
Memiliki mushola di dalam rumah menjadi impian banyak keluarga muslim karena dapat menghadirkan suasana ibadah yang lebih nyaman dan khusyuk.
Mushola atau musala merupakan ruangan khusus yang digunakan untuk salat, mengaji, hingga berdoa sehingga penataannya tidak bisa dilakukan sembarangan.
Menurut Majalah Mata Air Edisi 36, mushola di rumah bahkan disebut sebagai masjidul bait, yang berarti “masjid kecil dalam rumah”.
Maka dari itu, ukuran dan penempatannya perlu diperhatikan agar fungsi ibadah tetap berjalan optimal.
Lalu, apakah ada aturan khusus mengenai ukuran mushola dalam rumah? Berikut penjelasan lengkapnya!
Hukum Mushola dalam Rumah
Hukum mushola dalam rumah adalah sunah.
Pasalnya, orang terdahulu memiliki masjidul bait dalam rumah.
Menurut Majalah Mata Air Edisi 36, dalam sebuah hadis, Rasulullah menganjurkan agar umat Islam membangun ruangan khusus sebagai tempat beribadah.
“Rumah yang didalamnya terdapat ruang masjid akan menghadirkan suasana kejiwaan yang tenang, nyaman, berkah, dan penuh kasih sayang sebagaimana kata rumah yang diambil ari kata ‘sakan’ atau ‘maskan’ yang satu akar dengan kata ‘sakinah’ yang artinya ketenangan,” tulis majalah tersebut.
Sementara itu, Ibnu Rajab dalam kitab Fathul Bari menjelaskan bahwa masjidul bait kerap didirikan oleh orang-orang terdahulu.
“Masjid-masjid rumah adalah tempat-tempat salat di rumah. Dahulu merupakan kebiasaan para salaf menjadikan (salah satu ruangan) rumahnya sebagai tempat khusus untuk salat di dalamnya.”
Sementara itu, Ustaz Abdul Somad mengatakan bahwa umat Islam disarankan memiliki ruangan khusus salat di rumah jika memungkinkan.
“Buatlah di dalam rumah itu ada tempat salat. Gunanya bisa untuk salat Tahajud, Dhuha, salat Witir. Sementara salat wajib bagi laki-laki bisa di masjid [dengan berjamaah],” katanya.
Nah, bagi kamu yang berencana membuat mushola dalam rumah, perhatikan ukurannya agar bisa memberikan rasa nyaman dan khusyuk saat beribadah.
Baca juga: 7 Inspirasi Denah Rumah 4 Kamar 1 Mushola agar Ibadah Nyaman
Berapa Ukuran Mushola Standar dalam Rumah?
Tidak ada hadis atau riwayat yang menjelaskan tentang ukuran mushola dalam rumah.
Hanya saja, ukuran musala sebaiknya dibuat sesuai kebutuhan.
Lantas, berapa ukuran mushola dalam rumah?
Untuk rumah minimalis yang tidak terlalu luas, ukuran mushola dalam rumah umumnya 0,7 m x 1,4 m untuk satu orang.
Sementara itu, ukuran mushola untuk 2 orang idealnya 1,5 m x 2,5 m.
Adapun, ukuran mushola dalam rumah untuk 4 orang atau 3 orang per saf, bisa mempertimbangkan ukuran 2,5 m x 4 m.
Menurut buku Menyiasati Ruang Sempit yang disusun oleh Sukirno, membuat musala sangat mungkin dibangun pada area sisa ruang bangunan.
Namun, pembangunan musala wajib berorientasi ke arah barat yang kapasitasnya memungkinkan cukup untuk salat berjamaah keluarga.
“Contoh rancangan mushola dengan luasan terbatas dapat direncanakan terbuka berukuran 1,5 m x 2,5 m,” tulisnya.
Untuk mempercantik mushola dalam rumah, kamu juga bisa menatanya dengan hiasan kaligrafi Islami, jadwal salat, hingga meja nakas kecil untuk menyimpan Al-Qur.’an atau sajadah.
Inspirasi Ukuran Mushola dalam Rumah
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, tidak ada patokan khusus mengenai ukuran mushola dalam rumah.
Pasalnya, menurut buku 99 Inspirasi Warna Interior Rumah Tinggal yang ditulis Wirania Swasty, kamu bisa membuat mushola dalam rumah dengan menyesuaikan luas bangunan rumah.
Jadi, kalau rumah tinggal cukup luas, tak ada salahnya memfungsikan area tersebut sebagai musala terlebih jika banyak area kosong dalam rumah yang pemanfaatannya belum maksimal.
Nah, salah satu rekomendasi ukuran mushola di rumah adalah 1,5 m x 2,5 m.
Ukuran tersebut memang tidak terlalu besar, namun cocok untuk hunian minimalis type 36 atau 45.
Mushola 1,5 m x 2,5 m bisa digunakan untuk 2 orang sehingga kamu bisa salat berjamaah bersama keluarga.
Selain itu, supaya mushola dalam rumah terlihat lebih nyaman dan indah, kamu juga bisa merancang desain mushola sesuai keinginan, seperti musala dari pemilik Instagram @rdyunita.
Dengan ukuran 1,5 m x 2,5 m, desain mushola tersebut tampak manis, hangat, indah, dan nyaman.
Lantai musala dibuat lebih tinggi dengan menggunakan deck warna cokelat atau oak.
Sementara itu, ketinggian area musala dari lantai ke plafon mencapai 2,8 m.
Untuk cat, kamu bisa memilih warna dinding putih agar terlihat lebih bersih dan hangat karena dipadukan dengan warna cokelat.
Sementara itu, dekorasinya berupa hiasan bernuansa islami yang dilengkapi meja kecil untuk menyimpan Al-Qur.’an dan sajadah di antara sudutnya.
FAQ
Apakah boleh membangun mushola dekat kamar mandi?
Sebaiknya, mushola tidak diletakkan terlalu dekat dengan kamar mandi agar kebersihan dan kesucian area ibadah tetap terjaga.
Bagaimana letak mushola dalam rumah yang baik?
Mushola sebaiknya ditempatkan di area yang tenang dan jauh dari sumber kebisingan.
Jika berada dekat dengan area yang ramai, gunakan partisi atau sekat untuk meredam suara dan menjaga kekhusyukan beribadah.
Baca juga: 10 Desain Mushola Rumah Minimalis yang Cantik dan Nyaman
Itulah ukuran mushola dalam rumah yang ideal.
Semoga membantu!
***Header: YouTube/Yunita Rahayu Dewi


