kamar tidurnya sendiri pun menggunakan sekat ruangan yang tidak penuh hingga ke langit-langit. Namun jika menurut anda privasi adalah hal yang esensial, tentu saja anda bisa menggunakan sekat ruangan penuh untuk kamar tidur.


(Denah Rumah Sederhana via Pinterest)

Konsep open space yang digunakan dalam sketsa rumah sederhana ini memang biasanya diaplikasikan pada seluruh rumah kecuali kamar tidur dan kamar mandi. Hasilnya akan membuat penghuninya nanti tidak jenuh melihat ruangan-ruangan kecil yang penuh sekat.


(Denah Rumah Sederhana via Arcfly)

Desain rumah sederhana memanjang ini juga bisa jadi inspirasi untuk anda yang memiliki lahan dengan bentuk memanjang. 

Sketsa rumah minimalis dua kamar ini menempatkan kamar tidurnya masing-masing di sebelah kanan dan kiri, sementara bagian tengahnya merupakan ruang keluarga, dapur, dan ruang makan yang tidak bersekat.

  1. Sketsa rumah sederhana yang mengoptimalkan penggunaan lahan

Pemilihan rumah minimalis modern yang saat ini tengah sangat diminati salah satunya didasari atas alasan lahan perkotaan yang semakin berkurang. Sehingga desain rumah sederhana yang dibuat haruslah mengoptimalkan penggunaan lahan, alias memanfaatkan lahan yang terbatas dengan sebaik mungkin.

Rumah sederhana umumnya mempunyai bentuk modular. Bentuk ini dapat mengoptimalkan penggunaan lahan karena tidak ada lahan yang terbuang sia-sia. 

Bentuk rumah minimalis yang modular terdiri dari ruangan yang juga berbentuk modular, dengan demikian juga, lebih mudah untuk anda membuat sketsa rumah sederhana.


(Rumah Modular Sederhana via Pinterest)

Seperti yang anda lihat pada sketsa rumah sederhana di atas, rumah minimalis ini penataannya begitu strategis dengan membagi kedua sisi lahan menjadi dua fungsi area yang berbeda. Pada sisi kanan lahan terdapat area komunal dan servis, sementara sisi kiri merupakan area privat. 


(Denah Rumah Sederhana via Aparumah)

Konsep ini juga bisa diterapkan pada sketsa rumah sederhana yang lebih besar. Seperti yang ada bisa lihat pada gambar sketsa rumah sederhana di atas, area lahan dibagi tetap berdasar tingkat privasinya.

Dari lahan paling kiri, terdapat ruang tamu dan taman kecil untuk bersantai, pada area berikutnya barulah masuk ke area dapur dan kamar mandi, sedang area paling kanan diisi dengan kamar tidur.

  1. Sketsa rumah sederhana dengan jendela yang memadai

Hal yang perlu anda perhatikan berikutnya dalam membuat desain rumah sederhana adalah penggunaan jendela. Karena ukuranya yang tidak begitu besar, rumah minimalis yang kurang jendela akan kekurangan sirkulasi udara. Anda tidak mau tinggal dalam rumah sederhana yang pengap, kan?


(Sketsa Rumah Minimalis via Home-designing)

Contohnya bisa anda lihat pada sketsa rumah sederhana dua kamar ini. Terdapat penggunaan jendela yang tidak pelit. Selain sirkulasi udara lebih baik, penggunaan jendela seperti ini juga memaksimalkan penerangan alami dengan cahaya yang masuk.

Hal ini sebaiknya ditunjukkan melalui penggambaran langsung pada sketsa rumah. Anda harus bisa menentukan titik-titik yang nantinya akan dipasangi jendela dan ventilasi sebagai pemasok cahaya sekaligus udara.

  1. Sketsa rumah sederhana dengan taman kecil untuk bersantai

Meski dibangun di atas lahan yang terbatas, desain rumah sederhana tidak harus mengabaikan kepentingan area hijau pada rumah. Anda tetap dapat membuat sketsa rumah dengan taman kecil di bagian belakang rumah yang bisa digunakan sebagai tempat bersantai.


(Rumah Sederhana dengan Taman via Home-designing)

Seperti pada rumah yang satu ini, kebutuhan aktivitas luar ruangan tetap dipenuhi. Meski bentuknya modern minimalis, terdapat taman di bagian belakang rumah yang bersebelahan dengan ruang keluarga. 

Taman seperti ini juga dapat digunakan sebagai ekstensi ruangan jika ada acara-acara tertentu di rumah sehingga anda dan tamu akan lebih leluasa. Kembali lagi pada konsep sketsa rumah sederhana yang sebelumnya yaitu pengoptimalan penggunaan lahan.


(Denah Rumah Modern via Pinterest)

Bahkan, taman kecil pada sketsa rumah anda tak harus berada di halaman belakang. Seperti pada contoh sketsa rumah sederhana di atas, area taman berada di bagian tengah rumah. Jika pintu kaca digunakan, seisi rumah akan mendapat aliran udara segar dan pasokan cahaya alami yang membuat anda tidak boros listrik.

  1. Sketsa rumah sederhana mencocokan furnitur yang akan digunakan

Nah, salah satu hal yang terpenting dalam membuat sketsa rumah sederhana yang sering kali tidak dihiraukan adalah memperkirakan besar furnitur yang akan digunakan. Padahal, akurasi pengukuran ini sangat penting untuk mengoptimalkan lahan rumah minimalis.


(Desain Rumah via Home-designing)

Dalam sketsa rumah, sebaiknya ukuran calon furniture juga disertakan selain ukuran luas tiap-tiap ruangannya. Sehingga, furnitur yang anda beli nantinya memiliki proporsi yang sesuai dengan luas ruangan. 

Dengan demikian, tidak akan ada masalah seperti furnitur yang tidak cukup masuk ruangan atau space-space “tanggung” yang disisakan furnitur karena ukurannya tidak sesuai dengan bentuk sketsa rumah sederhana yang sudah dibuat.

Itu dia tips dan referensi membuat sketsa rumah sederhana untuk hunian minimalis modern anda. Tentu, jika anda menggunakan jasa arsitek, arsitek akan membantu anda dalam proses pembuatan desain ini. 

Namun, penting untuk anda mengetahui bentuk rumah sederhana seperti apa yang ada inginkan dan butuhkan agar tidak menyesal di kemudian hari. Selamat membangun!

Author:

Ananda Bayu Pangestu