
4 menit
Tahukah kamu kalau ternyata jumlah anak tangga menurut feng shui perlu diperhatikan. Pasalnya setiap jumlahnya memiliki makna yang berbeda-beda. Mau tahu cara membuat anak tangga yang baik dan dapat membawa keberuntungan? Simak penjelasannya di sini!
Feng shui merupakan seni dan ilmu asal Tiongkok yang digunakan untuk menata bangunan, benda, dan ruangan.
Dengan menerapkan feng shui, rumah dapat memiliki keselarasan dan keseimbangan.
Bahkan, dapat juga membawa kedamaian, keberkahan, serta kemakmuran bagi penghuni rumah.
Selain tata letak ruangan, keberadaan jumlah anak tangga dalam rumah juga memerlukan perhartian dalam feng shui.
Tangga merupakan bagian penting di dalam rumah yang menghubungkan lantai-lantai yang berbeda.
Area tersebut juga banyak dilalui oleh orang yang naik dan turun, sehingga energinya selalu bergerak.
Oleh sebab itu, diperlukan perencanaan desain dan posisi tangga yang baik menurut feng shui, termasuk jumlah anak tangga.
Lantas apa saja hal yang perlu diperhatikan saat merancang jumlah anak tangga di rumah yang baik dan bikin hoki?
Untuk lebih jelasnya, simak ulasannya di bawah ini yang dikutip dari berbagai sumber.
Jumlah Anak Tangga menurut Feng Shui
1. Jumlah Ganjil untuk Anak Tangga
Melansir laman idea.grid.id, secara umum, anak tangga yang disarankan dalam feng shui adalah berjumlah ganjil.
Hal ini berkaitan dengan Yin dan Yang atau keseimbangan di dalam rumah.
Dalam feng shui, angka genap genap adalah Yin, sedangkan angka ganjil adalah Yang.
2. Menerapkan Perhitungan Jumlah Dibagi 5
Dalam ilmu feng shui, anak tangga yang baik, jika dibagi lima akan tersisa satu atau dua, atau melambangkan kelahiran dan kehidupan.
Misalnya anak tangga dengan jumlah 11,12, 16, atau 17. Kalau terpaksa, bisa membuat anak tangga dengan sisa tiga (jumlah anak tangga 8, 13, atau 18).
Jika jumlah anak tangga memiliki sisa empat atau genap dibagi lima, maka diyakini sebagian orang, lantai di atas akan melambangkan kematian atau kesengsaraan.
Adapun rincian sisa anak tangga mengandung arti berikut:
1 = Lahir
2 = Besar
3 = Sakit (Tua)
4 = Mati
5 = Sengsara
Anak tangga ke enam dan seterusnya kembali ke hitungan yang pertama.
3. Haruskah Menambah Anak Tangga agar Sesuai?
Lantas, bagaimana jika rumah anak tangga di rumah tidak sesuai dengan perhitungan di atas?
Misalnya jika jumlah anak tangganya 19, dibagi 5 sisa 4 yang artinya mati, dibagi 4 sisa 3 yang artinya sakit.
Dalam hal ini beberapa ahli Feng Shui menyarankan untuk menambah anak tangga menjadi 21.
Namun perlu diperhatikan lagi karena penambahan anak tangga biasanya menjadi sangat aneh.
Hal itu karena anak tangga tambahan yang tingginya tidak sama dengan anak tangga lain, selain itu berpotensi mengakibatkan tersandung.
Jangan khawatir kamu tidak perlu memaksakan untuk menambah anak tangga agar sesuai dengan perhitungan.
Pasalnya, apabila feng shui rumah secara keseluruhan bagus, anak tangga berjumlah 19 bukanlah masalah besar.
Konsep Tangga yang Baik Menurut Feng Shui
1. Lokasi Tangga
Lokasi tangga yang baik menurut feng shui adalah tidak berada di tengah rumah karena hal tersebut dianggap memabwa energi negatif dan menguras energi positif dari seluruh ruangan.
Tangga juga sebaiknya tidak langsung menghadap pintu utama, sebab posisi tersebut dianggap dapat menyebabkan energi baik keluar rumah terlalu cepat.
Adapun lokasi lainnya yang tidak disarankan adalah menghadap kamar tidur karena dapat menyebabkan penghuni merasa lelah atau tidak stabil secara emosional, serta menghadap dapur atau kamar mandi karena energi positif dapat terganggu oleh elemen api (dapur) atau air (kamar mandi).
2. Desain dan Struktur Tangga
Struktur tangga harus stabil untuk menciptakan rasa aman dan memastikan aliran energi positif.
Dalam feng shui, tangga spiral tidak dianjurkan karena dianggap dapat menciptakan energi yang kacau.
Namun, jika tidak bisa dihindari, pastikan area tersebut diimbangi dengan elemen pelindung seperti tanaman atau kristal feng shui.
Di samping itu, tangga harus memiliki anak tangga yang tinggi yang konsisten untuk menciptakan kesimbangan energi.
3. Material Tangga
Material kayu dan logam sering direkomendasikan karena menciptakan stabilitas dan harmoni.
Hindari penggunaan material yang terlalu licin untuk anak tangga, contohnya kaca, karena dapat membawa energi yang tidak stabil.
Sedangkan untuk warna, ada beberapa pilihan warna berdasarkan arah yang dapat kamu jadikan acuan:
- Utara: Warna biru atau hitam (elemen air).
- Timur dan Tenggara: Warna hijau atau cokelat (elemen kayu).
- Selatan: Warna merah, oranye, atau ungu (elemen api).
4. Hindari Hal yang Membawa Energi Negatif
Ada beberapa hal yang perlu dihindari dalam membuat tangga yang baik berdasarkan feng shui.
Salah satunya adalah menghindari tangga yang terlalu curam.
Pasalnya, desain tangga yang terlalu curam dianggap membawa energi yang agresif sehingga menciptakan ketidaknyamanan bagi penghni rumah.
Selain itu, hindari juga tangga dengan ujung tajam agar tidak tercipta energi negatif.
Bagaimana Membuat Putaran dan Bentuk Tangga yang Hoki?
Selain anak tangga, putaran tangga juga sering dipertanyakan, apakah searah jarum jam atau berlawanan dengan arah jarum jam?
Melansir surabaya.tribunnews.com, dalam literatur feng shui, tidak ada aturan yang mengharuskan arah putaran tangga. Namun umumnya putaran tangga mengikuti arah jarum jam.
“Pada rumah adat Bali, untuk masuk rumah, naik tangga (kelipatan 3) melalui gerbang (angkul-angkul) lalu belok ke kanan (searah jarum jam),” ungkap Dr. Mauro Rahardjo dari Feng Shui School Indonesia.
Namun, yang penting untuk diperhatikan adalah bentuk tangga.
Mauro menyarankan untuk tidak menggunakan bentuk spiral karena hal itu adalah pantangan.
Bentuk tangga spiral dan memutar layaknya seperti sebuah bor, berdasarkan teori Form School Feng Shui, akan menciptakan ketidakharmonisan. Oleh sebab itu ada baiknya dihindari.
Tangga spiral dengan alasan menghemat ruangan dapat dipasang hanya untuk fungsi tangga servis di luar bangunan utama rumah.
Biasanya tangga ini ada di bagian belakang untuk menuju area mencuci dan menjemur.
Dalam feng shui, tangga termasuk unsur air. Oleh karena itu, gantungkan lampu kristal di atas tangga.
Lampu kristal sendiri berunsur logam yang menghasilkan air.
Maka kehadiran lampu kristal itu dapat menguatkan dan membesarkan energi positif untuk diantarkan ke ruang atas.
Tidak perlu lampu kristal besar dan mahal, cukup lampu kecil di ujung pegangan tangga.
Perlukah Membuat Anak Tangga Sesuai dengan Feng Shui?
Menurut ilmu feng shui, perhitungan jumlah anak tangga bukan merupakan hal yang prinsip atau wajib.
Aturan mengenai anak tangga pun tidak terkait dengan distribusi energi atau chi, tetapi lebih terkait dengan sugesti atau kepercayaan.
Perlu diketahui, dalam feng shui ada dua hal, yakni prinsip dan aturan.
Adapun posisi prinsip lebih tinggi dan lebih mendasar daripada aturan.
Pengaturan jumlah anak tangga bukan merupakan hal yang prinsip, tetapi hanya berupa aturan.
Jadi kalau pun dilanggar, tidak terlalu jadi masalah.
***
Semoga artikel ini bisa membantu, Property People!
Yuk simak informasi menarik lainnya di Google News Berita 99.co Indonesia.
Kunjungi www.99.co/id untuk mencari hunian idaman pilihan kamu.
Salah satu rekomendasi yang pas untuk kamu yang tinggal di Tangerang Selatan adalah Perumahan Bintaro Icon.
Urusan jual beli properti baru di 99.co jadi #SegampangItu.
**cover: freepik


