10 Cara Memasang Wallpaper untuk Dinding Lembab beserta Jenis dan Harganya

Last update: 26 Maret 2025 5 min read
Author:

Tembok lembab apa bisa dipasang wallpaper? Pertanyaan yang agaknya lumrah diajukan oleh semua pemilik rumah.

Dinding lembab umumnya disebabkan oleh adanya rembesan air karena hujan.

Maka itu, permasalahan tersebut sering kali terjadi pada musim penghujan. 

Meski lumrah, tetapi ini merupakan permasalahan yang cukup menjengkelkan. 

Pasalnya, dinding lembab bisa merusak cat tembok, sehingga dinding jadi terlihat kotor dan kurang sedap dipandang. 

Beberapa cara bisa dilakukan untuk melindungi dinding lembab, salah satunya memasang wallpaper dinding rumah

Karena itu, terkait pertanyaan tembok lembab apa bisa dipasang wallpaper? Jawabannya bisa. 

Berikut cara memasang wallpaper untuk tembok lembab. 

Cara Memasang Wallpaper untuk Tembok Lembab

Cara Memasang Wallpaper untuk Tembok Lembab
Foto: Country Selector

Pemasangan wallpaper untuk dinding lembab tidak boleh dilakukan sembarangan.

Ada beberapa langkah yang harus diikuti agar wallpaper tersebut terpasang sempurna.

Berikut tata cara memasang wallpaper untuk dinding yang lembab:

  1. Identifikasi penyebab dinding lembab dan atasi dinding lembab.
  2. Setelah sumber kelembaban ditangani, aplikasikan cat primer khusus yang dapat membantu mengurangi kelembaban pada dinding dan membuat wallpaper lebih mudah menempel. Pilih primer yang sesuai dengan bahan wallpaper yang akan digunakan.
  3. Pastikan dinding dalam kondisi bersih dan kering sebelum memasang wallpaper.
  4. Bersihkan debu dan kotoran dari dinding, lalu pastikan kalau kelembabannya sudah berkurang.
  5. Pilih jenis wallpaper yang tepat, sebab ada beberapa jenis yang lebih tahan terhadap kelembaban dan mudah untuk dibersihkan.
  6. Selanjutnya, ukur dan potong wallpaper sesuai ukuran yang dibutuhkan.
  7. Potong wallpaper dengan beberapa sentimeter ekstra di setiap sisi, demi memastikan adanya ruang untuk kesalahan dan pergeseran.
  8. Oleskan lem wallpaper untuk dinding lembab secara merata, lalu pastikan lem tersebut dioleskan tidak terlalu tebal.
  9. Tempel wallpaper ke dinding dengan hati-hati, mulai dari atas lalu turun ke bawah.
  10. Pastikan wallpaper diposisikan dengan benar dan tidak ada gelembung udara.
  11. Potong kelebihannya dan bersihkan sisi-sisi dinding dengan lap.
  12. Biarkan wallpaper kering selama setidaknya 24 jam, sebelum memasang furnitur atau peralatan lain di sekitar dinding.

Patut diketahui, untuk lem sendiri, harganya dibanderol mulai dari Rp6.100.

Kamu bisa membelinya di toko material maupun toko-toko online di e-commerce.

Selain itu, sebelum memasang wallpaper, sebaiknya perbaiki dulu kondisi tersebut.

Tujuannya agar penggunaan wallpaper dinding bertahan lama alias awet.

Jenis-Jenis Wallpaper untuk Dinding Lembab

Lantas, apa saja jenis-jenis wallpaper yang cocok diterapkan pada dinding lembang?

Untuk mengetahui jawabannya, baca uraiannya berikut ini:

1. Vinyl Wallpaper

Vinyl Wallpaper
Foto: Roman Decorating Products

Wallpaper vinyl cocok diterapkan pada tembok lembab, sebab bahannya terbuat dari lapisan plastik anti-air.

Wallpaper ini juga cocok diterapkan pada tembok di area rumah dengan tingkat kelembaban tinggi, seperti kamar mandi dan dapur.

2. Non-woven Wallpaper

Non-woven Wallpaper
Foto: muraKe

Selain vinyl, wallpaper jenis non-woven juga cocok diterapkan pada dinding lembab. 

Wallpaper jenis ini terbuat dari serat sintetis, yang membuatnya anti-air dan tahan lama dibandingkan jenis wallpaper lainnya.

Wallpaper non-woven juga memiliki kemampuan menghilangkan kelembaban dan mencegah timbulnya jamur pada tembok.

3. Fiberglass Wallpaper

Fiberglass Wallpaper
Foto: Amazon

Jika menginginkan wallpaper dengan material yang kuat, fiberglass wallpaper bisa menjadi opsi terbaik. 

Wallpaper ini terbuat dari serat kaca anti-kelembaban.

Selain itu, bahannya juga tahan terhadap goresan dan dapat menahan bahan kimia.

4. Mural Wallpaper

Mural Wallpaper
Foto: Ever Wallpaper

Mural wallpaper biasanya terbuat dari bahan vinyl atau non-woven, serta memiliki desain yang besar dan dramatis.

Keunggulan ini membuatnya cocok untuk kamu yang ingin tampilan dinding estetik sekaligus anti-lembab.

Beberapa mural wallpaper juga dirancang khusus untuk tahan terhadap api, lho.

Karena itu, harga jualnya sendiri cukup mahal di pasaran.

5. Textile Wallpaper

Textile Wallpaper
Foto: Gharpedia

Jenis wallpaper untuk tembok lainnya adalah textile wallpaper.

Jenis wallpaper ini terbuat dari material serat alami seperti linen atau kapas.

Materialnya memang dianggap kurang tahan terhadap kelembaban. 

Namun, saat ini ada banyak jenis wallpaper tekstil yang dirancang khusus untuk dinding lembab dan dapat digunakan dengan aman.

Selalu ingat, saat memilih wallpaper untuk tembok lembab, pilihlah jenis yang sesuai dengan kebutuhan kamu.

Ikuti pula petunjuk pemasangan yang disarankan pada kemasan produknya.

Berapa Harga Wallpaper untuk Dinding Lembab?

Berapa Harga Wallpaper untuk Dinding Lembab
Foto: The Spruce

Jadi, berapa harga wallpaper untuk dinding lembab? Harganya kurang lebih sama dengan wallpaper dinding pada umumnya.

Namun, kisarannya sendiri cukup bervariasi, tergantung pada merek dan kualitas produk, serta ukuran dan jenis dinding.

Secara umum, harga wallpaper untuk tembok lembab mulai dari Rp50–300 ribu per meter persegi.

Cara Merawat Wallpaper pada Dinding Lembab

1. Pilih Wallpaper yang Tahan Kelembaban

Pastikan menggunakan wallpaper berbahan vinyl atau serat kaca yang lebih tahan terhadap air dan jamur dibandingkan dengan wallpaper berbahan kertas.

Jenis wallpaper ini juga lebih mudah dibersihkan jika terkena noda akibat kelembaban.

2. Gunakan Perekat Khusus Anti Jamur

Untuk mencegah wallpaper mengelupas atau ditumbuhi jamur, gunakan perekat khusus yang mengandung bahan anti jamur.

Perekat ini akan membantu menjaga daya rekat wallpaper lebih lama di lingkungan yang lembab.

3. Pastikan Ventilasi Ruangan Baik

Sirkulasi udara yang baik akan membantu mengurangi tingkat kelembaban di dalam ruangan.

Gunakan kipas angin, exhaust fan, atau buka jendela secara rutin agar udara tetap segar dan dinding tidak terlalu lembab.

4. Gunakan Dehumidifier atau Penyerap Kelembaban

Jika ruangan cenderung lembab, bisa menggunakan dehumidifier atau penyerap kelembaban seperti silica gel dan arang aktif untuk membantu menyerap kelembaban berlebih.

5. Bersihkan Wallpaper Secara Rutin

Lap wallpaper secara berkala menggunakan kain lembut yang telah dibasahi dengan air hangat dan sedikit sabun cair.

Hindari penggunaan air berlebihan agar wallpaper tidak menyerap terlalu banyak kelembaban.

6. Periksa dan Atasi Sumber Kelembaban

Identifikasi penyebab utama kelembaban, seperti kebocoran pipa, dinding rembes, atau ventilasi buruk.

Jika masalah ini tidak diatasi, wallpaper akan tetap rentan terhadap jamur dan kerusakan.

7. Lakukan Perbaikan Segera Jika Ada Kerusakan

Jika wallpaper mulai mengelupas atau muncul bercak jamur, segera lakukan perbaikan.

Gunakan lem tambahan untuk merekatkan bagian yang terlepas atau mengganti bagian yang rusak agar tampilan tetap rapi.

Itulah penjelasan mengenai cara memasang wallpaper untuk dinding lembab, jenis-jenis, hingga kisaran harganya.

Semoga informasi ini bermanfaat!

 

Septian Nugraha adalah jurnalis dan content writer berpengalaman. Lama berkarier sebagai jurnalis olahraga, khususnya dalam bidang sepak bola untuk sejumlah media massa besar di Indonesia. Di antaranya adalah Harian Olahraga TopSkor (skor.id), panditfootball.com, CNN Indonesia, dan kompas.com. Per Februari 2022, Septian memutuskan bergabung bersama 99 Group Indonesia, untuk berkarier sebagai property content writer.