
3 menit
Biaya bangun rumah 4×6 dengan bujet sekitarRp30 juta konon bisa saja terwujud. Benarkah? Yuk, simak perhitungannya lewat artikel berikut ini!
Cita-cita memiliki hunian sendiri meski tidak terlalu luas mulai banyak digandrungi oleh banyak orang.
Terlebih bagi pasangan muda yang memutuskan untuk tak lagi mengontrak atau tinggal bersama mertua.
Rumah bergaya minimalis ukuran 4×6 bisa jadi pilihan paling ideal, lo.
Akan tetapi, perlu perhitungan yang matang ketika hendak bangun rumah 4×6 agar hunian idaman bisa sesuai dengan rencana awal.
Maka dari itu, sebelum membangun rumah ukuran 4×6, kamu perlu membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB) secara teliti.
Rumah Ukuran 4×6
Hunian minimalis dengan ukuran 4×6 masih cukup banyak diminati karena tidak terlalu membutuhkan bujet yang terlalu besar.
Apalagi, secara total, ukuran rumah 4×6 mempunyai luas bangunan sekira 24 meter persegi.
Rumah dengan ukuran tersebut dapat dibangun di atas tanah seluas 35 meter persegi atau 45 meter persegi.
Dengan demikian, lahan yang diperlukan pun terbilang hemat.
Bahkan, apabila kamu bisa memaksimalkan penataan ruang, besar kemungkinan hunian akan memberikan kesan yang apik serta cocok untuk keluarga baru.
Umumnya, biaya bangun rumah 4×6 relatif tidak memerlukan harga yang mahal dan menguras kantong atau tabungan.
Dalam hunian dengan ukuran tersebut biasanya terdiri dari beberapa ruang, di antaranya
- ruang tamu sekaligus berfungsi sebagai ruang keluarga;
- dapur;
- kamar tidur; dan
- 1 kamar mandi.
Biaya Bangun Rumah 4×6
Dalam perhitungan biaya bangun rumah ukuran 4×6, terdapat hal-hal penting yang mesti diperhatikan.
Beberapa di antaranya mengenai bahan material bangunan, pemilihan sistem pekerja atau tukang, serta biaya-biaya lainnya.
Kamu bisa menyesuaikan bahan-bahan keperluan dengan anggaran yang dimiliki.
Namun, perlu diingat adalah semakin mahal harga dari suatu material, maka kualitasnya pun akan semakin baik.
Jika ingin menekan bujet, kamu bisa berkonsultasi atau memilih bahan yang memang sesuai dengan kebutuhan.
1. Biaya Bahan Material
Ketika telah menentukan konsep rumah, kamu bisa melanjutkannya ke tahap perhitungan biaya bahan material.
Umumnya, bahan utama dalam pembangunan rumah yakni semen, pasir, batu kerikil, batu bata, plester, pengacian dan lain sebagainya.
Sebagai contoh sebagaimana melansir epropertyrack.com, anggaran dana untuk biaya material bangun rumah 4×6 berkisar Rp20.000.000.
Untuk memperoleh harga material yang kompetitif, kamu bisa melakukan riset ke beberapa toko bangunan.
2. Biaya Instalasi Listrik
Faktor lain yang juga mesti kamu perhatikan adalah biaya instalasi listrik atau air.
Pasalnya, kebutuhan listrik dan air amat penting bagi kebutuhan sehari-hari.
Mengutip harga.web.id, biaya instalasi listrik non material ada di kisaran Rp2.000.000.
Biaya Instalasi Listrik Non-Material
| Jenis Instalasi Listrik | Kisaran Biaya (Mulai dari) |
| Instalasi listrik per titik | Rp50.000 |
| Instalasi stop kontak per titik | Rp50.000 |
| Instalasi stop kontak AC per titik | Rp75.000 |
| Instalasi stop kontak water heater per titik | Rp70.000 |
| Instalasi lampu per titik | Rp60.000 |
| Instalasi lampu taman per lampu | Rp90.000 |
| Instalasi kabel antena TV per titik | Rp75.000 |
| Instalasi radar pompa air per titik | Rp80.000 |
| Instalasi panel MCB per titik | Rp50.000 |
| Instalasi kabel induk per meter | Rp110.000 |
| Pasang lampu fitting plafon per titik | Rp40.000 |
| Pasang lampu gantung per titik | Rp40.000 |
| Pasang kipas angin gantung per titik | Rp80.000 |
| Pasang exhaust fan dinding | Rp80.000 |
| Pasang lampu dinding per titik | Rp40.000 |
| Pasang lampu neon per titik | Rp120.000 |
| Total | Rp1.110.000 |
Sebagai informasi, biaya di atas hanya perkiraan dan bisa berubah sewaktu-waktu.
Selain itu, kamu bisa pula memilih biaya instalasi listrik material dengan harga yang berbeda dibandingkan tabel di atas.
Namun, sebagai gambaran umum, biaya yang bisa kamu siapkan untuk instalasi listrik agar lebih aman berada di angka Rp2 juta.
3. Upah Tukang Bangunan
Poin yang tak kalah penting dan mesti kamu persiapkan adalah upah tukang bangunan.
Adapun jasa tukang bangunan terbagi menjadi perorangan dan borongan.
Upah pekerja harian rerata berkisar di angka Rp100.000 sampai Rp150.000 per hari.
Sementara upah borongan biasanya dihitung per meter persegi sehingga upahnya pun mesti disesuaikan.
Ambil contoh kita mengambil upah Rp125.000 untuk 3 pekerja selama 30 hari.
Maka, biaya bangun rumah 4×6 membutuhkan upah tukang sebesar Rp11.250.000.
4. Biaya Lain-Lain
Satu lagi yang tak boleh kamu lupakan adalah biaya tak terduga untuk meminimalisir sesuatu yang tidak diinginkan.
Idealnya, siapkan anggaran sebesar 10% dari total biaya bangun rumah 4×6.
Jika merujuk perhitungan di atas, maka total biaya disertai biaya lain-lain adalah sebagai berikut:
- Biaya Bahan Material = Rp20.000.000
- Instalasi Listrik = Rp2.000.000
- Upah tukang = Rp11.250.000
- Total = Rp33.250.000
- Biaya lain-lain sebesar 10%, yakni Rp3.325.000
Jadi total anggaran atau biaya bangun rumah 4×6 adalah sebesar Rp36.575.000.
Namun, perlu diingat bahwa perhituangan di atas belum termasuk tanah.
Selain itu, harga bisa berubah sesuai perhituangan yang dilakukan serta pemilihan material yang kamu gunakan.
***
Itulah biaya bangun rumah 4×6, Sahabat 99.
Semoga ulasannya bermanfaat ya.
Pantau informasi menarik dan teranyar di Berita 99.co Indonesia.
Sedang mencari rumah nyaman seperti Kolmas Regency?
Cek ragam pilihan serta kebutuhan properti lainnya hanya di 99.co/id dan rumah123.com, karena kami selalu #AdaBuatKamu.

