
Mengetahui cara menghitung kebutuhan lampu ruangan di rumah bisa menjadi hal yang penting.
Dengan mengetahui cara itu, kamu jadi bisa mendapatkan jumlah pasti akan membeli berapa lampu.
Jadi, kamu tidak akan memboroskan biaya dalam membeli lampu-lampu tersebut.
Sebagai panduan, berikut adalah cara menghitung kebutuhan lampu di ruangan.
Cara Menghitung Kebutuhan Lampu

1. Hitung Luas Ruangan
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menghitung terlebih dahulu luas ruangan yang akan dipasangi lampu.
Rumusnya sederhana, yaitu:
- panjang x lebar = luas ruangan (meter persegi)
Sebagai contoh, ruang keluarga di rumahmu yang akan dipasangi lampu memiliki panjang 5 meter dan lebar 4 meter.
Maka, luasnya adalah:
- 4 meter × 5 meter = 20 meter persegi
Baca juga: 10 Inspirasi Lampu Kamar Tidur Unik dan Minimalis
2. Pilih Kebutuhan Lumen
Apa itu lumen pada lampu?
Lumen adalah satuan turunan dalam Sistem Satuan Internasional (SI) yang digunakan untuk mengukur fluks cahaya.
Fluks cahaya adalah jumlah total cahaya yang dipancarkan oleh suatu sumber yang terlihat oleh mata manusia.
Jadi, bisa dibilang lumen adalah tingkat kecerahan sebuah lampu.
Semakin tinggi nilai lumennya, semakin terang pula cahaya yang dihasilkan.
Untuk memudahkanmu, berikut adalah beberapa kategori lumen yang bisa dijadikan referensi.
- Pencahayaan lembut: 100–200 lumen/m².
- Pencahayaan sedang: 100–300 lumen/m².
- Pencahayaan cukup terang: 250–400 lumen/m².
- Pencahayaan terang: 300–500 lumen/m².
Silakan pilih tingkat terang cahaya untuk ruangan yang akan dipasangi lampu.
Baca juga: Lampu LED Adalah: Pengertian, Cara Kerja dan Keuntungannya

3. Hitung Kebutuhan Lumen
Untuk ruang keluarga dengan luas 20 meter persegi, kamu bisa memilih pencahayaan terang.
Pencahayaan yang dibutuhkan adalah miimal 300 lumen per meter persegi.
Jadi, kebutuhan total untuk ruangan keluarga 20 meter persegi adalah:
- 300 x 20 = 6000 lumen.
Baca juga: Wajib Coba! 5 Cara Membuat Lampu Hias dari Barang Bekas. Super Estetis!
4. Terjemahkan Kebutuhan Lumen ke Angka Watt
Untuk bisa mendapatkan 6000 lumen, kamu harus tahu akan membutuhkan berapa lampu (jumlah) dan berapa watt dalam satu lampunya.
Sebagai contoh, lampu LED 10 watt menghasilkan 800 Watt.
Jadi, jika kebutuhan ruangannya adalah 6000 lumen, kamu membutuhkan:
- 6000 lumen ÷ 800 kumen = 7,5
Dari perhitungan tersebut, untuk menerangi ruangan keluarga 20 meter persegi dengan tingkat cahaya terang, kamu membutuhkan 7-8 lampu 10 watt.
Jadi, untuk mendapatkan pencahayaan yang sama dengan hanya 1 lampu, kamu membutuhkan lampu dengan daya sekitar 75 watt (dengan asumsi efisiensi lumen per watt tetap sama).
Itu dia cara menghitung kebutuhan lampu ruangan. Semoga bisa membantumu menghitung kebutuhan lampu secara tepat ya!