9 Cara Pasang Batu Alam Dinding agar Tidak Mudah Lepas

Last update: 24 Juli 2024 3 min read
Author:

Cara memasang batu alam tidak seperti mengaplikasikan keramik biasa.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar batu alam tidak mudah lepas.

Apalagi jika diaplikasikan pada dinding, risiko lepasnya batu alam menjadi sangat besar mengingat posisinya yang menempel secara vertikal.

Jika sudah jatuh, bukan cuma dinding yang terlihat bolong, tetapi kita bisa merugi karena batu alam tersebut berisiko pecah.

Lantas, bagaimana cara pasang batu alam agar tidak mudah lepas? Simak langkah-langkahnya di bawah ini.

Baca juga: 7 Inspirasi Desain Teras Rumah Cantik dengan Batu Alam Terbaru

Begini Cara Memasang Batu Alam Dinding yang Benar

1. Siapkan Alat dan Bahan yang Diperlukan

alat alat dan bahan untuk memasang batu alam

Foto: jayawan.com

Langkah pertama untuk memasang batu alam di dinding tentu mempersiapkan alat-alat dan bahan yang dibutuhkan.

Untuk peralatan, Anda harus menyiapkan alat-alat pertukangan seperti benang, paku beton, sendok tembok, dan ember.

Benang digunakan sebagai batas agar pemasangan batu alam rapi dan tidak miring.

Sedangkan bahan-bahan yang dipakai untuk merekatkan batu alam ke dinding adalah  semen, pasir, dan air.

2. Membuat Adukan Semen

Tahap selanjutnya adalah membuat adonan untuk memasang batu alam.

Agar lebih kuat, kamu sangat disarankan memakai semen khusus untuk menempelkan batu alam dan marmer ke dinding.

Semen tersebut mempunyai daya rekat yang baik, sehingga batu alam tidak mudah terlepas dari permukaan dinding.

Jika tidak punya bujet lebih, silakan pakai semen biasa tapi harus dicampur dengan lem perekat semen.

Adonan semen yang dicampur pelekat dipercaya memiliki daya tahan yang lebih baik.

3. Siapkan Permukaan Dinding

Dinding yang akan dipasang batu alam haruslah dalam bentuk plesteran kasar atau tidak diaci terlebih dulu.

Kemudian, permukaan plesteran kasar tersebut harus dalam kondisi lembap.

Kamu bisa menyiram dinding terlebih dulu sebelum memasang batu alam.

4. Pasang Paku Beton untuk Patokan

Selanjutnya, pasanglah paku beton di bagian atas dinding yang telah dipasangi benang. 

Benang ini nantinya digunakan sebagai patokan untuk memasang batu alam supaya siku dan permukaannya presisi.

5. Rendam Batu Alam dengan Air

Sebelum dipasang, sebaiknya rendam terlebih dahulu batu alam dengan air.

Tujuannya agar permukaan baru tetap lembap, mengingat batu alam sendiri memiliki pori-pori yang cukup besar. 

Jika kondisi batu alam terlalu kering air, maka akan cepat terserap ke dalam adukan semen ketika diaplikasikan. 

Proses perendaman pun bertujuan agar batu alam tidak kotor saat diaplikasikan.

6. Pasang Batu Alam Mulai dari Bawah

Cara memasang batu alam sebaiknya dimulai dari bawah terlebih dahulu. 

Jangan lupa untuk memberi ganjalan di bawahnya, supaya batu alam yang telah dipasang tidak turun ke bawah. 

7. Pasang Batu Alam dengan Pola Timbul Tenggelam

pasang batu alam dengan pola timbul tenggelam

Demi tujuan estetika, cara pasang batu alam yang baik adalah dengan pola timbul tenggelam atau zig-zag.

Pola seperti ini dapat membuat tampilan dinding terlihat lebih indah dan tidak membosankan.

8. Bersihkan Sisa Semen pada Batu Alam

Setelah semua proses di atas selesai, jangan lupa untuk membersihkan permukaan batu alam dari sisa-sisa semen.

Meski sebelumnya batu alam dibersihkan dengan air, tidak menutup kemungkinan permukaannya akan kotor kembali.

Bila tidak lekas dibersihkan, kotoran semen bakal mengering dan sulit disingkirkan.

Baca juga: 10 Cara Menghilangkan Bekas Semen di Keramik yang Ampuh

9. Lapisi dengan Cairan Coating atau Waterproofing

Langkah terakhir dari cara memasang batu alam dinding adalah melapisinya dengan cairan coating.

Ini dimaksudkan agar dinding batu tidak mudah berjamur atau berlumut. 

Selain itu, fungsi coating dinding batu alam adalah membuat tampilannya menjadi lebih indah. 

Bukan hanya coating, batu alam juga harus diberi cairan waterproofing bila dipasang di luar ruangan.

Pasalnya, pengaplikasian batu alam dinding biasanya tidak disertai dengan nat keramik. 

Jadi, saat terkena hujan, air sangat mungkin rembes ke selah-selah batuan alam.

Itulah cara memasang batu alam agar tidak mudah lepas yang bisa kamu aplikasikan.

Selamat mencoba!

 

Sejak kuliah sudah aktif menulis di Pers Kampus. Usai lulus, Insan menjadi penulis lepas yang fokus dengan topik gaya hidup dan sepak bola. Kini, menulis di 99 Group dengan membahas seputar properti, termasuk desain rumah dan info KPR.