
Jenis keramik yang tepat bisa memberi rasa nyaman kepada penghuni, serta meningkatkan tampilan interior rumah secara signifikan.
Beruntung, saat ini ada banyak tipe-tipe keramik yang dijual di pasaran.
Tipe keramik tersebut umumnya dibedakan berdasarkan materialnya.
Bahkan, beberapa tipe keramik juga dibuat untuk fungsi tertentu, sehingga tidak bisa diterapkan di sembarang tempat.
Penasaran dengan jenis-jenis keramik yang ada di pasaran? Simak uraian lengkapnya di bawah ini.
Jenis-Jenis Keramik yang Populer di Pasaran
1. Keramik Biasa
Jenis keramik pertama adalah keramik biasa.
Tipe keramik yang umum ditemukan di pasaran, serta dijual dengan harga yang cukup terjangkau.
Ada banyak ukuran dari keramik ini, mulai dari 20×20, 40×40, 60×60, hingga 30×60 cm.
Jika tertarik, Anda bisa membeli seharga mulai dari Rp40 ribuan saja.
Selain murah, pilihan warna keramik biasa tergolong cukup banyak, serta memiliki daya tahan yang mumpuni.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
2. Keramik Granit
Foto: selera.id
Keramik granit memiliki warna natural dan berserat sehingga terlihat indah.
Dengan warnanya yang khas, keramik granit cocok dijadikan aksen interior rumah mewah dan elegan.
Keunggulan lain dari jenis keramik tersebut adalah tahan goresan dan lebih kuat ketimbang keramik biasa.
Keramik granit diperoleh dari hasil tambang sehingga wajar apabila harganya cukup tinggi.
Per kotaknya, keramik mahal ini dijual mulai dari Rp100 ribuan, tergantung ukuran yang kamu pilih.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
3. Keramik Marmer
Keramik marmer merupakan salah satu jenis keramik yang populer karena cocok digunakan pada berbagai bangunan, termasuk rumah.
Serupa keramik granit, lantai keramik marmer termasuk ke dalam jajaran keramik berharga mahal.
Pasalnya, keramik marmer dengan ukuran terkecil seperti 40×40 cm saja, harganya dijual mulai dari Rp115 ribuan.
Dengan harga tersebut, marmer memiliki karakteristik warna dan corak yang cukup khas.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
4. Keramik Pavers
Keramik pavers atau yang biasa disebut ubin genting, merupakan jenis keramik yang terbuat dari bahan alami seperti tanah liat.
Tipe keramik ini tergolong kuat karena memiliki ketebalan hingga 12 inch, lebih besar dibandingkan jenis lainnya.
Selain itu, keramik pavers banyak digunakan untuk dekorasi outdoor, misalnya untuk jalan setapak taman.
Jenis keramik pavers biasanya memiliki warna yang natural dan netral seperti abu-abu, marun, krem atau cokelat.
Jika tertarik, satu dus keramik pavers ukuran 40×40 cm dapat Anda beli mulai dari harga Rp300 ribuan.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
5. Homogenous Tile
Foto: hafary.com
Homogenous tile atau ubin homogen merupakan jenis keramik terkuat.
Alasannya karena keramik ini terbuat dari tanah liat khusus yang tahan terhadap suhu sampai 1.500 derajat Celsius.
Dengan karakteristik keramik yang kuat, jangan heran kalau homogenous tile kerap digunakan untuk hunian-hunian mewah.
Untuk ukuran 60×60 cm, satu dus homogenous tile ditawarkan seharga mulai dari Rp450 ribuan.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
6. Keramik Semen
Sedang mencari tipe keramik dengan look khas hunian industrial? Jika demikian, keramik semen mesti menjadi opsi paling depan.
Selain untuk rumah, keramik semen acap kali diaplikasikan untuk jenis bangunan gudang atau pabrik.
Faktanya, walau kini digemari, dahulu tampilan keramik semen dianggap tidak menarik dan monoton, lo.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
7. Keramik Porselen
Keramik porselen sering dianggap seperti keramik biasa.
Namun, keduanya memiliki sejumlah perbedaan, terutama dari tingkat kecerahan dan keberagaman motifnya.
Bahkan, bila dibandingkan secara langsung, keramik lantai tipe porselen terlihat lebih mengilap dan cerah.
Bila tertarik, harga keramik porselen cukup murah, dijual mulai Rp40 ribuan dari ukurang paling kecil.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
8. Keramik Refractory
Foto: IndiaMART
Keramik refractory adalah keramik yang terbuat dari silika dan alumina.
Komposisi tersebut membuat keramik ini tahan terhadap api, lho.
Keramik refractory pun sangat cocok diaplikasikan untuk area outdoor yang tidak membutuhkan banyak perawatan.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
9. Keramik Teraso
Jika kamu suka gaya rumah klasik, keramik teraso bisa menjadi pilihan.
Pasalnya, keramik teraso biasanya mempunyai motif khas berupa corak-corak etnik yang menarik.
Walau bergaya lawas, lantai keramik teraso banyak diaplikasikan di beberapa rumah kekinian.
Umumnya, keramik teraso berukuran 20×20 cm, sehingga cocok untuk ruang keluarga, ruang tamu dan teras rumah.
Ada banyak jenis lantai keramik teraso yang bisa kamu pilih, seperti teraso kasar, antigores, dan bermotif.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
10. Keramik Mozaik
Pilihan keramik yang terakhir adalah mozaik.
Jenis keramik ini memiliki bentuk heksagonal, yang biasanya dijadikan sebagai lantai keramik kamar mandi atau teras.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
***
Demikianlah jenis-jenis keramik beserta kelebihan dan kekurangannya.
Semoga bermanfaat, ya.
Dapatkan pilihan hunian terbaik di www.99.co/id!
