
Desain ruang tamu Scandinavian kian digandrungi masyarakat Indonesia.
Itu karena tampilannya estetik dan membuat ruangan tampak lebih berkelas.
Menurut laman scandinaviastandard.com, ciri utama dari desain Scandinavia adalah minimalisme, kebersihan, dan penggabungan fungsionalitas dengan keindahan.
Secara lebih spesifik, ciri dari desain tersebut menurut thespruce.com adalah:
- Penggunaan warna netral seperti putih, gading, abu-abu, dan cokelat.
- Pemanfaatan cahaya alami dari jendela.
- Desain rumah minimalis, dalam artian ruangannya bersih dan tidak berantakan.
- Penggunaan tekstur organik dan alami, seperti kayu, rajutan, kulit domba, atau wol.
- Furnitur dengan tarikan garis bersih.
Namun tentu saja, menerapkan desain Scandinavian itu tak bisa sembarangan.
Agar bisa menciptakan kesan estetik, kamu bisa melihat inspirasi desainnya terlebih dahulu.
Desain Ruang Tamu Farmhouse Scandinavian
Foto: Viktoria Kovalchuk via Canva Pro
Desain ruang tamu ini memadukan gaya farmhouse dan Scandinavia.
Ciri utamanya adalah menggunakan dekorasi dari bahan rajut, lantai kayu, dan beberapa elemen tanaman.
Kombinasi tersebut menciptakan kesan ruangan yang hangat, pas diterapkan untuk rumah yang berada di kawasan dingin.
Misalnya, untuk rumah di Bandung khususnya di Dago atau rumah di Yogyakarta khususnya di Kaliurang.
Desain Ruang Tamu Scandinavian Bernuansa Lembut
Foto: Viktoria Kovalchuk via Canva Pro
Tak hanya warna-warna netral yang tegas, deko ruang tamu Scandinavian juga bisa menggunakan warna lembut seperti krem dan cokelat muda.
Agar tak kehilangan identitas Scandinavian-nya, jangan lupa untuk memasukkan unsur elemen rajut seperti pada karpetnya.
Kombinasi warna lembut dan unsur rajut tersebut bisa menciptakan kesan hangat sekaligus menenangkan.
Kamu bisa menerapkannya pada rumah minimalis seperti Jatinangor City Park atau Podomoro Park Bandung.
Ruang Tamu Scandinavian Minimalis dengan Bahan Kayu
Foto: Bongkarngraphic via Canva Pro
Memasukkan bahan kayu dan rotan pada ruang tamu Scandinavian bisa menjadi langkah yang tepat.
Dengan menambahkan bahan tersebut, ruangan jadi terkesan lebih natural dan menciptakan kesan tenang.
Jangan lupa juga untuk menempatkan jendela secara presisi, agar ruangan jadi terang karena cahaya alami.
Desain Ruang Tamu Scandinavian dan Jepang
Foto: Navamin studio via Canva Pro
Saat ini, kombinasi antara desain Jepang dan Scandinavia atau Japandi sedang naik daun.
Ciri utama dari desain tersebut adalah penggunaan warna kalem, konsep terbuka, perpaduan material kayu dan metal, penempatan tanaman indoor, dan penggunaan finishing marmer, emas, atau satin.
Jika ingin menciptakan desain Japandi pada ruang tamu, kamu bisa mencontoh gambar di atas.
Desain Ruang Tamu Farmhouse Scandinavian dengan Jendela Lebar
Foto: Viktoria Kovalchuk via Canva Pro
Cahaya alami merupakan salah satu elemen penting pada ruang tamu Scandinavian bergaya farmhouse ini.
Berkat elemen tersebut, ruang tamunya bisa terkesan lebih segar dan terang.
Lalu agar ruangan terkesan lebih hidup, jangan lupa juga untuk memasukkan material alami dari tanaman hijau.
Ruang Tamu Scandinavian Nuansa Putih
Foto: victorzastolskiy via Canva Pro
Selain untuk rumah minimalis, kamu juga bisa menerapkan warna putih untuk ruangan Scandinavian.
Warna tersebut cocok diterapkan di rumah yang ukuran ruang tamunya tidak terlalu besar dan berkonsep open space.
Berkat warna putih, ruangannya jadi terkesan lebih lega dan bebas pengap. Apalagi jika pasokan cahaya alaminya melimpah.
Ruang Tamu Scandinavian dengan Sofa yang Rendah
Foto: Viktoria Kovalchuk via Canva Pro
Tak hanya sofa yang tinggi, kamu juga bisa menempatkan sofa yang rendah di ruang tamu Scandinavian minimalis.
Sofa tersebut bisa memberikan kesan lebih kasual untuk ruang tamu.
Jadi, tamu yang datang pun bisa mengobrol secara lebih akrab.






