Tips Jitu Merawat Lantai Kayu untuk Semua Hunian

1 Jul 2020 - Dyah Siwi Tridya

Tips Jitu Merawat Lantai Kayu untuk Semua Hunian

foto: Pexels

Lantai menjadi elemen terpenting dalam interior rumah, ada banyak jenis lantai yang bisa dipilih. 

Salah satunya lantai kayu yang mampu memberikan nilai estetika dan beragam manfaat yang bisa dirasakan. 

Penggunaan lantai kayu dapat diterapkan di seluruh konsep rumah. Mulai dari konsep rumah tradisional sampai modern. 

Karena material kayu membawa kesan homey dan hangat. Selain itu untuk kualitasnya sangat tahan lama dan ramah lingkungan.

Untuk menjaga lantai kayu tahan lama dan warnanya tidak pudar. Sebaiknya kenali dulu jenis lantai kayu yang Anda pakai sebelum melakukan perawatan rutin.

Jenis-jenis Kayu untuk Lantai Kayu Keras

Kayu Ek atau Oak

Ek adalah salah satu kayu yang memiliki karakteristik tahan lama. Jenis kayu ini paling populer dibandingkan kayu yang lain. 

Karena harga yang murah dan mudah didapat. Dan juga sangat cocok untuk rumah bergaya tradisional.

Kayu Maple

Kayu maple memiliki pola dan warna yang lebih terang dan memiliki tekstur seragam dibandingkan kayu jenik Oak. 

Kayu ini sangat tahan lama dan cocok diaplikasikan di dalam dan luar ruangan. 

Kayu ini juga tidak mudah tergores atau lecet. Untuk perawatannya pun sangat mudah.

Kayu Mahoni

Kayu mahoni memiliki tekstur yang keras dengan pori-pori kecil, inilah mengapa kayu mahoni sangat bagus bila dijadikan furniture.

Akan tetapi kayu jenis ini tidak tahan dengan hama serta membutuhkan perawatan rutin dan ekstra.

Kayu Hickory

Jika menginginkan gaya dan kesan kayu yang mirip dengan kayu oak dan lebih keras, hickory adalah pilihan yang baik. 

Kayu hickory berasal dari Amerika.

Secara alami lantai kayu yang terbuat dari kayu hickory memiliki daya tahan yang kuat dan bertahan sangat lama. 

Serta lebih tahan terhadap goresan dan penyok. Untuk warnanya mulai dari cokelat tua sampai cokelat muda kemerahan.

Lantai kayu hickory pada umumnya dipakai untuk rumah bergaya pedesaan atau farmhouse.

Bambu

Meskipun secara teknis bambu berasal dari keluarga rumput-rumputan. Bambu layak dijejerkan diantara jenis lantai kayu karena kualitas dan keindahannya. 

Bambu layak mendapat tempat di antara kayu keras karena penampilan dan ketahanannya. 

Bambu tidak memiliki tekstur keras seperti kayu jati, maple, atau mahoni tapi juga tidak terlalu lembut seperti kayu ulin. 

Penggunaan material bambu untuk lantai rumah lebih murah dibandingkan kayu keras. 

Daya tahan lantai bambu bertahan sekitar 25 tahun.

Cara Terbaik untuk Membersihkan Lantai Kayu 

Apakah Anda memiliki lantai kayu atau baru ingin memasangnya? Jika iya, Anda juga harus tahu bagaimana merawat lantai kayu agar tetap tahan lama. 

Cara membersihkannya pun tidak boleh sembarangan. Faktanya, penggunaan sapu dan alat pel yang salah malah merusak lantai kayu. 

Di sini Panduan 99.co akan menjabarkan cara yang benar dan salah saat merawat lantai kayu.

Persiapkan Alat dan Perlengkapan

  • Bantalan furniture Untuk Melindungi Lantai

Semua jenis kayu memiliki karakteristik yang berbeda begitu juga untuk perawatan dan pemeliharaan lantai kayu. 

Jika Anda memiliki furniture berat dan banyak, pasti menimbulkan bekas pada lantai kayu untuk waktu yang cukup lama. 

Apalagi saat membersihkan lantai, otomatis akan memindahkan barang dengan cara ditarik dan banyak debu-debu yang bersembunyi di sela-sela furniture

Hal ini akan membuat goresan atau terkelupasnya lantai kayu. Bisa juga Sebaiknya gunakan pelindung furniture untuk lantai kayu, seperti roda penggeser yang memudahkan pemindahan barang-barang. 

Atau bisa menggunakan bantalan furniture sejenis yang dapat Anda beli di toko online.

  • Pilih Sapu yang Tepat


foto: thesweethome

Mungkin Anda berpikir menggunakan sapu biasa bisa membersihkan debu-debu yang menempel di lantai kayu. 

Memang tidak masalah, asalkan tidak menggunakan sapu yang keras seperti sapu lidi. Karena dapat menimbulkan goresan halus pada lantai kayu.

Namun ada alat pembersih yang lebih dianjurkan yaitu sapu microfiber. 

Model sapu microfiber ini adalah kain fiber yang dapat menarik kumpulan kotoran seperti debu, rambut, ataupun bulu binatang. 

Sapu ini memiliki tampilan kepala sapu yang memanjang, agar dapat mencapai sudut sudut lantai. 

Untuk hari-hari Anda lebih suka tidak berurusan dengan ruang hampa atau untuk kamar yang lebih kecil dan berantakan, selalu ada sapu.

Sama sekali tidak ada yang salah dengan menggunakan sapu bulu kuno yang bagus. Namun, ada alat yang lebih efisien yang tersedia untuk menyapu lantai Anda dalam separuh waktu.

  • Gunakan Vacuum Cleaner


Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk merawat lantai kayu agar tetap bersih adalah dengan menggunakan vacuum

Sebaiknya cari vacuum yang dirancang khusus untuk lantai permukaan keras. 

Carilah vacuum cleaner yang memiliki daya hisap kuat dan ringan ketika digunakan. 

Anda bisa mencoba vacuum cleaner yang bisa membersihkan debu secara otomatis. 

Selain efesien cara ini lebih mempermudah Anda tanpa harus repot mengeluarkan vacuum yang berat dan besar.

  • Gunakan Pel Microfiber


foto: Pinterest

Jangan gunakan pel biasa untuk membersihkan lantai kayu. Karena lantai kayu bersifat menyimpan air dan dapat menyebabkan noda air yang mengganggu.

Pel microfiber seperti penyedot debu yang menarik kotoran di lantai. Lalu pel ini menahan kelembaban saat membersihkan lantai sehingga tidak ada daya tarik air ke kayu.

Kenali Produk-produk Khusus Pembersih Kayu dan Alternatifnya

Untuk membersihkan lantai kayu, pastikan Anda menggunakan air yang sedikit agar tidak terjadi kerusakan.

Bila perlu gunakan produk pembersih lantai yang bisa melindungi lantai dan membuatnya kembali berkilau. 

Ada banyak opsi produk-produk tersebut dan sesuaikan dengan jenis finishing lantai kayu Anda. 

Dalam penggunaan pembersih khusus lantai kayu ada yang harus Anda perhatikan. 

Yang paling penting adalah komposisi pembersih harus pH-netral dan dirancang khusus untuk lantai kayu keras.

Jika lantai Anda memiliki finishing dari bahan lilin, dan minyak sebaiknya hindari produk pembersih menggunakan bahan air. 

Carilah produk yang memang khusus menyediakan pembersih lantai kayu sesuai finishing kayu. 

Selain menggunakan pembersih khusus anda bisa menggunakan air dengan campuran sabun cuci sebagai alternative.

 Tapi pastika untuk benar-benar membersihkan residu sabun dengan pel microfiber dan lap sampai kering. 

Campuran air sabun jangan sampai dikocok dan berbusa sebaiknya campurkan dengan lembut dan hati-hati.

Untuk penggunaan ini air yang digunakan tidak boleh mengandung air keras, klorin, dan endapan mineral. 

Sebaiknya gunakan air sulingan atau bisa juga air panas. Karen air suling tidak akan mengubah warna dari lantai kayu

5 Langkah Ampuh Membersihkan Lantai Kayu

Apa Anda sudah menyiapkan alat-alat dan produk pembersih khusu untuk lantai kayu kesayangan? 

Jika sudah, ada beberapa langkah yang harus diikuti agar mendapatkan lantai kayu seperti baru pertama kali dipasang.

  • Mulai singkirkan furniture dan barang-barang berat dengan menggunakan bantalan atau roda furniture agar leluasa untuk membersihkan lantai sampai area yang tidak dapat dijangkau. Penggunaan alat ini dapat memudahkan pemindahan furniture untuk ruang yang sempit

  • Gunakan vakum untuk membersihkan kotoran dan debu-debu di bawah furniture dan di sepanjang sudut dinding. Ulangi sampai dua kali. 

  • Setelah selesai vacuum, saatnya mencampurkan cairan konsentrat dengan air ke dalam semprotan. Ikuti instruksi label pemakaian. Sebelum memulai menyemprotkan pembersih ke seluruh area, ada baiknya untuk mencoba di sudut ruangan. Tunggulah beberapa saat, lalu bersihkan. 

Anda bisa melihat reaksinya, apakah ada perubahan warna atau timbul gelembung di permukaan lantai. Untuk mengantisipasi apakah cairan pembersih aman atau malah membuat lantai kayu jadi rusak.

  • Ketika dirasa aman, Anda dapat mengaplikasikan cairan pembersih ke seluruh ruangan menggunakan pel microfiber. Bersihkan lantai kayu dengan teknik satu arah atau gerakan mundur dengan angka delapan. Teknik ini sangat ampuh untuk mengangkat sisa-sisa debu dan kotoran. 

  • Jika lantai terlihat basah, gunakan kain pembersih dengan serat yang lembut. Jika cuaca hujan, gunakan AC atau kipas untuk mempercepat pengeringan

6 Cara Hindari Lantai Kayu Cepat Rusak

Setelah selesai dengan langkah-langkah membersihkan lantai kayu dengan benar. 

Sebaiknya anda juga harus tahu hal-hal yang tidak boleh dilakukan untuk lantai kayu.

  • Hindari produk pembersih yang mengandung bahan dasar pelarut, alkohol, cuka, amonia atau pemutih

  • Jangan gunakan bahan yang mengandung minyak dan wax (lilin)

  • Hindari penggunaan mesin scrubbing untuk memoles kayu apalagi yang mengandung bahan seperti amplas

  • Hindari menggunakan air terlalu banyak

  • Jangan gunakan pel uap (steam mop) karena dapat membuat lantai berjamur dan timbul bercak air

  • Hindari kontak langsung cairan pembersih dengan lantai

  • Hindari penggunaan sapu lidi atau bahan sapu yang keras

Nah, itu dia tips dan trik merawat lantai kayu di rumah Anda. Wajib lakukan pembersihan ini minimal dengan di sapu atau di pel.

Buat yang nggak mau ketinggalan info seputar properti, langsung aja kunjungi 99.co Indonesia.

Author:

Dyah Siwi Tridya