
Mau tahu bagaimana cara membaca kWh token listrik di meteran dengan mudah? Coba simak artikel ini agar kamu tahu cara membaca sisa pulsa listrik PLN dengan akurat!
Hampir setiap rumah di Indonesia memiliki meteran listrik PLN yang terpasang di dinding rumahnya. Sayangnya, tidak semua orang tahu bagaimana cara mengoperasikan alat tersebut.
Salah satu hal mendasar dan penting yang bisa dilakukan tetapi belum banyak orang kuasai caranya adalah cara cek token listrik di meteran PLN.
Padahal hal ini penting agar kita tidak sampai kehabisan pulsa listrik dan seluruh fungsi kelistrikan di rumah tetap beroperasi dengan baik.
Jadi, bagaimana cara membaca sisa pulsa listrik di meteran? Apakah ada biaya cek pulsa listrik?
Simak artikel ini hingga selesai untuk menemukan jawabannya!
Cara Membaca Sisa Pulsa Listrik di Meteran Lengkap
Meteran listrik yang terpasang di rumah-rumah terbagi dua macam, yaitu meteran listrik prabayar dan pascabayar.
Listrik prabayar adalah layanan yang menggunakan sistem pembayaran di awal sebelum pemakaian. Pengisiannya menggunakan token listrik.
Sedangkan listrik pascabayar adalah layanan yang mewajibkan pengguna untuk membayar tagihan di akhir bulan setelah penggunaan.
Secara bentuk, keduanya hampir sama tetapi sederet angka yang tampil bisa jadi memiliki maksud berbeda.
Oleh karena itu, cara membaca sisa pulsa listrik prabayar dan pascabayar pun tentu saja berbeda pula.
Baca Juga: Panduan Praktis Cara Isi Token Listrik PLN dengan Mudah dan Anti Gagal
1. Cara Membaca kWh Token Listrik Prabayar
Cara membaca sisa pulsa listrik pada meteran prabayar cukup mudah, Property People.
Adapun angka yang terdapat pada meteran merupakan sisa dari kWh yang bisa kamu pergunakan dan umumnya berupa bilangan bulat serta desimal, contohnya 23,98 kWh.
Bilangan tersebut nantinya akan berkurang seiring pemakaian listrik, tetapi dapat pula bertambah ketika kamu mengisi token pulsa listrik.
Lantas, apa arti dari angka kode meteran listrik tersebut?
Sebagai contoh, misalnya pada suatu hunian terpasang golongan listrik 900 VA dan pemilik rumah beli pulsa listrik 100rb .
Seandainya tarif dasar listrik Rp1.352, kWh yang akan diterima adalah Rp100.000/Rp1.352 = 73,96 kWh.
Angka 73,96 inilah yang bakal muncul pada meteran listrik token.
Nah, untuk membacanya, kamu bisa mengonversikan terlebih dahulu bilangannya menjadi satuan watt hour dengan dikali 1000 sehingga menjadi 73.960 Wh.
Kemudian, apabila dalam hunian memakai total 100 watt selama 24 jam, dapat diambil kesimpulan bahwa alat-alat elektronik tersebut akan menyala selama 739,6 jam.
2. Cara Cek Pulsa Listrik Pascabayar
Dalam meteran listrik pascabayar terdapat dua macam angka yang tertera, yaitu bilangan bulat ditandai warna hitam dan angka desimal dengan tanda warna merah di bagian belakang.
Adapun deretan bilangan pada meteran merupakan besarnya daya yang telah digunakan dan ditampilkan dalam satuan kWh.
Sebagai contoh, apabila dalam satu jam di suatu rumah menyalakan alat dengan tenaga listrik 1000 watt, angka satuan dalam meteran akan naik 1.
Begitu pula seandainya daya rumah 300 watt maka yang akan berubah adalah bagian desimal menjadi 0,3.
Cara perhitungan penggunaan listrik bisa menggunakan rumus berikut ini.
(Banyak Peralatan x Daya x Waktu) : 1000
Contoh Perhitungan Listrik Pascabayar:
Dalam suatu rumah menggunakan 5 lampu dengan tenaga listrik 18 watt dan penghuni menyalakan 15 jam.
Total penggunaan energi listriknya adalah: (5 x 18 x 15) : 1000 = 1.350 : 1.000 = 1,35 kWh.
Dengan demikian, kenaikan energinya 1,35 kWh untuk lampu-lampu tersebut.
Nah, dengan mengetahui cara membaca sisa pulsa listrik tentunya penghuni bisa memperkirakan tagihannya.
Misalnya, tertera angka 26265. Maka, kamu harus mengetahui terlebih dahulu besar pemakaian listrik untuk satu bulan.
Caranya, kurangi bilangan dari meteran dengan total bilangan struk bulan sebelumnya.
- Pemakaian bulan ini = angka pada meteran – angka pada struk pembayaran sebelumnya.
Misalnya, 26265 – 26302 = 37 kWh, dengan demikian pemakaian listrik rumah selama satu bulan 37 kWh.
Jika hunian menggunakan listrik daya 900 VA, kalikan pemakaian listrik dengan tarif dasar dari golongan daya tersebut.
- 1 kWh = Rp1.352. Maka, total tarifnya adalah 37 kWh x Rp1.352 = Rp50.024.
Nominal tersebut belum ditambahkan dengan PPJ 10 persen. Namun, biaya yang kamu dapatkan bisa menjadi gambaran pengeluaran listrik per bulan.
Baca Juga: Daftar Kode Meteran Listrik PLN Rahasia Berbagai Merk yang Sangat Bermanfaat
3. Cara Cek Token Listrik Lewat HP
- Buka aplikasi telepon di HP
- Ketik *888#
- Tekan panggil/OK
- Pilih menu “Info Tagihan”
- Masukkan nomor meter listrik (11 digit)
- Tekan kirim
Sisa pulsa muncul di notifikasi SMS (Tidak dipungut biaya cek pulsa listrik alias gratis)
Catatan:
- Pastikan sinyal HP bagus
- Kode berlaku semua operator (Telkomsel/XL/Indosat/dll)
4. Menggunakan Aplikasi Cek Pulsa Listrik PLN
Cara membaca kWh token listrik juga bisa kamu jalankan melalui aplikasi MyPLN.
- Download MyPLN di Play Store / App Store
- Buat akun (registrasi dengan nomor meter)
- Login > pilih Beranda
- Klik CEK TOKEN
- Sisa pulsa terlihat di bagian “Saldo Token”
Selain mengetahui sisa pulsa listrik, di MyPLN ada fitur tambahan lainnya untuk:
- Beli token langsung
- Cek tagihan pascabayar
- Mengatur notifikasi peringatan pulsa hampir habis
Baca Juga: 8 Pertanda Mitos Hewan Masuk Rumah Menurut Tafsir Primbon Jawa, Islam, dan Lainnya
5. Cek Token Listrik via WhatsApp PLN
Jika kamu ingin mengetahui sisa pula listrik PLN dengan cepat, kamu bisa menghubungi WhatsApp PLN.
Untuk cara ini juga tidak dipungut biaya cek pulsa listrik alias gratis.
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Simpan nomor 08122123123 di kontak
- Buka WhatsApp > kirim pesan: CEK<spasi>[NOMOR METER PLN] > Contoh: CEK 12345678901
- Bot akan membalas dengan angka sisa pulsa (gratis)
Pastikan format kode meteran listrik 11 digit tanpa spasi untuk menghindari adanya error.
6. Cara Membaca Sisa Pulsa Listrik dengan Scan Struk Pembelian Token
Cara membaca sisa pulsa listrik juga bisa dilakukan dengan mudah dengan melakukan scan pada barcode di struk pembelian token.
Ikuti langkah-langkah berikut ini:
- Buka aplikasi e-wallet (DANA/OVO/ShopeePay/LinkAja)
- Pilih fitur “Scan QRIS”
- Scan kode QR di struk token terakhir
- Sisa pulsa muncul otomatis di layar
Baca Juga: Penyebab Meteran Listrik Ada Tulisan Periksa dan Cara Mengatasinya
FAQ Terkait Cek Token Listrik
1. Berapa biaya cek pulsa listrik?
– Gratis via USSD (*888#), MyPLN, WhatsApp, website, atau meteran.
– Rp25/SMS jika pakai kirim pesan ke 8123.
2. Cara cek pulsa tanpa internet?
– Pakai USSD (*888#) atau SMS REK (spasi) Nomor ID Pelanggan ke 8123.
– Bisa juga tekan tombol biru di meteran untuk lihat sisa kWh.
3. Bagaimana jika token error?
– Input ulang token perlahan.
– Tekan tombol biru 3x > masukkan token lagi.
– Hubungi PLN 123 jika tetap gagal.
4. Solusi jika token listrik tidak muncul?
– Pastikan token sudah dibayar & benar
– Cek sinyal meteran dan pastikan tidak mati.
– Scan QRIS di struk token untuk verifikasi.
***
Itulah ulasan mengenai cara membaca sisa pulsa listrik PLN dengan mudah, Property People.
Semoga informasinya bermanfaat, ya.
Kalau mau cari properti terbaik dari developer tepercaya, cari saja di 99.co/id ya!


