
Terdapat berbagai cara untuk mempercantik pekarangan rumah, salah satunya dengan menerapkan rumput taman terbaik untuk menciptakan kesan asri.
Tidak hanya menambah estetika, rumput juga mampu menyulap halaman rumah kita menjadi ruang terbuka hijau untuk berbagai kegiatan.
Ada banyak jenis rumput yang cocok dan estetik untuk diterapkan pada halaman rumah.
Jika kamu sedang mencari yang terbaik, temukan rekomendasinya di bawah ini!
Baca juga: 8 Cara Menata Taman Depan Rumah Sederhana, Mudah dan Estetis!
Rekomendasi Rumput Taman Minimalis Terbaik
1. Rumput Fescue

Jika kamu tinggal di kawasan dataran tinggi beriklim dingin, maka rumput jenis fescue cocok diterapkan pada area pekarangan rumah.
Rumput fescue memiliki bentuk lurus pipih yang tumbuh ke atas.
Kehadirannya dapat memberi pemandangan apik pada halaman, apalagi pada pagi hari.
Namun, agar tidak mati, kamu harus rajin menyiramnya saat musim kemarau, ya.
Keunggulan:
- Tahan terhadap kondisi teduh, cocok untuk taman dengan banyak pohon.
- Memiliki tekstur halus dan warna hijau yang menarik.
- Toleran terhadap kekeringan (terutama jenis Tall Fescue) dan perawatan rendah.
2. Rumput Bahia

Nah, jika kamu tinggal di kawasan dengan iklim panas, pilihan terbaiknya adalah memasang rumput berjenis bahia di taman rumah.
Selain tahan cuaca panas, rumput ini juga memiliki tekstur yang kuat dan cocok diterapkan pada lapangan olahraga atau tempat bermain anak.
Perawatan rumput bahia juga terbilang mudah; pastikan rumput terkena sinar matahari langsung yang cukup dan jangan dipotong terlalu pendek.
Keunggulan:
- Sangat tahan terhadap kekeringan dan kondisi tanah yang kurang subur.
- Cocok untuk iklim hangat dan tahan terhadap lalu lintas kaki.
- Perawatan minimal dan tahan terhadap hama.
3. Rumput Zoysia

Sama dengan rumput bahia, rumput zoysia juga cocok diterapkan pada halaman rumah yang berada di daerah panas.
Kekurangan rumput zoysia adalah waktu tumbuhnya yang cenderung lama.
Namun, apabila sudah tumbuh, rumput ini memiliki karakteristik yang kuat dan tidak perlu dipotong secara terus-menerus.
Keunggulan:
- Tekstur padat dan lembut, memberikan tampilan karpet yang rapi.
- Tahan terhadap kekeringan, panas, dan lalu lintas tinggi.
- Pertumbuhan lambat sehingga jarang perlu dipotong.
4. Perennial Ryegrass

Sama halnya dengan rumput fescue, rumput perennial ryegrass juga lebih cocok ditanam di daerah dataran tinggi dengan iklim dingin.
Meski begitu, rumput ini juga bisa di tanam di daerah panas, karena karakternya yang dapat bertahan di cuaca panas sekalipun.
Kendati demikian, jika ditempatkan di daerah panas, maka pastikan untuk sering menyiram rumput tersebut agar tidak layu dan mati.
Keunggulan:
- Cepat tumbuh dan mudah beradaptasi, ideal untuk perbaikan taman cepat.
- Warna hijau cerah dan tekstur halus yang estetis.
- Tahan terhadap lalu lintas kaki dan cocok untuk iklim sejuk.
5. Rumput St. Augustine

Bisa dibilang, rumput St. Augustine merupakan jenis rumput yang paling sering ditemukan di halaman-halaman rumah.
Selain bibitnya mudah ditemukan di pasaran, rumput tersebut juga gampang ditanam dengan perawatan yang relatif mudah pula.
Keunggulan:
- Cocok untuk iklim hangat dan daerah pesisir karena toleran terhadap garam.
- Memberikan tampilan hijau tebal yang menarik.
- Tahan terhadap naungan parsial dan tumbuh baik di berbagai jenis tanah.
6. Kentucky Bluegrass

Kentucky bluegrass adalah jenis rumput yang hanya bisa tumbuh di daerah beriklim dingin karena tidak akan bertahan di cuaca panas.
Maka itu, jika memilih rumput ini untuk menghias halaman, pastikan rumahmu berada di kawasan perbukitan dengan iklim yang sejuk.
Selain itu, kamu juga harus rajin menyiramnya saat musim kemarau agar tidak cepat mati.
Keunggulan:
- Warna hijau tua yang kaya dan tekstur lembut, sangat estetis.
- Dapat memperbaiki diri sendiri karena sistem akar yang kuat.
- Cocok untuk iklim sejuk dan tahan terhadap penggunaan berat.
Baca juga: 10 Tips dan Contoh Taman Rumah Minimalis yang Asri
7. Rumput Centipede

Centipede adalah jenis rumput yang cocok di tanam di daerah tropis dan lembap.
Rumput ini akan tumbuh dengan baik di daerah yang sering terkena hujan tapi bersuhu hangat.
Perlu diingat, rumput ini tidak terlalu cocok jika digunakan di lapangan olahraga karena tergolong sangat mudah untuk rusak.
Kekurangan lain dari rumput centipede adalah, tumbuhan tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama untuk tumbuh sempurna.
Keunggulan:
- Perawatan sangat rendah, membutuhkan sedikit pupuk dan air.
- Tahan terhadap tanah asam dan iklim hangat.
- Pertumbuhan lambat, sehingga minim pemotongan
8. Rumput Gajah Mini

Rumput gajah termasuk rumput yang sering digunakan di stadion sepak bola.
Namun, rumput ini juga bisa ditanam pada area halaman rumah.
Jenis rumput gajah yang biasa di tanam di rumah adalah rumput gajah mini.
Karakteristik rumput ini adalah tumbuh ke samping, sehingga memiliki bentuk unik dan cantik.
Tekstur rumput gajah mini juga terbilang kuat, sehingga Anda bisa melakukan aktivitas di atasnya dengan bebas dalam cuaca apapun.
Keunggulan:
- Daun lebih kecil dan rapi dibanding rumput gajah biasa, cocok untuk taman minimalis.
- Tahan terhadap panas dan kekeringan.
- Memberikan efek hijau merata dan mudah dirawat.
9. Rumput Bermuda

Rumput bermuda juga cocok di tanam di wilayah panas.
Warna khas dari rumput bermuda adalah hijau tua, yang terlihat cantik jika terkena matahari.
Namun, rumput ini hanya dapat hidup di wilayah dengan suhu panas sampai sangat panas.
Keunggulan:
- Sangat tahan terhadap panas, kekeringan, dan lalu lintas kaki.
- Cepat tumbuh dan pulih dari kerusakan.
- Ideal untuk taman di iklim hangat dan area bermai
Baca juga: 5 Inspirasi Desain Rumah Minimalis dengan Halaman Luas
10. Rumput Babat

Jika ingin menjadikan halaman rumah sebagai lapangan golf mini, maka kamu bisa memilih rumput babat untuk melapisi pekarangan tersebut.
Rumput babat adalah jenis rumput yang biasa digunakan pada lapangan golf.
Rumput ini mampu tumbuh dengan cepat, sehingga kamu harus rutin memangkasnya.
Waktu terbaik memangkas jenis rumput ini adalah selama dua minggu sekali.
Keunggulan:
- Tumbuh rendah dan rapat, memberikan efek karpet alami.
- Mudah dirawat dan tahan terhadap kondisi tropis.
- Cocok untuk taman dekoratif dengan perawatan sederhana.
11. Rumput Sintetis

Selain rumput asli, halaman taman rumah juga bisa dihias dengan rumput sintetis.
Penerapan rumput sintetis sebagai rumput taman memiliki banyak keuntungan, salah satunya kamu tidak perlu melakukan banyak perawatan.
Selain itu, rumput sintetis juga bisa diterapkan pada di daerah beriklim apapun, lo.
Keunggulan:
- Tidak memerlukan perawatan seperti penyiraman, pemotongan, atau pemupukan.
- Tahan lama dan tahan terhadap cuaca ekstrem.
- Cocok untuk taman modern atau area dengan akses air terbatas.
***
Itulah sejumlah rekomendasi rumput taman yang cocok diterapkan pada halaman rumah.
Sedang mencari rumah atau apartemen dijual? Temukan rekomendasi terbaik dari berbagai wilayah di tanah air melalui situs properti www.99.co/id Indonesia, ya.
Semoga informasi ini bermanfaat.