Begini Proses Pengeringan Kayu Secara Alami dan Oven. Ketahui Juga Cara Menyimpannya!

Last update: 4 Mei 2025 4 min read
Author:

3 menit

Ada dua proses pengeringan kayu yang umum diketahui, yakni secara alami dan menggunakan oven. Ingin tahu bagaimana cara pengeringannya?

Pengeringan kayu adalah suatu proses pengeluaran air dalam kayu hingga mencapai kadar air yang seimbang dengan lingkungan di mana kayu tersebut akan digunakan.

Proses pengeringan ini bisa membebaskan kayu dari berbagai macam gangguan hingga membuat kayu jadi lebih tahan lama.

Meski demikian prosesnya tidak bisa dilakukan sembarangan agar bisa mencapai hasil yang terbaik.

Lebih lengkapnya, simak penjelasan terkait proses pengeringan kayu berikut ini, ya!

Syarat Mengeringkan Kayu

pengeringan kayu

sumber: alat-pengukur.co.id

Sebelum melakukan proses pengeringan kayu, baik secara alami maupun menggunakan oven, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi:

1. Cukup Energi Panas

Proses pengeringan kayu membutuhkan energi panas untuk menguapkan air pada kayu, khususnya kayu yang kadar airnya mencapai 30 persen.

Energi panas yang memadai dibutuhkan untuk menurunkan tingkat kelembapan kayu hingga di bawah 15 persen.

2. Cukup Kelembapan

Kelembapan dalam pengeringan kayu disesuaikan dengan jenis kayu dan tingkat kadar air dari kayu yang akan dikeringkan.

3. Sirkulasi Udara Memadai

Sirkulasi udara yang baik dapat membantu menghantarkan panas secara merata mengenai kayu pada setiap tumpukan.

Semakin cepat sirkulasi udaranya, maka semakin merata tingkat pengeringan kayunya.

Sirkulasi udara yang memadai untuk proses pengeringan adalah 2 m/detik.

Proses Pengeringan Kayu Secara Alami

Salah satu cara mengeringkan kayu yang mudah dilakukan adalah melalui proses alami tanpa menggunakan oven, sebab cara ini tidak memerlukan peralatan khusus.

Ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui dalam proses pengeringan kayu secara alami:

  • Kayu yang akan dikeringkan sebaiknya disusun secara horizontal menggunakan ganjal, lalu tumpukan paling atas diberi pemberat. Ganjal sebaiknya dibuat dari kayu sejenis dengan kayu yang dikeringkan
  • Kayu dikelompokkan berdasarkan ketebalan yang sama dan apabila memungkinkan disesuaikan dengan lebar dan panjang kayu. Kayu paling tebal sebaiknya diletakkan di paling bawah dan kayu yang lebih tipis diletakkan di atasnya
  • Ujung kayu sebaiknya dilapisi dengan lem menggunakan kuas untuk menghindari pecah pada bagian ujungnya. Lem yang bisa digunakan seperti lem kayu PVAc atau lem putih
  • Kayu sebaiknya diberi peneduh di atasnya agar tidak terkena hujan atau tersengat matahari yang terlalu panas, sehingga menyebabkan retak ujung atau melengkung
  • Untuk memaksimalkan proses pengeringan, bisa menggunakan kipas atau blower agar keringnya lebih merata
  • Selain direbahkan, pengeringan kayu juga bisa dengan cara disandarkan pada dinding secara vertikal agar air dalam kayu lebih cepat turun

Metode Pengeringan Kayu Menggunakan Oven

pengeringan kayu

builddirect.com

Selain menggunakan cara alami, proses pengeringan kayu juga bisa menggunakan oven atau mesin kiln dry.

Berikut hal-hal yang perlu kamu ketahui dalam metode ini:

  • Kayu yang akan dikeringkan sebaiknya disusun secara horizontal menggunakan ganjal, lalu tumpukan paling atas diberi pemberat. Ganjal sebaiknya dibuat dari kayu sejenis dengan kayu yang dikeringkan
  • Kayu dikelompokkan berdasarkan ketebalan yang sama dan apabila memungkinkan disesuaikan dengan lebar dan panjang kayu. Kayu paling tebal sebaiknya diletakkan di paling bawah dan kayu yang lebih tipis diletakkan di atasnya
  • Distribusi panas bisa dilakukan setelah pintu mesin pengering tertutup
  • Pada awal proses, gunakan suhu sekitar 40-50 derajat celcius, disesuaikan dengan jenis dan kondisi kayu
  • Suhu dinaikkan secara perlahan dan disesuaikan dengan tingkat penurunan kadar air
  • Apabila kayu tahan panas, setelah kadar air turun di bawah 20 persen, suhu bisa ditingkatkan ke 80 derajat celcius atau lebih
  • Kapasitas ruangan pengeringan yang ideal adalah sekiat 25 m3
  • Proses pengeringan membutuhkan pengawasan selama 24 jam
  • Untuk memudahkan pengontrolan pengeringan, bisa memasang alat thermocouple di luar ruangan
  • Jika suhu ruangan terlalu kering, segera lakukan penyemprotan dengan air

Cara Menyimpan Kayu Kering

Setelah mempelajari bagaimana proses pengeringan kayu, juga ada beberapa hal yang perlu diketahui terkait bagaimana cara menyimpan kayu kering:

  • Kayu yang sudah dikeringkan, sebaiknya diletakkan di area yang terlindung dari panas dan hujan
  • Jangan disatukan dengan tumpukan kayu basah, sebab dapat menyerap air kembali
  • Cara penumpukannya sama seperti pada saat proses pengeringan
  • Tetap jaga sirkulasi udara dan sebaiknya atap bangunan terbuat dari seng
  • Tutup ujung sortimen dengan flinkut atau cat agar air tidak kembali masuk

***

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Simak informasi menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah dijual di Tanah Abang?

Kunjungi www.99.co/id dan temukan hunian impianmu dari sekarang!

 

Membagikan panduan praktis dan informasi terpercaya, mulai dari langkah awal memiliki properti hingga tips merawat rumah agar tetap nyaman.