Keunggulan dan Kekurangan Pintu Jati (Lengkap dengan Harga)

Keunggulan dan Kekurangan Pintu Jati (Lengkap dengan Harga)

- Martha
Keunggulan dan Kekurangan Pintu Jati (Lengkap dengan Harga)

foto: Pinterest

Pintu jati adalah salah satu pintu dengan material kayu yang banyak diminati karena dinilai lebih unggul dibanding pintu dengan bahan kayu lain.

Pintu berbahan kayu sendiri adalah jenis yang paling banyak digunakan. 

Terlebih karena kesan elegan bahkan kesan mewah yang diberikan pada tampilan rumah keseluruhan. 

Meski kini sudah marak muncul pintu berbahan aluminium, namun kesan yang diberikan pintu kayu tetap tak tergantikan. 

Salah satunya adalah kesan hangat dan alami material tersebut.

Kendati demikian, tidak selamanya pintu jati unggul dari material pintu lainnya. 

Ada beberapa kekurangan kayu jati yang penting diketahui sebelum Anda membelinya. Apa saja itu? Simak ulasannya di bawah ini.

Kelebihan Material Pintu Jati

Sebelum membahas kekurangan pintu jati, ada baiknya jika Anda mengetahui kelebihan dari material pintu tersebut. 

Sebagai pertimbangan, berikut beberapa di antaranya:

  • Pintu Jati Lebih Ramah Lingkungan

Keunggulan pintu jati yang pertama adalah lebih ramah lingkungan dan relatif aman bagi manusia dibanding material lainnya. 

Hal ini disebabkan, cara pembuatan dari material pintu tersebut.

Pasalnya, pintu jati sendiri dibuat tanpa proses pabrik dan kimiawi yang terlalu banyak. 

Oleh sebab itu, untuk Anda yang ingin hunian lebih asri, aman dan sehat memilih kayu jati bisa jadi langkah yang tepat.

  • Banyak Model dan Pilihan di Pasaran

Sudah jadi rahasia umum, kayu jati sangat mudah didapat dan banyak pilihannya di pasaran. 

Anda bisa menyesuaikan pilihan desain pintu tersebut sesuai dengan tema rumah keseluruhan.

Bahkan, ada beberapa pengrajin kayu yang menyediakan jasa custom sesuai keinginan pembelinya, lho.

  • Lebih Berkualitas dan Tahan Lama

Dari sekian banyak material kayu yang digunakan dalam hunian atau bangunan pada umumnya, jenis kayu jati adalah yang paling populer.

Kepopuleran ini tak terlepas dari kualitas yang dimiliki kayu jati sendiri, khususnya dalam hal daya tahan yang bisa mencapai hingga puluhan tahun lamanya.

Tidak terbatas pada pintu, penggunaan kayu jati juga difungsikan pada bahan baku furnitur dan material bangunan rumah, misalnya pada bagian kerangka dan termasuk juga kusen pintu jati.

  • Tidak Mudah Keropos dan Tahan Segala Cuaca

Jika Anda menggunakan pintu jati, tidak perlu khawatir kalau kayu tersebut akan keropos atau dimakan rayap, serangga hingga jamur, seperti yang banyak dialami oleh jenis kayu lainnya.

Selain itu, kayu jati Juga tidak mudah menyusut atau mengalami perubahan bentuk. 

Serta juga tahan terhadap cuaca ekstrim, baik panas, hujan bahkan salju sekali pun.

Karena itu kayu ini bisa digunakan untuk kebutuhan outdoor, misalnya dijadikan pintu jati di bagian depan rumah, ini tentunya akan jadi pilihan sangat cocok.

Sekarang sudah bisa dibayangkan ya, keunggulan pintu jati? 

Disamping memiliki tampilan yang cantik karena serat dan warna alaminya, ini bisa jadi bentuk pilihan yang efisien.

Kekurangan Material Pintu Jati

  • Harga Pintu Jati Cukup Mahal

Harga pintu jati memang relatif mahal dibanding jenis kayu lain.

Namun jika bisa digunakan hingga dalam waktu sangat lama, hingga bertahun-tahun, tentunya ini sangat sebanding bukan?

Sebagai gambaran, harga daun pintu jati ukuran 160 x 3 x 200 cm ditambah harga kusen pintu jati dengan lebar 15 cm dan ketebalan 6 cm adalah sekitar Rp5,8 juta per set. 

Pintu jati Jepara ini bisa Anda pesan secara online juga lho, dan modelnya pun bisa Anda pesan sesuai keinginan.

Misalnya Anda bisa order model pintu jati minimalis yang sekarang memang banyak diminati.

Atau untuk tampilan lebih mewah Anda bisa membeli pintu jati ukir dengan motif-motif yang membuat tampilan pintu jadi lebih cantik dan mewah.

foto: imaniadesain.com

Selain model atau desainnya, dikenal pula pintu jati kupu tarung. 

Kupu tarung sendiri adalah pintu yang terdiri dari 2 daun pintu yang jika dibuka bisa menutup sendiri karena digerakkan oleh pegas. 

Harga pintu jati kupu tarung juga sangat bervariasi, dan bisa Anda pesan dengan mudah via online.

Bukan saja sering digunakan untuk membuat pintu, bahan kayu jati juga banyak digunakan untuk membuat furnitur, salah satunya adalah lemari pakaian. 

Saat ini Anda bisa memesan lemari pintu 3 jati secara online dengan kisaran harga Rp3 juta-an dengan ukuran panjang 150 cm, tinggi 200 cm dan lebar 50 cm. 

  • Pintu Jati Memiliki Pori yang Besar

Selain mahal, kekurangan kayu jati adalah pori-pori yang sangat besar, sehingga tidak cocok jika dengan finishing menggunakan model cat duco.

Kayu jati memproduksi minyak alami sehingga proses finishing duco akan menimbulkan warna kekuningan. 

Lalu kayu jati juga memiliki gudal (titik tengah) lebih besar dibanding jenis kayu lain. 

Namun kekurangan ini tidak lantas membuat kayu jati dihindari, bahkan banyak diminati dan punya gengsi tersendiri.

Terlepas dari apapun pilihan Anda, baik pintu jati mewah atau pintu jati minimalis, tentunya harus serasi dengan desain rumah ya, termasuk dengan area sekitarnya, seperti taman di depan rumah dan elemen lainnya.

foto: pixabay

Hal yang Perlu Diperhatikan saat Beli Pintu Jati

Selain model, bagi yang tertarik memasang pintu jati untuk di rumahnya, juga harus memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Pastikan memiliki kayu jati yang lebih tua karena memiliki minyak yang bisa membuatnya lebih awet.

  • Perhatikan ketebalan dimana umumnya pintu utama memiliki ketebalan 3,5 cm hingga 4 cm agar bisa berdiri kokoh.

  • Tingkat kekeringan kayu juga harus diperhatikan, karena bila menggunakan bahan yang masih basah, maka bisa saja pintu nantinya malah melengkung.

  • Hindari memilih kayu jati dengan belang putih, karena bagian ini akan berpotensi jadi sarang rayap.

Jadi pastikan Anda teliti dalam memilih pintu ataupun perabotan berbahan kayu jati yang akan dibeli, ya.

Oya, di Indonesia sendiri selain Jati Jepara, dikenal pula nama Jati Belanda. 

Tapi jangan salah, Jati Belanda bukan berasal dari negeri tersebut.

Sebenarnya kayu ini diimpor dari negara lain, yang bukan saja Belanda, tapi juga Jerman, Jepang dan negara lainnya. 

Bahkan jenisnya juga bukan kayu jati asli lho, melainkan kayu pinus.

Proses Pembuatan Pintu Kayu Jati

Membahas pintu jati atau ornamen kayu jati memang enggak ada habisnya. 

Di balik bentuknya yang indah dan menawan, tak banyak yang mengetahui material ini dibuat dengan proses yang cukup kompleks.

Tak main-main, kayu jati sebelum digunakan dan diaplikasikan untuk pintu, furnitur dan sebagainya akan melalui proses pengolahan lebih dulu yang memakan waktu relatif lama.

foto: custommebel.com

Yang pasti, kayu jati yang akan digunakan harus dalam kondisi kering.

Untuk itu, ada proses pengeringan sedemikian rupa, dimana kalau dulu proses ini dilakukan secara manual.

Caranya dengan membiarkan pohon mati dan mengalami pengeringan secara alami, setelah itu baru dibelah. 

Tapi itu pun tidak langsung digunakan, karena harus dipastikan kondisinya benar-benar kering.

Namun sekarang, proses yang memakan waktu lama ini, sekarang sudah jauh jadi lebih efisien, karena menggunakan oven kayu sebagai media pengeringan.

Jadi, ketika kayu sudah dibelah dan dipotong, selanjutnya dilakukan pengeringan selama setidaknya 4 minggu agar mendapatkan hasil kayu yang berkualitas. 

Ya, meski sudah ada bantuan alat atau teknologi, tetap saja proses pengeringan ini tidak boleh dilakukan dalam waktu singkat karena ini akan memengaruhi kualitas.

Jika sudah benar-benar kering, selanjutnya kayu jati siap digunakan, bahkan bisa tanpa proses finishing

Karena kayu jati memiliki pola serat dan warna alami yang cantik,  sehingga banyak yang justru memanfaatkan karakteristik ini sebagai bagian dari unsur estetika di dalam rumah.

foto: amanahfurniture.com

Namun, kalaupun tidak dalam proses unfinished, kayu jati bisa melalui tahap finishing dengan hanya menggunakan wax atau teak oil saja.

Baca juga:

Begini Cara Mengecat Kayu yang Benar, Bagus dan Awet Hasilnya!

Bagaimana, setelah membaca ulasan di atas apakah Anda tertarik menggunakan pintu jati pada hunian? 

Jika iya, jangan lupa pertimbangkan kekurangan dan kelebihannya terlebih dahulu, ya.

Semoga bermanfaat!

Author

Martha