
Semungil apapun bentuk dan ukurannya, setiap elemen pada rumah memiliki fungsi vital, contohnya seperti tali air.
Meski detail kecil ini sukar dilihat dari kejauhan, tetapi kehadirannya justru dapat mempercantik serta memperkukuh bangunan rumah.
Karena itu, fitur tali air di rumah tidak boleh dibuat secara sembarangan.
Perlu perhitungan yang matang, terutama terkait ukuran, posisi, dan bentuk tali air tersebut.
Bagi kamu yang belum familiar, ketahui seluk-beluk mengenai apa itu tali air di bawah ini.
Mengenal Apa Itu Tali Air

Gambar tali air dinding rumah: Instagram @kartika_hk
Tali air adalah sebuah lubang atau kanal kecil yang biasanya terdapat pada dinding rumah.
Lubang kecil ini dibuat dengan berbagai bentuk sesuai kebutuhan, bisa berupa garis panjang maupun melengkung.
Pembuatan tali air sendiri dilakukan bersamaan dengan proses pembangunan rumah.
Ukurannya memang tidak terlalu besar, berkisar 1×1 cm atau 2×1 cm saja.
Lantas, di mana biasanya tali air dipasang? Mulai dari dinding bagian luar rumah, plafon, hingga lantai rumah.
Bahkan, tidak cuma dinding luar, tali air juga bisa dibuat pada permukaan dinding dalam rumah.
Sebagai informasi, berikut fungsi tali air pada bangunan yang penting diketahui.
Fungsi Tali Air
1. Mencegah Retak dan Dinding Keropos

Gambar tali air plafon: doublecrazy.info
Fungsi tali air yang paling utama adalah mencegah terjadinya retak dan dinding keropos.
Mengapa demikian? Seperti namanya, celah yang dibuat pada permukaan dinding tersebut berguna sebagai jalur air.
Jadi, saat diguyur hujan, air tersebut dapat teraliri dengan baik agar tidak merembes pada permukaan dinding rumah.
Hal ini membuat dinding yang memiliki tali air lebih awet dan tidak mudah retak atau keropos.
2. Mengantisipasi Risiko Pemuaian dan Penyusutan
Tali air berguna sebagai “garis” pemisah antara dua material berbeda, seperti keramik dan dinding, plafon dan dinding, atau dinding dan kusen.
Hal ini bukan tanpa alasan, sebab dua material berbeda yang langsung bersinggungan berisiko lebih cepat memuai atau menyusut.
Kalaupun terjadi pemuaian atau penyusutan, celah kecil ini dapat mencegah kedua material tersebut merusak satu sama lain.
3. Menghemat Biaya Perbaikan dan Renovasi

Gambar tali air lantai: mcfaddensprovidence.com | Arsitur Studio
Retakan pada satu bagian dinding tidak akan merembet ke bagian dinding lain jika dibatasi oleh tali air.
Ini tentunya menguntungkan karena dapat menghemat biaya perbaikan dan renovasi rumah.
Proses acian juga semakin rapi karena bidang yang diaci tidak terlalu besar.
4. Membuat Bangunan Terlihat Rapi dan Estetis
Dari kejauhan, tali air akan terlihat seperti garis-garis yang menghiasi dinding rumah.
Apalagi jika dibentuk sedemikian rupa, fitur tersebut bisa menjadi dekorasi yang estetis.
Bahkan, rumah terlihat lebih rapi karena batas antara material bangunan terlihat jelas dengan adanya talir air.
Motif Tali Air Dinding Rumah
Bicara soal estetika, saat ini ada banyak motif tali air yang bisa kamu tiru untuk mempercantik bangunan rumah.
Tidak cuma fasad, berbagai motif ini juga estetis jika diterapkan sebagai dekorasi interior pada dinding bagian dalam.
Sebagai inspirasi, berikut sejumlah motif tali air untuk dindin rumah yang menarik diaplikasikan.
1. Tali Air Dinding Minimalis

Sumber gambar: Instagram @rumah.valge
Motif tali air minimalis terbilang sederhana, biasanya hanya berupa haris horizontal maupun vertikal.
Namun, motif semacam ini sanggup membuat tampilan fasad menjadi lebih menarik.
Contohnya seperti gambar di atas, meski didominasi oleh warna putih, tetapi fasad rumah tersebut tidak tampak membosankan berkat kehadiran tali air.
Bahkan, fitur sederhana ini mampu memperkuat kesan klasik pada desain eskterior rumah.
2. Tali Air Dinding Minimalis Modern

Sumber gambar: pro-design.us
Berbeda dengan sebelumnya, motif tali air ini terlihat cukup modern dengan kombinasi garis horizontal dan vertikal.
Meski panjang masing-masing garis tidak sama, tetapi motifnya yang sederhana membuat tali air tersebut tampak rapi.
Tidak cuma minimalis, motif semacam ini juga cocok diaplikasikan pada rumah bergaya industrial.
Namun, untuk rumah industrial, aplikasikan tali air pada dinding kamprot atau semen ekspos agar terlihat unfinished.
3. Tali Air Dinding Kamprot

Sumber gambar: Instagram @dihunian_
Ini merupakan contoh pengaplikasikan tali air yang estetis pada dinding kamprot.
Tidak perlu motif yang rumit, bentuk kotak sederhana saja sudah membuat tampilannya lebih menarik.
Bagi yang belum tahu, kamprot adalah jenis finishing dinding yang menghasilkan permukaan bertekstur kasar.
Motif semacam ini memang sedang digandrungi, cocok diaplikasikan pada dinding bagian luar rumah.
4. Tali Air Dinding Semen Ekspos

Sumber gambar: Instagram @yoi.house
Tidak cuma kamprot, dinding semen ekspos juga sedang digandrungi oleh masyarakat.
Memiliki kesan unfinished, dinding semacam ini bisa diterapkan pada area dalam maupun luar rumah.
Agar tampak lebih keren, aplikasikan motif tali air minimalis pada permukaan dinding tersebut.
Pastikan jarak masing-masing celah cukup jarang, agar bentuk yang dihasilkan tidak terlalu ramai dan norak.
5. Tali Air Dinding Bagian Dalam

Sumber gambar: AliExpress
Terakhir, ada contoh tali air pada dinding dalam rumah yang estetis.
Berbeda dengan motif sebelumnya, fitur tersebut dibuat dengan bentuk yang lebih rumit berupa geometris.
Karena bentuknya yang artistik, tali air ini lebih cocok diterapkan sebagai elemen dekorasi rumah.
Kamu bisa mengaplikasikannya pada dinding bagian dalam maupun luar rumah.
Cara Membuat Tali Air Dinding
Seperti yang telah disebutkan, tali air pada dasarnya dibuat oleh tukang saat proses pembangunan rumah.
Karena itu, kamu tidak perlu membuatnya sendiri, tetapi carilah tukang profesional yang mampu mengerjakan tugas tersebut dengan baik.
Namun, jika kamu ingin belajar, berikut langkah-langkah membuat tali air dinding yang bisa diikuti:
- Siapkan peralatan dan bahan seperti palu, lem konstruksi, bahan plamir dinding, cat tembok dan plat aluminium
- Ukur dengan teliti lokasi di mana jalur air akan ditempatkan, pastikan ukuran yang akurat untuk pemasangan yang tepat
- Potong plat aluminium sesuai dengan ukuran yang diinginkan
- Tempelkan potongan aluminium menggunakan lem konstruksi berkualitas untuk memastikan pemasangan yang kuat dan tahan lama
- Pastikan kanal yang dipasang tidak bergeser untuk menghindari retakan pada dinding
- Tambahkan paku pada sudut tertentu untuk memperkuat dan menjaganya tetap stabil
- Bersihkan debu dan kotoran yang menempel pada kanal
- Oleskan cairan plamir pada area yang perlu dirapikan
- Setelah kering, lanjut ke proses pengecatan atau pengaplikasian keramik sesuai kebutuhan.
Bagaimana, cukup mudahkan membuat tali air dinding di rumah?
Semoga ulasan di atas bermanfaat, ya.
Selamat mencoba!
*Cover image: Arsitur Studio