Ciri Rumah Eropa dan Rekomendasi Perumahannya

6 Agt 2021 - Miyanti Rahman

Ciri Rumah Eropa dan Rekomendasi Perumahannya

Foto: iStock

Gaya arsitektur dan desain rumah Eropa banyak ditemukan di seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia.

Terlebih negara kita sendiri cukup lama dijajah oleh bangsa Benua Biru, seperti Portugis, Spanyol dan Belanda.

Mereka memberikan pengaruh besar terhadap kehidupan sosial dan budaya, serta gaya arsitektur dan desain bangunan di Nusantara.

Sejumlah rumah, gedung, dan bangunan-bangunan lain peninggalan ketiga negara tersebut masih berdiri kokoh hingga saat ini.

Sehingga, tidak mengherankan apabila banyak hunian di Indonesia menggunakan gaya arsitektur dan desain rumah Eropa.

Sama seperti gaya arsitektur dan desain lainnya, rumah Eropa juga memiliki ciri khas yang berbeda dengan lainnya.

Apa saja? Yuk, simak dalam penjabaran di bawah ini.

Ciri Khas Rumah Eropa

rumah eropa

Foto: iStock

Rumah Eropa identik dengan tampilan megah, yang dihasilkan oleh perpaduan berbagai elemen.

Gaya arsitektur dan desain ini dianggap timeless, sejak zaman dulu hingga sekarang masih diminati oleh masyarakat.

Setidaknya ada tujuh ciri khas rumah Eropa, bisa kita lihat melalui bagian fasad, atap, dan berbagai elemen lainnya.

  • Fasad Berpilar

Jika kita melihat sebuah rumah, maka bagian fasadnya akan memunculkan kesan pertama.

Ciri khas rumah Eropa sendiri bisa kita identifikasi dari tampilan fasad, di mana terdapat pilar-pilar berukuran besar.

Pilar-pilar tersebut didominasi oleh bentuk silinder yang menjulang tinggi dari lantai hingga langit-langit.

Baca juga:

9 Model Pilar Rumah, Membuat Rumah Lebih Elegan dan Mewah!

  • Identik dengan Jendela Besar

Selain identik dengan pilar-pilar silinder, rumah Eropa juga identik dengan jendela berukuran besar.

Jendela berbentuk persegi panjang dengan lengkungan di bagian atasnya. Namun, ada pula jendela tanpa lengkungan.

Selain ditutup oleh kaca, jendela dilengkapi oleh teralis besi yang berguna untuk menambah keamanan rumah dan mempercantik dekorasi.

  • Memiliki Banyak Ornamen Dekorasi

Penyuka film Disney seperti Cinderella atau Beauty and The Beast mungkin suka melihat kastil dan kediaman megah milik keluarga si prince atau princess.

Meskipun ditayangkan dalam bentuk kartun, kastil dan kediaman dalam film cukup menggambarkan ornamen dekorasi rumah Eropa.

Anda akan banyak menemukan ukiran, elemen emas dan batu alam, bunga-bunga cantik, serta hiasan berupa tanaman rambat.

  • Atap Miring dan Tinggi

Rumah Eropa bentuknya bermacam-macam. Contohnya di Perancis, hunian-hunian di sana mempunyai atap berbentuk kubah dan bergaris.

Sementara di Spanyol, bentuk atap cenderung datar. Namun secara umum, rumah Eropa didominasi oleh bentuk atap miring dan tinggi.

Atap miring dan tinggi memiliki kelebihan mudah dibersihkan. Jika hujan datang, maka sampah-sampah di atap akan tersapu bersih.

  • Dilengkapi Cerobong Asap

Benua Biru memiliki empat musim, di sana akan turun salju ketika musim dingin tiba. Sehingga, ada tungku perapian dalam rumah.

Maka dari itu, cerobong asap menjadi ciri khas paling ikonik yang bisa kita temukan pada rumah Eropa.

Namun, Indonesia beriklim panas jadi cerobong asap sering ditiadakan, karena tidak fungsional.

  • Dua Lantai

Apabila Anda tinggal di wilayah dengan suhu udara tinggi seperti Kota Bekasi, memiliki rumah Eropa tampaknya cocok.

Pasalnya, rumah Eropa mempunyai langit-langit tinggi. Biasanya landed house terdiri dari dua lantai atau lebih.

Dengan langit-langit tinggi, hunian pun akan terasa lebih sejuk dan tidak terasa pengap.

  • Pintu Utama Megah

Bukan rumah Eropa namanya kalau pintu utamanya tidak megah. Umumnya menggunakan pintu kayu berukuran besar.

Biasanya pintu utama memiliki dua bukaan, lalu akan diapit oleh pilar tinggi di sisi kanan dan kirinya.

Bentuk pintunya sendiri bermacam-macam, ada yang berbentuk persegi panjang tanpa lengkungan atau dengan lengkungan pada bagian atasnya.

Baca juga:

Mengenal Lebih Jauh Rumah Gaya Victoria yang Cantik dan Menawan

Rekomendasi Rumah dengan Sentuhan Eropa

Di Eropa terdapat 50 negara yang mempunyai culture berbeda-beda. Selain itu, gaya arsitektur dan desain setiap negara pun tidak sama.

Misalnya, rumah di Perancis bentuknya berbeda jauh dengan rumah Inggris atau di Spanyol.

Nah di Indonesia sendiri, rumah Eropa paling populer antara lain yang bergaya art deco, Mediterania dan klasik.

Art Deco

rumah eropa

Gaya hias art deco lahir setelah Perang Dunia I. Gaya hias satu ini banyak diterapkan di berbagai bidang termasuk arsitektur.

Popularitas gaya art deco memuncak pada 1920. Orang-orang zaman dahulu atau zaman sekarang menganggapnya anggun dan fungsional.

Rumah dengan sentuhan art deco sendiri banyak ditemukan di tanah air, seperti rumah dalam Citraland Celebes.

Konsep dan desainnya mengembangkan gaya art deco nan mewah, tetapi selaras dengan lingkungan hijau.

Citraland Celebes berada di Kabupaten Gowa, tepatnya di Jalan Tun Abdul Razak yang terhubung dengan Kota Makassar dan Kabupaten Maros.

Mediterania

rumah eropa

Selain art deco, gaya rumah Eropa lainnya yang populer di kalangan masyarakat Indonesia adalah Mediterania.

Gaya Mediterania sendiri berasal dari negara-negara Benua Biru yang tidak jauh dari Laut Tengah, seperti Spanyol dan Yunani.

Ciri khasnya identik dengan selasar luas dan lebar, lalu ada courtyard lengkap dengan air mancur.

Sama seperti art deco, pilar juga sangat ikonik bagi rumah bergaya Mediterania terutama di Yunani.

Rumah dengan sentuhan Mediterania di Indonesia, bisa kita temukan dalam perumahan-perumahan ini.

Klasik

rumah eropa

Rumah Eropa selanjutnya identik dengan gaya arsitektur klasik yang muncul pada masa kerajaan Romawi dan Yunani Kuno.

Ukuran bangunan bergaya klasik sangat besar dan megah, sehingga melebihi kebutuhan dan fungsinya, serta memiliki komposisi yang simetris.

Pada masa kerajaan Romawi sendiri, sentuhan klasik diterapkan pada rumah tinggal, rumah peribadatan, dan balai kota.

Dalam gaya klasik, Anda akan menemukan banyak ornamen di hampir setiap sudut ruangan.

Anda ingin punya rumah besar dan megah dengan sentuhan klasik? Coba intip saja perumahan berikut.

Nah, sekarang Anda sudah tahu ciri rumah Eropa dan tidak akan sulit mencari referensi huniannya.

Jadi, lebih suka yang mana art deco, Mediterania, atau klasik?

Author:

Miyanti Rahman