
Berbagai jenis dinding roster bisa dimanfaatkan sebagai elemen dekoratif untuk mempercantik hunian.
Dinding roster adalah pola dinding berlubang dengan motif tertentu.
Awalnya, dinding ini digunakan sebagai ventilasi sebagai sistem sirkulasi udara di dalam ruangan.
Namun, karena dinding roster memiliki tekstur atau pola dengan sentuhan artistik, maka saat ini banyak diterapkan sebagai elemen dekorasi untuk menambah estetika pada rumah.
Dinding jenis ini termasuk banyak dijumpai pada rumah-rumah yang ada di Indonesia, khususnya yang dibangun beberapa dekade silam.
Biasanya, roster diletakkan di atas pintu atau jendela, beberapa bahkan dipasang di sebagai pagar atau partisi ruangan.
Bentuk dari roster juga bermacam-macam mulai dari kotak, persegi, hingga segi enam.
Jenis-Jenis Dinding Roster
Dinding roster terdiri dari berbagai jenis yang dibedakan berdasarkan material pembuatannya.
Ada roster kayu, roster keramik, roster bata, roster batu alam, roster beton, roster GRC, roster besi, roster kuningan, dan lain-lain.
Nah, berikut beberapa jenis roster yang bisa diaplikasikan pada tempat tinggalmu.
1. Dinding Roster Beton

Sesuai namanya, dinding roster ini dibuat dari material beton, sehingga memiliki ketahanan yang baik dan punya pola lubang yang estetis.
Roster beton tentu tidak hanya berfungsi untuk mempercantik tampilan rumah.
Lebih dari itu, penerapannya pun efektif untuk meredam terik sinar matahari sekaligus sebagai sistem ventilasi yang baik untuk hunian.
Jenis roster ini bisa dijadikan elemen dekorasi pada area partisi antara bagian indoor dan outdoor.
2. Dinding Roster Batako

Dinding roster batako mempunyai ciri berupa warna abu-abu.
Sekilas bentuk dan warnanya mirip dengan roster beton.
Hanya saja, karena dibuat dari material batako, roster ini umumnya dijual dengan harga lebih murah dari roster beton.
Roster batako kerap diaplikasikan pada bagian interior dan eksterior rumah untuk menonjolkan kesan dingin dan unfinished.
Material ini sangat cocok diaplikasikan pada rumah berdesain modern maupun industrial.
3. Dinding Roster Unik dari Keramik
Foto: Dekoruma
Tidak hanya beton atau batako, material keramik juga bisa digunakan untuk membuat dinding roster.
Roster keramik memiliki tampilan yang lebih elegan dengan pola dan warna yang beragam, sehingga cocok untuk rumah minimalis.
Hanya saja, jika ingin menggunakan roster keramik, disarankan agar kamu berhati-hati karena material ini rentan pecah dan tergores.
4. Dinding Roster Unik dari Tanah Liat
Foto: Grid ID
Jika kamu punya rumah berdesain modern tropical, menerapkan roster dari tanah liat bisa menjadi opsi menarik.
Penerapan roster tanah liat mampu menciptakan kesan eksotis dan artistik pada rumah.
5. Dinding Roster Kayu
Foto: Dekoruma
Dinding roster kayu sangat pas diaplikasikan pada rumah dengan desain bergaya tradisional.
Dapat digunakan sebagai partisi ruangan, kamu bebas memilih jenis kayu untuk roster dengan ukuran atau pola sesuai keinginan.
Namun, salah satu kelemahan dinding roster kayu adalah rentan terjadi pelapukan akibat rayap.
Karena itu, kamu harus cermat memilih jenis kayu yang paling unggul.
Kelebihan dan Kekurangan Penggunaan Dinding Roster
Dinding roster tentu bukan elemen utama pada rumah, sehingga penerapannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
Namun, jika kamu ingin memasang roster di rumah, ada baiknya untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan penggunaannya di bawah ini.
Kelebihan Dinding Roster
- Udara dalam ruangan menjadi sejuk karena dapat tersirkulasi dengan baik.
- Cahaya matahari dari luar dapat masuk ke dalam ruangan dengan maksimal.
- Motifnya yang menarik membuat roster dapat dijadikan sebagai unsur dekorasi.
- Rumah akan memiliki dinding yang dapat juga berfungsi sebagai ventilasi udara.
- Roster dapat diaplikasikan pada berbagai jenis bangunan, mulai dari perkantoran, rumah ibadah hingga bangunan residensial.
Kekurangan Dinding Roster
- Kurang bisa menjaga privasi penghuni rumah karena permukaannya yang bolong-bolong.
- Harus memperhatikan intensitas cahaya matahari yang masuk karena lubang yang cukup banyak. Apabila berhadapan secara langsung dengan arah datangnya sinar matahari, dapat membuat ruangan kurang nyaman karena silau atau panas.
- Kurang begitu kuat menahan beban sehingga tidak dapat dijadikan dinding utama.
- Pemasangannya harus hati-hati karena roster tidak mempunyai sistem penguncian di antara susunannya.
- Jika dipasang di luar dapat membawa debu dari luar yang terbawa angin ke dalam rumah.
Itulah penjelasan tentang dinding roster dan beberapa jenisnya yang dapat kamu gunakan di rumah.
Dari berbagai jenis di atas, mana yang menjadi favoritmu?