5 Jenis Exhaust Fan yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Memasang Ventilasi Rumah

Last update: 10 Maret 2026 4 min read
Author:

Jenis exhaust fan merupakan informasi penting yang perlu Anda pahami sebelum memilih sistem ventilasi untuk rumah.

Perangkat ini berfungsi untuk mengeluarkan udara kotor, lembap, atau berbau dari dalam ruangan menuju area luar bangunan.

Tanpa ventilasi yang baik, udara di dalam rumah dapat terasa pengap dan kurang sehat untuk dihuni.

Karena itu, banyak rumah modern menggunakan exhaust fan untuk membantu sirkulasi udara, terutama di area dapur, kamar mandi, atau ruangan tertutup.

Namun, tidak semua exhaust fan memiliki fungsi dan metode pemasangan yang sama.

Memahami berbagai jenis exhaust fan akan membantu Anda menentukan tipe yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kondisi ruangan di rumah.

Berikut beberapa jenis exhaust fan yang umum digunakan berdasarkan lokasi pemasangan dan mekanisme kerjanya.

Jenis Exhaust Fan Berdasarkan Lokasi Pemasangan

Salah satu cara membedakan jenis exhaust fan adalah berdasarkan posisi instalasinya di dalam bangunan.

Setiap tipe memiliki karakteristik tersendiri yang memengaruhi cara kerja dan efektivitas ventilasi.

1. Wall Mount Exhaust Fan (Dipasang di Dinding)

Wall mount exhaust fan merupakan tipe yang paling sering ditemukan di rumah tangga.

Kipas ini dipasang pada lubang di dinding yang langsung mengarah ke area luar rumah.

Cara kerjanya cukup sederhana.

Udara dari dalam ruangan akan dihisap oleh kipas dan langsung dibuang ke luar melalui lubang dinding tersebut.

Beberapa kelebihan dari tipe ini antara lain:

  • Proses pemasangan relatif mudah.
  • Perawatan lebih praktis karena bilah kipas mudah dijangkau.
  • Tidak memerlukan saluran udara tambahan.

Jenis exhaust fan ini sangat cocok digunakan pada ruangan yang memiliki dinding yang berbatasan langsung dengan area luar.

Misalnya dapur, ruang keluarga, atau kamar tidur.

Baca Juga:

10 Cara Memasang Exhaust Fan di Kamar Tidur. Gampang, Enggak Usah Panggil Tukang!

2. Ceiling Mount Exhaust Fan (Dipasan di Plafon)

Ceiling mount exhaust fan dipasang pada plafon atau langit-langit ruangan.

Berbeda dengan tipe dinding, exhaust fan ini biasanya memerlukan saluran pipa udara atau ducting untuk mengalirkan udara ke luar bangunan.

Udara dari ruangan akan ditarik ke atas menuju ruang plafon, kemudian dialirkan melalui pipa menuju lubang ventilasi di atap atau dinding luar.

Beberapa keunggulan dari tipe ini antara lain:

  • Tampilan ruangan terlihat lebih rapi dan estetis.
  • Motor kipas berada di atas plafon sehingga suara lebih senyap.
  • Cocok untuk ruangan yang tidak memiliki akses langsung ke dinding luar.

Jenis exhaust fan ini umumnya digunakan pada kamar mandi, toilet, atau ruangan yang berada di tengah bangunan.

3. Window Mount Exhaust Fan (Dipasan di Jendela)

Window mount exhaust fan dipasang langsung pada kaca jendela atau bingkai jendela.

Biasanya, kaca jendela dipotong sesuai ukuran kipas agar perangkat dapat dipasang dengan presisi.

Cara kerjanya mirip dengan exhaust fan dinding, yaitu menghisap udara dari dalam ruangan lalu membuangnya keluar melalui jendela.

Kelebihan utama dari tipe ini antara lain:

  • Tidak perlu melubangi tembok atau plafon.
  • Proses pemasangan lebih cepat dan sederhana.
  • Sangat cocok untuk ruangan kecil.

Jenis exhaust fan ini sering digunakan pada kamar kos, apartemen, atau ruang kerja kecil yang memiliki akses jendela.

Jenis Exhaust Fan Berdasarkan Fungsi dan Mekanisme

Selain berdasarkan lokasi pemasangan, exhaust fan juga dapat dibedakan dari mekanisme kerjanya.

Tipe ini biasanya digunakan pada sistem ventilasi yang lebih kompleks.

1. Inline Exhaust Fan

Inline exhaust fan adalah kipas yang dipasang di dalam saluran ducting, sehingga tidak terlihat langsung di permukaan ruangan.

Mesin kipas berada di tengah jalur pipa ventilasi dan bekerja menarik udara dari satu atau beberapa ruangan sekaligus.

Keunggulan utama dari tipe ini adalah daya hisapnya yang sangat kuat.

Selain itu, sistem ini dapat menghubungkan beberapa ventilasi ruangan menggunakan satu mesin kipas.

Karena itu, jenis exhaust fan ini sering digunakan pada:

  • Gedung perkantoran
  • Hotel
  • Rumah besar dengan sistem ventilasi terpusat

Penggunaan inline fan membantu menciptakan sistem sirkulasi udara yang lebih efisien pada bangunan berskala besar.

Baca Juga:

10 Rekomendasi Exhaust Fan Kamar Mandi Terbaik

2. Cooker Hood (Exhaust Fan Dapur)

Cooker hood merupakan jenis exhaust fan yang dirancang khusus untuk dapur.

Perangkat ini dipasang tepat di atas kompor untuk menyedot asap, uap minyak, serta bau masakan.

Berbeda dengan exhaust fan biasa, cooker hood biasanya dilengkapi dengan beberapa filter khusus.

Beberapa fitur yang sering ditemukan pada cooker hood antara lain:

  • Grease filter untuk menangkap partikel minyak dari proses memasak.
  • Filter karbon yang membantu menetralisir bau makanan.

Dengan sistem filtrasi tersebut, udara dapur menjadi lebih bersih dan bau masakan tidak menyebar ke seluruh rumah.

Jenis exhaust fan ini sangat cocok untuk dapur dengan aktivitas memasak yang intens.

***

Itulah ragam jenis exhaust fan.

Cek rekomendasi properti terbaik di www.99.co/id!

 

Berkarier di dunia kepenulisan sejak 2018 sebagai penulis lepas. Kini menjadi penulis di 99 Group dengan fokus seputar gaya hidup, properti, hingga teknologi. Gemar menulis puisi, memanah, dan mendaki gunung.