
Ada banyak cara merancang ventilasi kamar tidur tanpa jendela supaya ruangan tetap sehat dan tidak pengap.
Jendela menjadi elemen penting dalam sebuah ruangan.
Ia berfungsi sebagai ventilasi untuk mengalirkan udara dari dalam ke luar ruangan dan sebaliknya.
Idealnya, setiap ruangan mempunyai jendela yang cukup, terutama di dalam kamar tidur.
Meski begitu, tidak sedikit kamar yang dibangun tanpa menggunakan jendela, khususnya di pemukiman padat penduduk.
Akibatnya, sirkulasi udara kamar menjadi terhambat, ruangan pun terasa lembap dan pengap.
Untuk mengatasinya, sebagian orang memasang ventilasi kamar tidur tanpa jendela.
Berikut beberapa jenisnya yang sering digunakan oleh masyarakat.
Jenis-Jenis Ventilasi di Kamar Tanpa Jendela
1. Skylight Rumah
Cara pertama untuk menghadirkan sirkulasi udara yang baik ke dalam kamar tanpa jendela adalah dengan memasang skylight rumah.
Selain bisa mengalirkan udara segar dari luar, keberadaan jenis ventilasi ini bisa menjadi opsi pencahayaan kamar tidur tanpa jendela.
Maka itu, skylight menjadi opsi terdepan untuk menyiasati risiko pengap pada kamar tanpa jendela.
2. Lubang Ventilasi
Foto: Remodelista
Cara kedua menghadirkan sirkulasi udara kamar tanpa jendela, yaitu dengan membuat lubang ventilasi.
Kamu bisa membuat lubang kecil seperti contoh di atas, atau membuat jalur udara yang lebih panjang.
Walau tampak kecil, lubang udara di kamar dapat mengatasi kamar yang pengap.
Supaya tampilannya bagus, kamu bisa membuat lubang ventilasi dengan bentuk yang lebih bervariasi.
3. Kipas Plafon atau Kipas Portabel
Langkah membuat sirkulasi udara kamar tanpa jendela berikutnya adalah dengan memasang kipas angin di plafon rumah.
Pemasangan kipas di plafon dipercaya efektif mengatur aliran udara, termasuk di ruangan yang kecil seperti kamar tidur.
Tidak hanya kipas plafon, kamu juga dapat memakai kipas portabel.
Letakkan kipas portabel di dekat pintu atau ujung ruangan, agar tidak tersenggol oleh orang yang lewat.
Namun, sebagai saran, jangan hidupkan kipas secara terus-menerus.
Pasalnya, embusan angin dari kipas yang terkena langsung ke badan bisa menimbulkan berbagai gangguan kesehatan.
4. Exhaust Fan
Selain kipas, pilihan ventilasi kamar tidur tanpa jendela lainnya adalah exhaust fan.
Penggunaan alat ini pun sering ditemukan dalam desain kamar tidur minimalis tanpa jendela.
Keunggulan exhaust fan adalah mampu menyedot udara kotor dari dalam kamar, lalu membuangnya ke luar.
Bukan hanya kamar tidur, exhaust fan bisa dipasang di kamar mandi minimalis dan dapur tanpa ventilasi.
5. Dehumidifier
Dehumidifier adalah sebuah alat yang berfungsi untuk menjaga kelembapan di sebuah ruangan.
Ia bekerja dengan cara menarik udara di dalam ruangan untuk mengurangi kelembapan berlebih.
Udara yang ditarik tersebut akan dilepaskan menjadi udara yang lebih kering.
Maka itu, dehumidifier bisa kamu pasang di dalam kamar tidur tanpa jendela.
Beberapa produk dehumidifier bahkan mampu menyaring debu dan polutan berbahaya.
Selain di kamar, kamu bisa menyimpan dehumidifier di area-area rumah yang tingkat kelembapannya tinggi.
6. Evaporative Air Cooler
Foto: Welp Magazine
Sekilas, mesin ini mirip dengan dehumidifier.
Bedanya, evaporative air cooler dapat menurunkan suhu dan mengatur tingkat kelembapan ruangan.
Kamu dapat memasukkan es atau air ke dalam tangki, yang nantinya akan diubah menjadi hembusan udara dingin untuk disebarkan ke seluruh kamar.
Evaporative air cooler sangat cocok diterapkan ke dalam desain kamar tidur 3×3 tanpa jendela.
Tips agar Kamar Tidur Tidak Pengap
Selain menggunakan beragam jenis ventilasi di atas, ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar kamar tidur tidak pengap.
Meski sederhana, berbagai cara ini terbilang ampuh untuk membuat kamar semakin nyaman dan lapang.
1. Tempatkan Tanaman Hijau
Foto: Snake Plant Care
Tanaman hijau memang ampuh untuk menyerap udara panas dan pengap di dalam kamar tidur.
Selain itu, udara kotor yang terserap akan dikeluarkan menjadi oksigen, sehingga sangat baik bagi kesehatan.
Beberapa tanaman hijau indoor yang diketahui mampu membersihkan udara di dalam kamar, ialah:
- Bunga krisan
- Lidah buaya
- Daun ivi
- Lidah Mertua
- Lili Paris.
2. Senantiasa Membuka Pintu
Meski telah menggunakan ventilasi kamar tidur tanpa jendela, ruangan tetap terasa pengap jika pintu tidak senantiasa dibuka.
Dengan rajin membuka pintu, sirkulasi udara di dalam kamar menjadi lebih lancar dan segar.
Tidak cuma pengap, hal ini juga meminimalisasi risiko terjadinya lembap.
3. Gunakan Cat dengan Warna Terang
Persoalan kamar tanpa jendela bukan cuma tentang sirkulasi udaranya.
Namun, kamar tidur tanpa jendela identik dengan ruangan yang gelap.
Untuk mengatasinya, kamu bisa mengecat kamar dengan warna-warna terang dan netral, atau kombinasi antara keduanya.
Pilihan warna cat tersebut misalnya putih, krem, atau kuning muda.
Warna-warna ini dipercaya ampuh membuat kamar tidur terasa lebih lapang sekaligus terang.
4. Pilih Furnitur yang Tepat
Terakhir, jika kamu sudah memasang salah satu dari ventilasi kamar tidur tanpa jendela di atas, lanjutkan dengan memilih furnitur yang tepat.
Maksudnya kamu harus menghindari penggunaan furnitur atau perabotan secara berlebihan.
Pasalnya, penumpukan furnitur dapat membuat kamar menjadi sumpek dan terkesan sempit.
Pakailah perabot multifungsi dengan bentuk minimalis, sehingga ruangan terlihat kompak, nyaman dan lapang.
Bagaimana, cukup mudahkan cara membuat kamar agar tidak pengap.
Selamat mencoba!


