Pengertian Pondasi Rumah Anti Gempa dan Jenis-jenisnya

Last update: 21 Maret 2024 4 min read
Author:

Ilustrasi gambar pondasi rumah tahan gempa: Canva

Sebelum mendirikan bangunan, penting untuk mengetahui pengertian pondasi rumah anti gempa, fungsi dan jenis-jenisnya dalam artikel 99.co Indonesia ini. Yuk simak!

Seperti diketahui, Indonesia terletak di “Cincin Api Pasifik”, area yang rawan gempa bumi. Oleh karena itu, penting untuk memahami pondasi anti gempa.

Nah, mari kita mulai pembahasan ini dengan pengertian pondasi maksudnya.

Apa yang Dimaksud dengan Pondasi?

fungsi pondasi bangunan

Pondasi atau ditulis fondasi artinya suatu bagian bangunan yang berhubungan langsung dengan tanah. Fungsinya sebagai distributor beban bangunan ke lapisan paling bawah tanah.

Adapun pengertian pondasi rumah anti gempa, yaitu pondasi yang dirancang untuk menahan getaran dan guncangan akibat gempa bumi yang sering merusak bangunan.

Secara umum, pondasi bertugas sebagai mekanisme penopang utama bangunan. Pondasi dituntut untuk tahan terhadap terpaan bencana alam seperti banjir dan gempa bumi.

Struktur bangunan tahan gempa ini juga harus kuat dan kokoh. Jadi, demi menciptakan pondasi rumah tahan gempa, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, yaitu sebagai berikut.

  • Dapat menyesuaikan diri dengan gerakan tanah seperti mengembang, menyusut dan mengikuti gerakan tanah yang tak stabil.
  • Dapat menghindari timbulnya patah geser tanah.
  • Dapat menahan gangguan unsur-unsur kimiawi.
  • Dapat menahan tekanan air yang sangat dinamis.

Selain itu, struktur tahan gempa ini harus diletakan pada area tanah yang tepat. Usahakan untuk menampatkannya pada area tanah yang stabil.

Manfaat Pondasi Tahan Gempa

  • Menopang berat bangunan di atasnya, agar tidak bergerak secara horizontal. 
  • Menahan total berat keseluruhan bangunan yang akan dibangun. 
  • Menanggung beban sesuai dengan tujuan bangunan yang akan dibuat. 
  • Menangani beban bangunan serta melindunginya dari bencana seperti gempa bumi. 
  • Melindungi bangunan dari perubahan bentuk tanah yang tidak stabil.

Macam macam Pondasi Bangunan

Jenis Pondasi Dangkal

jenis pondasi dalam

Pondasi dangkal adalah pondasi yang dibuat pada kedalaman tanah rendah, yaitu kurang dari tiga meter (atau sekitar sepertiga dari lebar alas pada pondasi).

Biasanya, pondasi dangkal ditemukan pada tanah yang mempunyai struktur keras dan lebih stabil. Ada macam macam pondasi bangunan dangkal, yaitu sebagai berikut.

Pondasi tapak
  • Terbuat dari susunan beton bertulang dengan memiliki struktur yang kuat.
  • Biasanya dipasangkan pada tanah yang punya sifat keras, dan bangunan struktur tinggi.
Pondasi jalur
  • Digunakan untuk bangunan dengan beban memanjang.
  • Dibuat dengan mencampurkan pecahan batu, batu kali, dan cor beton tanpa tulang.
Pondasi rakit atau raft foundations
  • Digunakan untuk menampung beban yang berada di daerah yang luas.
  • Tersusun atas pelat beton bertulang berukuran besar yang dipakai pada tanah yang memiliki daya tahan rendah.
Pondasi samuran
  • Berbentuk bulat dan memakai beton selebar 60-80 sentimeter.
  • Dapat diletakan pada kedalaman 1-2 meter dalam tanah.
  • Jenis pondasi dalam yang menjadi peralihan antara pondasi dangkal dan pondasi tiang.
Pondasi umpak
  • Tahan terhadap goncangan dan mampu menyelaraskan bangunan terhadap gerakan tanah.
  • Dipasang di bawah tiang-tiang penyangga.
  • Biasanya digunakan pada rumah panggung tradisional.

Jenis Pondasi Dalam

jenis jenis pondasi bangunan

Apa yang dimaksud dengan pondasi dalam? Pengertian pondasi dalam adalah pondasi yang digunakan untuk bangunan bertingkat di atas tanah yang tak terlalu kokoh.

Seperti namanya, tingkat kedalaman fondasi ini lebih dalam daripada pondasi dangkal. Ada lima jenis pondasi dalam yang perlu diketahui, yaitu sebagai berikut.

Pondasi tiang pancang
  • Biasa ditemukan pada lapisan tanah yang daya dukungnya rendah dan punya kandungan air tinggi.
  • Material yang digunakan yaitu baja, besi, kayu, beton bertulang.
  • Fungsi beton untuk memindahkan beban dari bangunan yang ada di atasnya ke lapisan tanah yang letaknya lebih dalam lagi.
Pondasi bore pile
  • Pembuatan pondasi membutuhkan proses pengeboran tanah secara manual dan hidrolis.
  • Pondasi dipasang dengan cara dicor pada galian tanah.
  • Kelebihannya ada dua, yaitu pemasangan anti bising dan penggunaannya kokoh.
Pondasi basement
  • Dibuat untuk membangun basement.
  • Pemasangan dilakukan dengan penggalian terbuka.
  • Bagian-bagian fondasi punya fungsi berbeda.
Pondasi cakar ayam
  • Pondasi yang paling populer di kalangan masyarakat Indonesia.
  • Punya struktur kaki yang menyerupai cakar ayam.
  • Dapat digunakan untuk membangun rumah dua lantai atau rumah megah lainnya.
Pondasi piers
  • Berfungsi untuk meneruskan beban berat struktural pada suatu bangunan.
  • Pemasangan dilakukan dengan cara menggali tanah sampai kedalaman tertentu.
  • Balok beton yang digunakan untuk membangun pondasi ini harus mengikuti tingkat ketinggian pondasi.

Jenis Pondasi Lainnya

  • Pondasi rubahan yang terdiri dari dua jenis, yaitu full dan daylight.
  • Pondasi rumah crawlspace yang dapat membentuk ruang antara bangunan dengan tanah, sehingga rumah pun bebas banjir.
  • Pondasi rumah pelat beton yang dibuat dengan cara memasang beton pada kedalaman sekitar dua kaki di sekeliling pelat, jaring kawat, dan batang penguat baja.
  • Pondasi rumah kayu yang sering ditemukan pada rumah tradisional.

Itulah pengertian pondasi rumah tahan gempa yang perlu Anda ketahui, manfaat serta jenis-jenisnya. Semoga informasi yang disampaikan bermanfaat!

 

Miyanti adalah senior content writer yang aktif menulis artikel dan mikrokopi sejak 2017. Dia berpengalaman menulis artikel bertema properti, desain, kuliner, keuangan dan traveling. Pada 2020 bergabung dengan 99 Group untuk menulis panduan property Rumah123 dan 99.co Indonesia.