8 Tips Memilih dan Merawat Keramik Garasi Mobil Biar Awet

Last update: 3 Mei 2025 4 min read
Author:

Sumber foto: istockphoto.com

Satu aspek penting yang harus dipikirkan secara matang dari garasi mobil adalah lantainya.

Lantaran menahan beban berat kendaraan, keramik garasi haruslah kuat.

Ada beberapa material lantai garasi mobil yang bisa Anda pilih.

Material tersebut di antaranya: polished concrete, epoxy flooring, batu alam, rubber, vinyl, porselen, dan keramik.

Nah, jika ingin melapisi garasi mobil dengan lantai keramik, ketahui dulu tips memilih dan cara merawatnya berikut ini.

Tips Memilih Keramik Garasi Mobil

Pilih yang Tebal

Sumber foto: istockphoto.com

Lantai keramik memiliki beberapa tingkat ketebalan.

Ketebalannya berkisar dari 7-18 mm, tergantung dari lebar dan jenisnya.

Saran kami, pilihlah keramik yang paling tebal.

Dengan begitu, lantainya kuat dan sanggup menahan beban berat.

Seperti yang sudah disebutkan di awal, keramik garasi mobil akan menahan kendaraan yang bebannya berat.

Sebagai informasi, mobil memiliki berat mulai dari 1.200 kilogram.

Pilih yang Teksturnya Kasar

Tips berikutnya, jangan memilih lantai yang teksturnya halus.

Sebaiknya, pilihlah keramik yang teksturnya kasar.

Jika lantai garasi kasar, mobil atau kendaraan jadi tidak mudah tergelincir.

Biasanya, lantai garasi akan kecipratan oli dari kendaraan.

Jika terkena oli, permukaan lantai yang halus bisa menjadi licin.

Kondisi tersebut bisa membuat ban mobil dan motor sulit menempel di lantai secara optimal.

Selain oli, faktor lain yang membuat lantai dengan permukaan halus jadi licin adalah air.

Jadi, jika ban motor dan mobil basah karena air hujan, kemungkinan akan mudah tergelincir.

Sesuaikan Ukuran Lantai Keramiknya

Sumber foto: istockphoto.com

Selanjutnya, sesuaikan ukuran lantai keramik dengan luas garasi kendaraan.

Jika luas garasi mobil Anda kecil, sebaiknya pilih lantai yang ukurannya tidak lebih dari 30×30 cm.

Ubin yang kecil bisa menciptakan efek visual yang membuat ruangan kecil terlihat lebih luas.

Sedangkan, untuk ruangan garasi mobil yang luas, bisa memilih lantai ukuran 40×40 cm hingga 50x50cm.

Lantai yang ukurannya luas akan pas diterapkan di garasi mobil yang juga luas.

Jangan Tergiur Tren

Sumber foto: istockphoto.com

Di Indonesia, kita mengenal adanya tren dari desain dan motif keramik lantai garasi mobil.

Pada 2022 misalnya, keramik dengan motif sage, putih corak marmer, dan smokey wood cukup populer.

Nah, untuk keramik garasi mobil, sebaiknya Anda jangan terlalu mengikuti tren tersebut.

Jika terlalu mengikuti tren, pertimbangan aspek lain yang lebih penting seperti ketebalan dan ketahanan keramik akan terlupakan.

Jadi, saat memilih lantai garasi mobil, sebaiknya tetap fokus pada spesifikasi ketebalan dan ketahanannya.

Memilih Keramik yang Warnanya Gelap

Sumber foto: istockphoto.com

Tips terakhir, pilihlah keramik yang berwarna gelap.

Bila memilih keramik yang warnanya gelap, kotoran dan noda menempel di lantai tak akan terlalu terlihat.

Seperti diketahui, bagian ban dari mobil dan motor kerap membawa kotoran dari luar.

Kotoran tersebut bisa berupa tanah dan lumpur.

Jika keramik berwarna putih, kotoran berupa tanah dan lumpur itu bisa lebih jelas terlihat.

Cara Merawat Keramik Garasi Mobil

Bersihkan Setelah Kendaraan Masuk

Sumber foto: istockphoto.com

Lantai keramik garasi mobil harus selalu dibersihkan setelah kendaraan masuk.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ban kendaraan akan membawa kotoran.

Jadi, setelah kendaraan masuk, kemungkinan besar lantai garasi akan kotor.

Jika kotorannya dibiarkan berserakan, garasi jadi tak nyaman dan tak sedap dipandang mata.

Bahkan, apabila kotorannya dibiarkan begitu saja, bukan tidak mungkin akan terus menempel dan membandel di lantai.

Untuk membersihkan kotoran tersebut, sebaiknya gunakan sapu plastik yang lebar.

Tidak seperti sapu ijuk yang bagian bawahnya lembut, sapu plastik sedikit lebih keras.

Alhasil, noda yang ada di garasi mobil bisa lebih mudah terbawa saat disapu.

Jika Ada Tumpahan Oli, Bersihkan dengan Metode yang Benar

Sumber foto: istockphoto.com

Noda lain yang mungkin tumpah di garasi mobil adalah oli.

Apabila di lantai garasi mobil ada tumpahan oli, sebaiknya bersihkan dengan metode yang benar.

Pertama, Anda harus menyerap dulu tumpahan oli dengan tumpukan pasir, abu, tanah lempung, tisu, atau kain tak terpakai.

Biar noda oli tak melebar, sebaiknya jangan dilap.

Jika menggunakan tisu, cukup ditekan-tekan saja sampai noda olinya terserap.

Kedua, tambahkan sabun cair dan air panas ke atas noda yang masih menempel di atas lantai.

Agar nodanya semakin hilang, gosok menggunakan sikat kaku.

Ketiga, serap air sabun itu menggunakan pasir, tisu, kain, atau spons.

Caranya, cukup tekan-tekan saja air sabunnya sampai terserap. Setelah itu, bilas dengan air bersih.

Cek Secara Berkala Ketahanan Keramiknya

Terakhir, Anda harus mengecek ketahanan dan kondisi keramik untuk garasi mobil secara berkala.

Dengan begitu, Anda bisa mengetahui bagian mana yang sudah retak dan mana yang belum.

Jika keramiknya retak, sebaiknya segera ganti. Jangan menunggu keramiknya benar-benar pecah dan rusak.

Pasalnya, pecahan keramik yang ujungnya tajam bisa menimbulkan luka di kulit apabila terinjak kaki.

***

Itu dia tips memilih dan merawat keramik lantai garasi mobil biar awet.

Silakan jadikan referensi jika Anda memiliki rumah dengan garasi.

Nah, untuk Anda yang berencana memiliki rumah dengan carport, bisa kunjungi proyek The Jasmine Boulevard atau Casa Valli.

Atau, bisa juga kunjungi halaman utama 99.co/id jika ingin mencari rumah di Medan dengan garasi mobil atau rumah di kota-kota lainnya.

 

Menyajikan artikel panduan dan inspirasi, dari langkah jual beli properti hingga ide menciptakan hunian yang nyaman dan fungsional.