
Menerapkan pagar minimalis kombinasi lisplang bisa membuat hunian tampil memukau.
Perlu kamu ketahui, lisplang adalah material kayu dengan ketebalan bervariasi yang dapat dimanfaatkan untuk mempercantik pagar dan bangunan.
Jika digunakan pada pagar, lisplang biasanya dikombinasikan dengan material lainnya, seperti besi atau galvanis.
Di bawah ini, kamu bisa mengetahui beberapa ide desain pagar minimalis kombinasi lisplang yang dapat diterapkan untuk rumah:
Pagar Minimalis Kombinasi Lisplang Persegi Panjang
Foto: CM Works
Lisplang berwarna cokelat pada pagar atau gerbang ini dipasang di bagian tengah.
Sementara itu, bagian atas, bawah, dan sampingnya terbuat dari besi yang dicat warna hitam.
Kombinasi kedua material tersebut bisa memberikan kesan elegan sekaligus natural.
Jadi, kamu bisa menerapkan pagar ini untuk rumah-rumah yang menerapkan desain modern, desain Jepang, atau desain Skandinavia.
Pagar Minimalis Kombinasi Lisplang Desain Jepang
Foto: Diadona
Salah satu aspek yang membuat sebuah rumah memancarkan desain Jepang yang kuat adalah penggunaan material kayu.
Jadi, jika kamu tinggal di rumah-rumah Jepang, seperti di SEION Serang, menerapkan pagar minimalis kombinasi desain Jepang dengan material kayu adalah pilihan tepat.
Untuk desainnya, kamu bisa mengambil inspirasi pada desain pagar atau gerbang di atas.
Beberapa lisplangnya memiliki bentuk persegi panjang yang berbeda-beda. Ada yang lebih lebar dan tipis.
Namun, keberadaan lisplang itu membuat hunian langsung terkesan lebih adem.
Pagar Kombinasi Lisplang dengan Besi Putih
Foto: pinterest.com/aliong36
Jika rumah minimalis yang kamu tempati didominasi warna abu-abu dan putih, silakan terapkan model pagar ini.
Bagian lisplang pada pagar ini terlihat diapit oleh besi berwarna putih dan tembok berwarna abu-abu.
Selain memberikan kesan natural, kesan rapi juga tercermin dari penggunaan pagar ini.
Baca juga: Contoh Pagar Rumah Simpel dan Kekinian, Cocok untuh Hunian Minimalis Generasi Milenial!
Model Pagar Lisplang Motif Ketupat
Foto: Diadona
Pagar minimalis kombinasi lisplang ini memiliki motif belah ketupat.
Alhasil, hunian yang menerapkan desain ini bisa tampil lebih mencolok.
Sejumlah orang yang lewat di depan rumah kamu pasti akan melirik dan penasaran apa yang ada di balik pagar tersebut.
Untuk kombinasi warnanya, kamu bisa memilih warna putih, cokelat, atau abu-abu.
Silakan terapkan pagar minimalis ini untuk rumah di perkotaan, seperti proyek perumahan Podomoro Park Bandung.
Pagar Lisplang Desain Simpel
Foto: Instagram/kanopi.pagar.tralis
Dibandingkan dengan desain pagar lainnya, pagar minimalis kombinasi lisplang ini termasuk simpel.
Lisplangnya berbentuk persegi panjang dan disusun secara vertikal.
Sementara itu, bagian besinya hanya dijadikan penyangga antara satu lisplang dengan lisplang lainnya.
Lantaran kesederhanaan bentuknya, pagar ini cocok ditempatkan untuk rumah dengan beragam desain.
Baca juga: Ingin Beli Rumah Tanpa Pagar? Simak Dulu Untung Ruginya Berikut Ini
Pagar Minimalis Kombinasi Lisplang dengan Desain Horizontal
Foto: Diadona
Tak hanya bisa disusun secara vertikal, lisplang pada pagar juga bisa disusun secara horizontal.
Seperti pada gambar di atas, lisplang-nya disusun secara horizontal, lalu disangga oleh besi berwarna hitam yang mengitarinya.
Dengan susunannya yang horizontal, pagar tersebut membuat rumah menjadi terkesan lebih panjang.
Model pagar tersebut cocok ditempatkan di rumah berukuran compact, seperti di Samaasta Bekasi.
Pagar Kombinasi Lisplang Horizontal Putih dan Cokelat
Foto: Instagram/karyalas_kdr
Desain pagar minimalis kombinasi lisplang ini menyerupai desain pagar sebelumnya, yaitu horizontal.
Bedanya, kini pagarnya seperti terbagi menjadi tiga bagian.
Dua bagiannya terdiri dari lisplang berwarna cokelat, sedangkan satu bagian lainnya terdiri dari besi berwarna putih.
Baca juga: 7 Ide Taman Depan Rumah Tanpa Pagar Berbagai Ukuran yang Asri dan Harmonis
Kombinasi warna tersebut menciptakan warna yang lebih cerah dan ceria.
Jadi, kamu bisa menerapkan desain pagarnya pada rumah-rumah yang dindingnya juga dipercantik warna cerah, seperti putih atau abu-abu.






