Segini Estimasi Biaya Renovasi Atap Rumah, dari Bahan hingga Upah Tukang

Last update: 8 Agustus 2025 5 min read
Author:

Rincian Biaya Renovasi Atap Rumah

Komponen Jenis / Detail Perkiraan Biaya (Rp) Keterangan
Bahan Atap Genteng keramik 70.000 – 100.000 / m² Harga tergantung kualitas dan merk
Genteng beton 40.000 – 70.000 / m² Lebih kuat dan tahan lama
Seng gelombang 30.000 – 50.000 / m² Cocok untuk atap ringan
Atap metal (spandek) 50.000 – 80.000 / m² Tampilan modern dan awet
Kusen dan Rangka Rangka kayu 100.000 – 150.000 / m² Bergantung jenis kayu dan finishing
Rangka baja ringan 120.000 – 180.000 / m² Anti rayap dan tahan lama
Material Pendukung Triplek / papan kayu 20.000 – 40.000 / lembar Untuk lapisan bawah atap
Waterproofing / pelapis 30.000 – 60.000 / m² Mencegah bocor
Cat anti karat / pelindung 15.000 – 25.000 / m² Untuk rangka metal
Upah Tukang Pemasangan atap 50.000 – 100.000 / m² Termasuk tenaga pemasangan dan finishing
Pekerjaan rangka 40.000 – 90.000 / m² Pembuatan dan pemasangan rangka
Biaya tambahan Variatif Transportasi, pembuangan material lama

Estimasi Total Biaya Renovasi Atap Rumah untuk Luas 100 m²

Komponen Perkiraan Biaya / m² (Rp) Total untuk 100 m² (Rp)
Bahan Atap 70.000 7.000.000
Rangka baja ringan 150.000 15.000.000
Material Pendukung 40.000 4.000.000
Upah Tukang 80.000 8.000.000
Biaya Tambahan 1.000.000 (estimasi) 1.000.000
Total 35.000.000

Jadi, berdasarkan perhitungan pada tabel di atas, total biaya renovasi atap rumah untuk luas 100 m² dengan bahan genteng keramik dan rangka baja ringan serta upah tukang diperkirakan sekitar Rp 35.000.000.

Biaya ini sudah mencakup bahan utama, material pendukung, serta jasa pemasangan.

Tentu, angka ini bisa berubah sesuai pilihan bahan, jenis rangka, dan kondisi lokasi renovasi.

Namun, dengan gambaran biaya ini, kamu bisa mempersiapkan anggaran renovasi atap rumah secara lebih matang dan menghindari pembengkakan biaya yang tidak diinginkan.

Nah, untuk memahami lebih lanjut seputar renovasi atap rumah, kamu bisa membaca detail berikut ini.

Tips Renovasi Atap Rumah

1. Memilih Rangka Atap

Untuk dapat memasang genteng ataupun asbes diperlukan rangka sebagai alas pemasangannya.

Material rangka atap pun tersedia dalam banyak pilihan, baik itu baja ringan atau kayu.

Pastikan untuk memilih rangka baja ringan yang tepat ya untuk atap di rumah.

Bila asal-asalan memilih, bisa jadi, rangka atap tersebut tak dapat bertahan lama sehingga akan banyak biaya yang keluar di masa depan.

rangka atap baja ringan bluescope
sumber: ssbb.co.id

Kamu bisa memilih rangka baja ringan untuk atap yang didistribusikan BlueScope yaitu CBMTruss dan GAJAHLUME PROP yang sangat berkualitas dan telah mengantongi:

  • Garansi Ketahanan karat dan warna yang panjang
  • Bersertifikasi SNI dan Australia Standard
  • Teknologi baja BlueScope teruji 100 tahun lebih dan sudah teruji di Port Kembla Australia dengan cuaca ekstrem sekalipun
tabel ketebalan baja ringan bluscope
sumber: ssbb.co.id

Pastikan juga bahwa ketebalan baja ringannya sesuai dengan yang dibutuhkan. 

Hal ini berguna agar rangka baja ringan mampu menopang beban tekanan seperti terpaan angin.

Harga untuk baja ringan per batang (6 meter) adalah Rp110 ribu sampai Rp130 ribu.

Untuk informasi lebih lanjut hubungi WhatsApp BlueScope, klik di sini

2. Bisa juga Menggunakan Rangka Kayu, Beton, Bambu

rangka kayu
sumber: sejasa.com

Rangka Kayu

Jika kamu memilih rangka dari bahan kayu, harga per meternya biasanya berkisar antara Rp110.000 sampai Rp160.000.

Misalnya, untuk rangka atap berukuran 4×8 meter, kamu bisa memperkirakan biaya sekitar Rp3-5 juta.

Kayu memberikan kesan alami dan kuat, tapi pastikan memilih kayu berkualitas agar tahan lama.

Rangka Beton

Rangka beton bisa menjadi pilihan yang lebih kokoh dengan harga sekitar Rp80.000-86.000 per meter.

amun, perlu diingat ada biaya tambahan untuk bekisting dan besi yang bisa mencapai Rp418 ribu.

Cocok untuk bangunan yang membutuhkan struktur lebih kuat dan tahan gempa.

Rangka Bambu

Untuk opsi yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan, kamu bisa memilih rangka atap dari bambu.

Biayanya dihitung berdasarkan jumlah batang bambu, dengan harga sekitar Rp50 ribu per batang.

Untuk atap rumah sederhana, biasanya kamu membutuhkan biaya Rp1-3 juta. Selain murah, bambu juga ringan dan mudah didapat.

3. Tips untuk Genting Atap Rumah

Kalau bagian yang perlu diperbaiki hanya genting atap, biaya renovasi bisa jauh lebih ringan.

Jadi kamu bisa menghemat anggaran dibandingkan renovasi total atap.

Harga genting sangat bervariasi tergantung jenisnya.

Genting tanah liat biasanya dijual sekitar Rp2.500 per buah, cocok untuk kamu yang ingin opsi ekonomis.

Genting beton mulai dari Rp7.000 per buah, dengan kualitas yang lebih tahan lama.

Genting beton memiliki ketahanan yang lebih baik dibanding genting tanah liat.

Jadi jika kamu ingin mengurangi frekuensi penggantian genting di masa depan, genting beton bisa jadi pilihan yang lebih tepat meski harganya sedikit lebih mahal.

4. Biaya Cat Pelapis Antibocor

Jika kondisi genting dan rangka atap masih baik, kamu cukup melakukan perawatan rutin dengan melapisi permukaannya menggunakan cat pelapis antibocor.

Ini membantu mencegah rembesan air dan memperpanjang umur atap tanpa perlu renovasi besar.

Beberapa merek cat antibocor yang populer dan terpercaya antara lain Aquaproof, No Drop, dan Dulux. Pilih yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran kamu.

Harga cat pelapis antibocor biasanya berkisar antara Rp192.000 sampai Rp240.000 per kaleng ukuran 5-6 kg.

Satu kaleng sudah cukup untuk melapisi seluruh permukaan atap rumah kecil, jadi cukup efisien dan hemat.

***

Itulah rincian estimasi biaya renovasi atap rumah.

Kamu bisa merencanakan renovasi dengan lebih matang dan menghindari pembengkakan anggaran yang tidak diinginkan.

Pastikan memilih bahan dan jasa yang sesuai kebutuhan agar atap rumah kamu tidak hanya kuat, tetapi juga tahan lama.

Jika kamu sedang mencari rumah baru atau ingin menjual properti setelah renovasi, kunjungi 99.co, ya.

 

Yongky Yulius adalah penulis yang berpengalaman sebagai reporter dan editor berita di media massa. Telah berkarier lebih dari lima tahun. Kini fokus mengulas soal desain hunian, investasi properti, dan info KPR.