
Memperhatikan tips memilih keramik lantai teras sangat penting untuk diperhatikan.
Pasalnya, keramik akan langsung menghadapi panas terik matahari, hujan, hingga debu dan polusi.
Agar lantai teras tetap kuat sekaligus menawan, penting untuk memilih keramik yang tepat.
Tegel ideal untuk eksterior harus tahan lama dan mampu menghadapi segala perubahan cuaca, tapi tetap mempercantik tampilan rumah.
Karena itulah, proses memilihnya bisa terasa tricky bagi banyak orang.
Daripada bingung sendiri, simak dulu tips memilih keramik lantai teras di bawah ini, ya!
Tips Memilih Keramik Lantai Teras Ideal di Rumah
1. Pilih Permukaan yang Tidak Licin
Meski biasanya area teras tertutup oleh ujung atap, risiko tempias tetap tinggi di musim hujan.
Apalagi, lumpur dari alas kaki pun bisa menempel atau bahkan menggenang di permukaannya.
Oleh sebab itu, sebaiknya pilih keramik yang permukaannya tidak akan terasa licin setelah terkena air.
Tipe keramik dengan permukaan kasar dikenal juga dengan istilah matte.
Kamu bisa dengan mudah menemukannya di berbagai toko bangunan sekitar rumah.
Namun, jika area teras memang terlindung sempurna oleh atap, bisa saja kamu menggunakan keramik glossy.
Baca juga: Daftar Harga Borongan Pasang Keramik per M2 Terbaru
2. Pastikan Motifnya Senada dengan Desain Fasad
Tips memilih keramik lantai teras berikutnya adalah menyelaraskan motifnya dengan desain fasad.
Apabila hunianmu mengusung konsep industrial, gunakan keramik lantai warna hitam, abu, dan lainnya.
Tujuannya adalah agar tampilan eksterior rumah terlihat lebih selaras dan menawan.
Dengan begitu, nilai estetika hunian pun akan meningkat dengan sendirinya.
3. Hitung Luas Area Teras Terlebih Dahulu
Sebelum membeli keramik lantai, pastikan kamu sudah menghitung luas area teras di rumah.
Ini penting untuk memudahkan proses pencarian serta pemilihan keramik.
Luas teras akan berpengaruh pada ukuran keramik yang kamu gunakan.
Apabila lahan teras terbilang kecil, hindari memilih keramik berukuran besar.
Lebih baik menggunakan keramik berukuran 30×30 cm atau 40×40 cm saja.
Ini karena keramik besar justru akan memperkuat kesan kecil serta sempit di teras.
Sebagai catatan, menghitung luas lantai juga dapat membantumu menentukan kebutuhan keramik.
Dengan begitu, kamu bisa lebih leluasa mengatur bujet untuk pembelian material bangunan.
4. Gunakan Keramik dengan Porositas Rendah

Jangan hanya fokus pada motif, pertimbangkan juga daya tahan keramik untuk teras.
Keramik untuk eksterior idealnya memiliki tingkat porositas rendah.
Dengan begitu, kemampuan menyerap air dan risiko permukaan keramik tergores akan lebih kecil.
Salah satu material yang bisa kamu pertimbangkan adalah batu alam seperti granit.
5. Pilih Keramik Lantai yang Tebal
Kemudian, pilih keramik dengan ketebalan yang tinggi untuk eksterior.
Semakin tebal tegel lantai, akan semakin panjang pula usia pakainya.
Tidak hanya itu, keramik tebal akan lebih mudah dan praktis untuk kamu pasang.
Artinya, kamu bisa memangkas waktu pembangunan agar menjadi lebih efektif.
6. Sesuaikan dengan Anggaran
Tips memilih keramik lantai teras rumah selanjutnya adalah menyesuaikannya dengan anggaran.
Hal tersebut dilakukan agar anggaran yang telah direncanakan tidak membengkak.
Kamu bisa membandingkan keramik lantai di berbagai toko untuk bisa mendapatkan harga terbaik.
7. Pilih Warna yang Sesuai
Jangan sembarangan memilih warna keramik lantai karena hasilnya bisa kurang menarik.
Sebaiknya, pilih warna keramik lantai yang sesuai dengan gaya interior ruangan.
Jika interiornya minimalis, warna putih atau krem akan sangat cocok.
Sedangkan untuk interior yang cenderung elegan, warna gelap seperti hitam atau abu-abu bisa menjadi pilihan tepat.
Baca juga: 10 Rekomendasi Merek Keramik Terbaik untuk Lantai dan Dinding Rumah Disertai Harganya
Demikian ulasan mengenai tips memilih keramik lantai.
Semoga membantu, ya!
