
Furniture kayu eboni dikenal mempunyai daya tahan yang sangat kuat.
Meski sudah sering terdengar, nyatanya masih banyak yang belum mengetahui apa itu kayu eboni dan dari mana asalnya.
Secara umum, kayu yang mempunyai nama latin Diospyros celebica ini berasal dari di Pulau Sulawesi, Indonesia.
Nama “eboni” sendiri mengacu pada titik pelabuhan utama di Sulawesi.
Beberapa daerah yang dikenal sebagai habitat pohon eboni adalah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, dan Gorontalo.
Tinggi pohon kayu eboni bisa mencapai 20-40 meter dengan diameter mencapai 100 cm.
Usia pohon eboni juga cukup panjang, bahkan bisa mencapai 100 tahun bila dirawat dengan baik.
Di masyarakat, kayu eboni dikenal memiliki manfaat sebagai bahan utama pembuatan beberapa furnitur rumah seperti meja, kursi, dan lemari.
Lalu, apa yang membuat furniture kayu eboni begitu spesial? Cek selengkapnya di bawah ini.
Baca juga: 6 Jenis Kayu yang Cocok untuk Model Pintu Kamar
Kelebihan Furniture Kayu Eboni
1. Daya Tahan Bagus
Seperti yang telah disebutkan, di alam liar saja kayu eboni dapat hidup selama 100 tahun.
Karena itu, furnitur yang dibuat dari bahan kayu eboni bisa dipastikan memiliki daya tahan luar biasa.
2. Anti-rayap
Kelebihan furniture kayu eboni selanjutnya adalah tahan terhadap rayap.
Kayu eboni tergolong sebagai jenis kayu keras yang sangat padat.
Karena itu, strukturnya sulit ditembus oleh rayap dan serangga kayu lain.
Sementara, hewan rayap cenderung menyerang kayu yang lebih lunak dan mudah digerogoti.
Dengan begitu, kamu tidak perlu repot membasmi rayap secara berkala jika memakai furniture kayu eboni.
3. Tahan Cuaca dan Suhu
Furnitur berbahan kayu pada umumnya mudah terpengaruh oleh faktor eksternal, seperti cuaca dan suhu.
Hal ini acap kali membuat kualitas kayu menurun, malah ukurannya pun bisa menyusut.
Meski begitu, kondisi tersebut tak akan kamu temukan pada kayu eboni.
Pasalnya, kayu eboni tahan terhadap segala macam cuaca.
Bentuknya tidak menyusut dan kualitasnya pun tetap prima, meski berada di tengah cuaca ekstrem.
4. Memiliki Warna Eksotis
Kelebihan utama dari kayu eboni adalah warnanya yang eksotis.
Warna kayu eboni terlihat mencolok; merah kecokelat-cokelatan.
Sebagiannya bahkan ada yang berwarna hitam legam.
Dengan karakteristik tersebut, kayu eboni cocok dijadikan bahan utama furnitur di rumah.
Bahkan, furnitur bermaterial eboni sering jadi incaran para kolektor, lho.
Harga Furniture Kayu Eboni
Dengan kualitasnya tersebut, tidak heran apabila furnitur yang terbuat dari kayu eboni sangat mahal.
Di Indonesia, harga kayu eboni dibanderol Rp6–10 juta per kubik.
Sedangkan untuk pasar internasional, harga kayu eboni hitam dijual seharga Rp30 juta-an per kubik.
Bagaimana dengan harga kayu eboni yang sudah diolah menjadi furnitur? Tentu lebih tinggi lagi.
Contohnya satu set meja dan kursi kayu eboni berukuran kecil, kebanyakan dibanderol di kisaran harga Rp15 juta-an.
Bahkan, ada pula yang menjual miniatur mainan dari kayu eboni berbentuk kapal pinisi dengan harga mencapai Rp1 juta-an lebih.
Baca juga: Cara Merawat Furniture Kayu Jati agar Tetap Kuat dan Kinclong
Itulah kelebihan dan harga furniture kayu eboni yang menarik diketahui.
Semoga ulasan di atas bermanfaat!