6 Tips Bangun Kolam Renang Lantai 2 yang Aman

Last update: 19 November 2025 4 min read
Author:

Membangun kolam renang di lantai 2 tentu memiliki tantangan yang berbeda dibandingkan dengan kolam renang di lantai dasar.

Jika kamu ingin memiliki kolam renang pribadi tapi lahan di rumah sudah terbatas, area lantai dua atau rooftop bisa menjadi solusi menarik.

Selain menambah nilai estetika, kolam renang di lantai dua juga memberikan pengalaman bersantai yang lebih eksklusif.

Namun, sebelum membangunnya, kamu perlu memperhatikan kekuatan struktur, ukuran kolam, hingga sistem kedap air agar tidak menimbulkan kebocoran atau kerusakan pada bangunan.

Penasaran apa saja yang harus dipersiapkan? Yuk, simak tips lengkap membangun kolam renang di lantai dua di bawah ini!

Tips Bangun Kolam Renang di Lantai 2

Tips Bangun Kolam Renang di Lantai 2
Sumber: Trendir.com

1. Pilih Lokasi Tepat

Tips bangun kolam renang di lantai dua pertama adalah memilih lokasi yang tepat terlebih dahulu.

Kamu dapat memilih lokasi yang tempatnya paling logis dan aman untuk dipasang kolam renang.

Misalnya, lokasi di sisi paling ujung lahan rumah atau lokasi dengan fondasi rumah paling kuat.

Baca juga: 9 Desain Kolam Renang Anak untuk Rumah Kecil (Gambar HD)

2. Tentukan Ukuran Kolam Renang 

Ukuran kolam renang juga sangat penting untuk dipertimbangkan dalam membangun kolam renang di lantai dua atau lantai atas rumah.

Beberapa bentuk kolam renang, seperti kolam renang underground tentunya kurang cocok untuk konsep roof pool.

Selain ukuran kolam, kedalaman kolam juga dapat memengaruhi ketebalan fondasi rumah.

Jangan sampai konstruksi rumahmu tidak kuat menahan volume air yang ada sehingga pikirkan baik-baik ukuran kolam renang sebelum membangunnya.

Jika kamu kesulitan dalam perancangan kolam renang, kamu dapat meminta bantuan pada kontraktor dan membiarkan mereka mengerjakan pembangunan.

3. Bangun Fondasi yang Benar

Sudah dipastikan bahwa kolam renang membutuhkan fondasi yang baik agar dapat menahan ribuan volume air yang ada pada kolam.

Jika fondasi yang dibuat tidak kuat, akan terjadi kebocoran atau bahkan kerusakan pada hunian.

Oleh karena itu, pastikan kamu menggunakan fondasi cor beton yang telah teruji bebannya agar fondasi dapat menahan beban volume air.

4. Pilih Desain Kolam

Pastikan kamu sudah merencanakan sistem dan desain kolam renang sebelum eksekusi pembangunan.

Beberapa hal yang sudah harus kamu siapkan di antaranya adalah ukuran kolam, sistem sirkulasi, penempatan sirkulasi, dinding pembatas kolam, dan lain sebagainya.

Pemilihan desain yang benar dapat memengaruhi kemudahan pembangunan kolam serta perawatan kolam.

Kamu dapat melakukan konsultasi dengan kontraktor untuk memastikan dan merencanakan hal ini.

5. Coating dan Waterproofing

Setelah fondasi dibuat dengan konstruksi yang benar, langkah pembangunan berikutnya adalah melakukan pelapisan atau coating kolam dengan bahan antiair.

Pelapisan menggunakan bahan antiair diperlukan untuk mencegah kebocoran yang bisa muncul dari kolam.

Kamu dapat memilih bahan coating antiair yang sama dengan coating kolam renang pada umumnya.

6. Pasang Keramik dan Decking

Hal terakhir dalam pembuatan kolam renang adalah pemasangan keramik dan decking kolam.

Pemasangan keramik kolam lantai dua tidak jauh berbeda dengan pemasangan keramik kolam pada umumnya.

Kamu dapat memilih keramik dengan pola dan warna yang paling kamu inginkan.

Namun, ada baiknya menggunakan keramik berwarna biru atau biru tua agar tampilan air pada kolam renang terlihat lebih indah.

Setelah keramik terpasang, kamu tinggal menambahkan decking pada pinggiran kolam renang.

Umumnya orang-orang memilih decking dari material kayu, keramik, dan cornwood.

Pastikan decking terpasang secukupnya saja agar kamu dapat menghemat anggaran.

Tantangan Membuat Kolam Renang Lantai 2

Tantangan Membuat Kolam Renang Lantai 2
Sumber: Booking.com

Membangun kolam renang di lantai 2 memang terdengar menarik, tapi ada beberapa tantangan penting yang perlu diperhatikan:

  • Struktur bangunan harus benar-benar kuat untuk menahan beban air dan aktivitas di atasnya.
  • Tata letak kolam harus direncanakan dengan cermat karena area lantai atas biasanya lebih terbatas.
  • Terkadang, ada biaya tambahan untuk penguatan struktur dan sistem kedap air yang aman.

Baca juga: 10 Desain Kolam Renang di Lahan Sempit, Cocok untuk Hunian!

Itulah tips serta tantangan memiliki kolam renang lantai 2.

Semoga membantu!

***Header: Freepik.com/mrsiraphol

 

Penulis di 99 Group. Memiliki pengalaman menulis di bidang kesehatan, gaya hidup, fashion, teknologi, pendidikan, hingga properti. Hobi membuat digital collage art.