9 Tanaman Pagar Tinggi yang Cepat Tumbuh dan Mudah Dirawat

Last update: 26 Maret 2025 4 min read
Author:

Ada banyak manfaat memelihara tanaman pagar tinggi di lingkungan tempat tinggal.

Selain memberi keasrian, tanaman ini juga bisa difungsikan sebagai pelindung rumah.

Dalam konteks keamanan, tanaman pagar tinggi ampuh menghalangi pandangan orang dari luar.

Lalu, dalam konteks lingkungan, pagar hidup ini berguna sebagai penahan angin dan peredam bising.

Apalagi saat ini, ada banyak tanaman pagar tinggi yang bentuknya estetis sebagai ornamen hunian.

Jika tertarik, berikut beberapa jenisnya yang cepat tumbuh dan mudah dirawat.

Baca juga: 9 Tanaman Hias dalam Rumah Cantik dan Minim Perawatan

Cemara Kipas (Thuja orientalis)

cemara kipas

Sumber gambar: Exotic Flora

Cemara kipas adalah tanaman yang sering digunakan sebagai pagar hidup.

Tanaman ini bisa tumbuh dalam waktu singkat dengan bentuk yang cukup rimbun.

Daunnya berwarna hijau segar dengan tekstur yang lembut.

Selain itu, cemara kipas tahan terhadap berbagai kondisi cuaca.

Dengan perawatan sederhana, tanaman ini akan membentuk pagar hijau yang indah dan rapat.

Bambu Jepang (Bambusa multiplex)

bambu jepang

Sumber gambar: GardensOnline

Bambu Jepang dikenal dengan pertumbuhannya yang sangat cepat.

Bahkan, tanaman ini juga memiliki daya tahan tinggi terhadap berbagai kondisi tanah.

Selain melindungi privasi rumah, bambu Jepang juga mempunyai daya serap suara yang baik.

Batangnya yang ramping dan kuat mampu menciptakan tampilan modern dan alami pada hunian.

Tanaman ini cocok untuk pemula karena minim perawatan dan tidak perlu terlalu sering dipangkas.

Teh-tehan (Acalypha siamensis)

teh tehan

Sumber gambar: Flickr @Nelindah

Teh-tehan adalah tanaman pagar tinggi yang sangat populer di masyarakat.

Pertumbuhannya tergolong cepat dan mudah dibentuk.

Daun tanaman ini kecil tapi lebat, sehingga mampu memberi efek tertutup sebagai pagar.

Warna hijaunya yang segar membuat lingkungan rumah terlihat lebih asri dan alami.

Tanaman ini tidak memerlukan perawatan khusus, selain pemangkasan rutin agar tetap rapi.

Teh-tehan juga tahan terhadap kondisi panas sehingga tepat untuk daerah tropis seperti Indonesia.

Ketapang Kencana (Terminalia mantaly)

ketapang kencana

Sumber gambar: IndiaMART

Ketapang kencana merupakan pohon yang dapat tumbuh dengan cepat dan membentuk pagar alami.

Daunnya tersusun rapi dalam pola bertingkat, sehingga mampu menciptakan tampilan yang teduh.

Pohon ini tahan terhadap berbagai kondisi cuaca dan tidak perlu dirawat secara berlebihan.

Selain itu, ketapang kencana juga bisa membantu mengurangi polusi udara di sekitar rumah.

Untuk hasil yang maksimal, tanamlah pohon ini dengan jarak yang cukup lebar satu dengan lainnya.

Pucuk Merah (Syzygium oleina)

pucuk merah

Sumber gambar: Polybagmurah.com

Memiliki daun yang cantik, banyak orang memanfaatkan pucuk merah sebagai tanaman pagar tinggi.

Warnanya beraneka ragam, mulai dari merah cerah hingga hijau tua.

Selain memiliki tampilan menarik, tanaman ini juga tumbuh dengan cepat dan mudah dibentuk.

Pucuk merah dapat berkembang biak hingga setinggi 3-5 meter.

Tanaman ini juga tahan terhadap berbagai kondisi cuaca dan tidak memerlukan perawatan rumit.

Boxwood (Buxus sempervirens)

boxwood

Sumber gambar: Plants Express

Boxwood adalah semak hijau yang sering digunakan sebagai pagar alami.

Bentuknya padat dan mudah dipangkas, cukup cepat tumbuh dengan ketinggian 2-4 meter.

Selain itu, boxwood memiliki daya tahan tinggi terhadap berbagai kondisi cuaca.

Namun, pemangkasan rutin diperlukan untuk menjaga bentuknya agar tetap rapi dan menarik.

Bay Leaf (Laurus nobilis)

daun sirih

Sumber gambar: Innocenti & Mangoni piante

Bay leaf atau daun salam juga cocok dijadikan sebagai pagar hidup, lho.

Bahkan, tumbuhan ini juga sebagai bumbu dapur untuk berbagai masakan Indonesia.

Bay leaf memiliki pertumbuhan cepat dengan bentuk daun yang menarik.

Selain memberi privasi, bay leaf juga mengeluarkan aroma khas yang mampu menyegarkan udara.

Perawatannya cukup mudah, hanya membutuhkan penyiraman teratur dan pemangkasan.

Kembang Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis)

kembang sepatu

Kembang sepatu memiliki bunga berukuran besar dengan warna yang cerah.

Selain berfungsi sebagai pembatas alami, tanaman ini juga memberikan daya tarik visual pada fasad rumah.

Pertumbuhannya cukup cepat, terutama jika mendapat sinar matahari cukup dan disiram secara rutin.

Dengan pemangkasan berkala, pagar alami ini akan tetap rapi dan berbunga sepanjang tahun.

Tanjung (Mimusops elengi)

pohon tanjung

Sumber gambar: Wikipedia

Terakhir, tanaman pagar tinggi yang bisa kamu pilih adalah pohon tanjung.

Tanjung memiliki pertumbuhan daun yang cepat lebat dan cukup lebat.

Selain memberi privasi, tanaman ini juga mengeluarkan aroma harum yang menyegarkan.

Pohon tanjung juga tahan terhadap berbagai kondisi cuaca sehingga mudah dirawat.

Baca juga: 20 Tanaman Hias Depan Rumah yang Cantik dan Bawa Hoki

Itulah beberapa jenis tanaman pagar tinggi yang bisa dipilih sebagai ornamen rumah.

Semoga informasi di atas bermanfaat, ya.

 

Mengawali karir sebagai Copywriter/Content Writer, Yuhan saat ini bertanggung jawab sebagai Content Editor untuk konten Panduan dan berbagai halaman lain di 99.co Indonesia. Dengan pengalaman +4 tahun, ia memiliki pengetahuan mumpuni dalam membuat konten yang informatif khususnya pada kategori properti. Tidak puas dengan menulis dan menyunting, Yuhan juga memperdalam kemampuannya dengan mempelajari User Experience (UX) dan digital marketing.