Begini Cara Pasang Stiker Lantai di Rumah, Rapi dan Anti Copot

Last update: 6 Januari 2026 3 min read
Author:

Menggunakan stiker khusus bisa menjadi cara cepat untuk mengganti tampilan lantai.

Kamu tidak perlu repot-repot harus menggunakan jasa tukang untuk mengganti lantai keramik.

Hanya bermodalkan beberapa puluh atau ratus ribu rupiah, kamu sudah bisa membuat ruangan di rumah jadi tampil beda.

Jika tertarik menggunakan stiker lantai, kamu bisa mengetahui terlebih dahulu beberapa cara pasang stiker lantai yang rapi dan anti copot berikut ini.

1. Pilih stiker lantai yang tepat

Langkah pertama, kamu harus memilih stiker berkualitas tinggi.

Sebaiknya gunakan stiker dengan bahan vinyl atau PVC lantaran bisa lebih tahan lama, anti air, dan memiliki perekat kuat.

Untuk ketebalan, pastikan stikernya memiliki tebal minimal 0,2 mm supaya tidak mudah sobek.

Agar lebih aman, permukaan stikernya harus anti-slip, sehingga ketika kena air atau dalam kondisi basah masih tetap aman dilewati.

Khusus untuk ruangan yang sering dilewati, seperti ruang keluarga, sebaiknya pilih stiker yang lebih tebal dan memiliki lapisan pelindung ekstra agar tidak cepat aus.

Untuk urusan desain, sebaiknya pilih stiker dengan desain dan warna sesuai dengan lantai dan dekorasi ruangan.

2. Siapkan Permukaan Lantai

Membersihkan lantai yang basah

Sudah membeli stiker lantai yang sesuai? Sekarang, saatnya menyiapkan lantai yang akan ditempeli stiker tersebut.

Terlebih dahulu, kamu harus membersihkan lantai dari debu, kotoran, minyak, atau noda. Coba gunakan sabun dan kain lembap agar proses pembersihan lebih mudah.

Berikutnya, keringkan lantai jika kondisinya masih basah.

Lantai yang masih basah atau lembap bisa membuat stiker mudah copot.

Selanjutnya, periksa kerataan lantai. Apabila permukaannya bergelombang atau retak, sebaiknya perbaiki terlebih dahulu agar stikernya menempel sempurna.

3. Ukur dan tandai area pemasangan

Mengukur dan menandai area

Langkah berikutnya yang mesti dilakukan, adalah dengan mengukur dan menandai area pemasangan.

Kamu mesti memandai posisi stiker dengan pensil atau masking tape sebagai panduan.

Nah, jika stikernya berbentuk pola (misal kotak atau hexagon), pastikan semua garis lurus dan sejajar.

Jangan lupa untuk memotong stiker bila perlu agar sesuai dengan tepi dinding atau area tertentu.

4. Teknik pemasangan stiker

Ada beberapa langkah dalam pemasangan stiker agar rapi.

Pertama, lepaskan lapisan pelindung stiker sedikit demi sedikit, jangan langsung seluruhnya.

Kemudian, tempelkan stiker mulai dari satu sisi, lalu tarik perlahan ke sisi lainnya.

Untuk menekan stikernya, kamu bisa menggunakan alat datar, seperti scraper plastik, penggaris tebal, atau kartu plastik.

Alat tersebut bisa membantu menekan stiker agar menempel rata dan menghilangkan gelembung udara.

Apabila ada gelembung kecil, tusuk dengan jarum halus lalu tekan hingga rata. Hindari menekan terlalu keras karena bisa merusak pola stiker.

5. Tekan stiker secara menyeluruh

Menghilangkan gelembung pada stiker lantai

Jika stikernya sudah menempel, kamu harus menekan seluruh permukaannya dari tengah ke pinggir.

Itu dilakukan agar tidak ada udara terjebak di balik stikernya.

Tipsnya, kamu bisa fokus pada tepi stiker agar tidak mudah mengelupas.

Selain itu, pastikan sudut dan ujung stiker menempel rapat pada lantai.

Untuk area yang sering diinjak, gunakan roller karet agar perekat menyatu sempurna dengan permukaan lantai.

Apabila memungkinkan, biarkan stiker menempel selama 24 jam sebelum diinjak agar daya rekatnya maksimal.

***

Jadi, sekarang kamu sudah mengetahui cara pasang stiker lantai yang benar agar tidak mudah copot.

Mudah kan?

 

Yongky Yulius adalah penulis yang berpengalaman sebagai reporter dan editor berita di media massa. Telah berkarier lebih dari lima tahun. Kini fokus mengulas soal desain hunian, investasi properti, dan info KPR.