9 Cara Membuat Taman Vertikal | Beserta Contoh Desainnya

9 Cara Membuat Taman Vertikal | Beserta Contoh Desainnya

- Yuhan Al Khairi
9 Cara Membuat Taman Vertikal | Beserta Contoh Desainnya

Taman vertikal atau vertical garden atau green wall merupakan cara alternatif dalam membangun sebuah taman di tengah minimnya ketersediaan lahan kosong yang kita miliki.

Cara membangun taman vertikal tentu berbeda dengan membangun taman konvensional. 

Jika taman konvensional membutuhkan ketersediaan lahan kosong yang cukup luas, taman vertikal justru sebaliknya.

Taman ini bisa kamu tempatkan di seluruh bagian rumah, baik indoor ataupun outdoor. 

Selain itu, taman vertikal tidak membutuhkan landscape lahan kosong, sebab dibangun menjulang ke atas.

Itu sebabnya, banyak orang membuat taman vertikal untuk mempercantik tampilan rumah yang sempit.

Nah, jika kamu berminat memiliki sebuah vertical garden di rumah, ada beberapa cara membuat taman vertikal yang bisa diaplikasikan. 

Apa sajakah itu? Simak selengkapnya di bawah ini.

Inilah 9 Cara Membuat Taman Vertikal di Rumah

  • Pikirkan Tema Taman Vertikal yang Sesuai

cara membuat taman vertikal

Cara membuat taman vertikal yang pertama adalah dengan memikirkan tema taman vertikal yang sesuai dengan konsep hunianmu. 

Hal ini penting, agar taman tersebut tidak merusak estetika dari hunian.

Misalnya, jika kamu memiliki rumah minimalis, maka pilihlah tema taman vertikal klasik ataupun taman modern

Sebab, kedua tema tersebut biasanya lebih cocok diaplikasikan pada hunian minimalis.

  • Tentukan Lokasi Taman Vertikal

Dalam menentukan lokasi taman vertikal, kamu bukan hanya harus mencari bagian dinding yang kosong, namun juga mempertimbangkan apakah dinding tersebut terkena sinar matahari atau tidak.

Pasalnya, taman vertikal pun membutuhkan pasokan sinar matahari. Selain itu, pastikan dinding yang akan dipasangi frame tidak rapuh dan dapat menopang taman vertikal secara baik.

  • Perhitungkan Luas Dinding secara Baik

Sebelum memasang frame, ada baiknya jika kamu memperhitungkan luas dinding tersebut secara baik. 

Jangan sampai kamu membuat frame yang memiliki ukuran lebih besar daripada dindingnya.

Selain itu, perhatikan pula apakah lokasi dinding cukup aman untuk ‘ditanami’ taman vertikal. 

Hindari membuat taman vertikal pada dinding yang terlalu sempit dan dikelilingi banyak barang.

Hal ini dimaksudkan, agar ruangan tersebut tidak menjadi terlalu sumpek dengan adanya taman vertikal.

  • Membuat Frame Taman Vertikal

cara membuat taman vertikal

Setelah menentukan tempat dan menghitung luas permukaan dinding, saatnya kamu membuat frame tersebut. 

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, sesuaikan ukuran frame dengan luas dinding.

Selain itu, pilihlah material frame yang cukup kuat untuk menopang taman vertikal tersebut. Salah satu material yang bisa kamu manfaatkan adalah pipa PVC berukuran ¾ inch.

Sebaiknya, hindari penggunaan besi ataupun rangka kayu, sebab kedua material tersebut gampang berkarat dan cukup rapuh. 

Jika mau, kamu juga bisa memanfaatkan kawat tebal sebagai frame taman.

  • Pilih Tanaman secara Tepat

Jenis tanaman yang kamu pilih sedikit banyak memengaruhi letak dari taman vertikal tersebut. 

Pasalnya, selayaknya taman konvensional, taman vertikal juga butuh pengairan, angin dan suhu yang tepat.

Selain selera, pertimbangan dalam memilih tanaman untuk taman vertikal adalah lokasi dari taman tersebut. 

Logikanya, kamu tentu tidak bisa meletakkan tanaman outdoor di ruang yang tertutup, bukan?

  • Gunakan Plastik sebagai Pelindung Dinding

Eits, tunggu dulu! Jangan tergesa-gesa memasang rangka taman vertikal apabila kamu belum menyiapkan plastik sebagai pelindung permukaan dinding rumah.

Plastik sendiri berfungsi untuk mencegah masuknya akar tanaman dan merembesnya air pada dinding rumahmu. 

Selain itu, gunakan plastik dengan ukuran yang lebih besar daripada ukuran frame.

Hal ini dimaksudkan, agar akar tanaman dan airnya tidak merembes dari celah rangka taman vertikal.

  • Membuat Pot Tanaman

cara membuat taman vertikal

Pemilihan pot tanaman sendiri tak jauh dari jenis tanaman apa yang ingin kamu tanam pada taman vertikal tersebut. 

Misalnya, kamu ingin menanam sayur-sayuran, maka gunakan pot yang terbuat dari pipa poli.

Namun, apabila kamu ingin menanam tumbuhan hias, maka kamu bisa menggunakan pot plastik biasa ataupun pot yang terbuat dari kain.

  • Membuat Sistem Drainase Taman Vertikal

Sistem drainase merupakan hal yang paling penting untuk diperhatikan ketika membangun sebuah taman vertikal. 

Sebab, fungsi drainase adalah untuk mengatur dan menyerap kandungan air di dalam tanah.

Dengan sistem drainase yang baik, tanaman yang terdapat pada taman vertikal tersebut akan tumbuh lebih sehat. 

Selain itu, drainase juga akan menyerap kelebihan air agar tidak menggenangi lantai rumah.

Biasanya, orang menggunakan pipa poli sebagai sistem drainase taman vertikal. 

Apabila kamu menanam sayur-sayuran, pipa poli tersebut dapat berfungsi sebagai pot dan sistem drainase sekaligus.

  • Rawat Tanaman dengan Baik

Cara membuat taman vertikal yang terakhir adalah dengan merawat tanaman tersebut dengan baik. 

Percuma saja, jika desain taman sudah menarik, namun tanaman di dalamnya tidak subur dan indah.

Oleh sebab itu, rawat dan peliharalah tanaman tersebut secara baik dan telaten. 

Penuhi kebutuhan air, matahari, dan juga pupuknya. Pangkas tumbuhan yang terlihat sudah mulai rimbun dan panjang.

Hal ini dimaksudkan, agar tumbuhan tersebut tidak menjalar ke seluruh dinding dan memenuhi ruangan.

Bagaimana, cukup gampang ‘kan cara membuat taman vertikal di rumah? 

Untuk mempermudahmu dalam membuat desain yang menarik, berikut beberapa contoh gambar taman vertikal yang bisa ditiru.

7 Gambar Taman Vertikal di Rumah yang Menarik

  • Desain Taman Vertikal Berjarak dan Berpola

cara membuat taman vertikal

Foto: homeonline.com

Gambar taman vertikal pertama yang bisa jadi inspirasi adalah desain taman vertikal berjarak. 

Ya, desain yang satu ini bisa diterapkan jika kamu tidak ingin tumbuhan tersebut membuat ruangan terasa sesak.

Selain itu, desain ini juga sangat cocok diaplikasikan pada ruangan apapun juga, layaknya ruang makan ataupun ruang tamu. 

Beri jarak dan bentuk pola tanaman agar tampilannya terlihat lebih menarik, ya.

  • Desain Taman Vertikal dengan Kayu Palet

cara membuat taman vertikal

Foto: thamesvalleylandscapes.co.uk

Kayu pamor kayu palet memang sedang naik daun di masyarakat. 

Hal ini disebabkan, desain kayu tersebut yang cukup estetik dan dapat difungsikan untuk segala keperluan, salah satunya sebagai taman vertikal.

Cara membuat taman vertikal dengan kayu palet juga cukup mudah, kamu hanya perlu menjadikan permukaan kayu tersebut sebagai tempat menggantungnya tanaman.

  • Desain Taman Vertikal di dalam Frame Kayu

cara membuat taman vertikal

Foto: HGTV.com

Frame kayu memang banyak digunakan orang-orang sebagai cara membuat taman vertikal. 

Jika kamu tidak ingin menanam tumbuhan terlalu banyak, maka desain yang satu ini sangat cocok diaplikasikan.

Dengan contoh taman vertikal di atas, kamu tidak perlu menutupi seluruh area dinding dengan tanaman hias, cukup tempatkan beberapa frame di area-area tertentu sesuai keinginan.

  • Desain Taman Vertikal di dalam Kantung Kain

cara membuat taman vertikal

Foto: home.spartandecor.com

Siapa bilang cara membuat taman vertikal hanya bisa menggunakan frame kayu atau besi saja? 

Nyatanya, tanaman tersebut juga bisa ditempatkan pada wadah kain atau kantung berbahan kain, lho.

Kantung kain ini juga cukup banyak dijual di pasaran, harganya berkisar puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah tergantung ukuran, jumlah kantung dan desain dari kantung itu sendiri.

  • Desain Taman Vertikal DIY dengan Botol Plastik

cara membuat taman vertikal

Foto: thespruce.com

Pengin punya taman vertikal di rumah namun terhalang budget yang minim?

 Jangan khawatir, kamu bisa mengaplikasikan cara membuat taman vertikal DIY menggunakan botol plastik.

Caranya pun sangat simpel dan gampang, lubangi area punggung botol hingga terbentuk seperti wadah. 

Masukkan tanah dan bibit tanaman yang ingin ditanam, lalu tempat di area tertentu sesuai keinginanmu.

  • Desain Taman Vertikal Minimalis dengan Frame Besi

cara membuat taman vertikal

Foto: greendesign.com.au

Membuat vertical garden tidak boleh sembarangan, agar terlihat menarik sesuaikan desain taman vertikal dengan gaya dan tampilan ruangan yang ada, contohnya desain ruangan minimalis.

Untuk gaya minimalis, sebaiknya jangan terlalu banyak menggunakan ornamen yang tidak penting. 

Desain taman vertikal dengan frame besi agaknya sangat cocok diaplikasikan pada tampilan yang satu ini.

Bahkan jika ditempatkan secara baik, taman vertikal ini juga bisa digunakan sebagai sekat ruangan, lho.

  • Desain Taman Vertikal di Balkon Apartemen

cara membuat taman vertikal

Foto: pinterest.com

Bagi penghuni apartemen, kamu juga bisa kok memiliki sebuah taman vertikal alami yang cantik. 

Meski memiliki luas terbatas, kita bisa menempatkan green wall tersebut pada area balkon.

Bukan cuma itu, menempatkan vertical garden di dinding balkon juga membuat perawatan tumbuhan jadi lebih mudah. 

Sebab, kita tidak perlu repot-repot memindahkannya untuk mendapatkan sinar matahari.

Itu tadi cara membuat taman vertikal beserta contoh desain yang bisa diaplikasikan. Semoga ulasan di atas bermanfaat untuk kita semua, ya.

Selamat mencoba!

 

Author

Yuhan Al Khairi