
Memilih apartemen studio sebagai tempat tinggal memiliki banyak keunggulan, khususnya bagi mereka yang memiliki gaya hidup urban dan mobilitas tinggi.
Meski demikian, agar bisa tinggal dengan nyaman, penataan denah apartemen tipe studio tidak boleh sembarangan.
Jika dilihat dari denah apartemen studio pada umumnya, tipe apartemen ini memang memiliki ukuran paling kecil.
Sehingga harga jual dan harga sewanya pun cenderung lebih terjangkau. Hal ini juga yang membuat tipe apartemen studio ini paling diminati pasar.
Dengan ukurannya yang terbatas, kamu harus bisa mengakali denah apartemen tipe studio jika ingin mendapatkan kualitas hidup yang nyaman alias comfy.
Jika tantangan menata interior apartemen studio ini berhasil dilakukan, maka kamar apartemen milikmu dijamin akan bikin betah!
Fokus penataan apartemen tipe studio ada pada konfigurasi antarzona. Desain apartemen studio yang punya konsep terbuka atau open space terkadang membuat penghuninya kesulitan untuk mendapat privasi.
Ini adalah salah satu masalah yang bisa diselesaikan dengan penataan denah apartemen mungil yang baik.
Terlepas dari masalah privasi dan segmentasi ruangan apartemen, tinggal di apartemen tipe studio memiliki banyak keuntungan khususnya bagi kamu yang masih lajang atau baru menikah.
Apalagi, dari segi harga, apartemen tipe studio berada cukup jauh di bawah hunian ideal atau rumah tipe 70 ke atas.
Nah, bagaimana cara menata denah apartemen studio ini agar kamu bisa hidup dengan nyaman tanpa terbentur masalah ruang yang terbatas? Simak artikel ini hingga selesai, ya!
5 Tips Menata Zonasi Denah Apartemen Studio
Foto: Pinterest
Seperti telah disinggung di atas, desain apartemen tipe studio dengan konsep open space menciptakan keadaan dimana kamu tinggal dalam satu ruangan besar tanpa dinding pembatas.
Tanpa adanya sekat, tentu agak menyulitkan ketika kamu membutuhkan privasi.
Sekat atau dinding pembatas di apartemen studio biasanya hanya diterapkan di area dapur dan kamar mandi.
Sementara area lain seperti kamar tidur, ruang tamu dan ruangan keluarga dikonsep tanpa zonasi.
Area ruangan inilah yang harus kamu tata sehingga desain interior apartemen studio tetap rapi dan memberikan rasa nyaman.
Apalagi untuk area kamar, yang membutuhkan privasi lebih dari ruangan lainnya.
Ada beberapa cara dan teknik untuk mengatur dan menata denah apartemen studio kecil sehingga memiliki zonasi ruangan yang tersegmentasi dengan baik.
Simak 5 tips menata zonasi ruangan apartemen studio di bawah ini, ya!
Pintu kamar apartemen studio
Foto: Pinterest
Pertama, area ruangan apartemen yang harus diperhatikan adalah bagian pintu masuk.
Desain apartemen studio yang terbuka akan mengekspos seluruh bagian kamar apartemen jika tidak memperhatikan hal satu ini.
Salah satu cara untuk mengakalinya adalah, mengatur furnitur menghadap pintu masuk atau menciptakan partisi ruang atau pemisah ruangan apartemen.
Penataan denah apartemen studio ini bukan berarti menciptakan ruang baru yang tertutup.
Hanya saja, di sini kamu menata interior apartemen studio sehingga bisa mengendalikan area mana saja yang jadi fokus pertama orang yang masuk dari arah pintu kamar apartemen.
Menata furniture apartemen tipe studio
Desain apartemen studio yang terbuka membuat kita harus pintar menata furnitur atau perabot.
Agar lebih mudah, selalu manfaatkan struktur dan konstruksi denah apartemen yang sudah ada, khususnya untuk bagian dapur atau tempat makan.
Lagi pula, penempatan meja makan secara logis berada di area dekat dapur.
Sementara area kamar tidur ditempatkan paling jauh dari segala hal yang lain untuk mendapatkan privasi lebih.
Sedangkan untuk ruang tamu atau ruang kerja, kamu bisa merancangnya lebih fleksibel sesuai denah apartemen.
Yang perlu kamu perhatikan juga adalah alur pergerakanmu di dalam apartemen tersebut.
Buatlah sebuah sketsa denah apartemen studio untuk membantu kamu mengatur letak furnitur serta pergerakanmu di dalam kamar apartemen agar nyaman.
Desain interior apartemen studio
Foto: Pinterest
Konsep terbuka pada apartemen tipe studio awalnya membuat kita berpikir, akan dapat leluasa mendesain interiornya.
Padahal, ruangan apartemen yang terlalu penuh juga tidak efektif dan akan membuat kamar apartemen menjadi tidak nyaman.
Baik itu furnitur ataupun elemen dekoratif, desain interior apartemen sebaiknya dibuat sederhana. Tujuannya untuk memberikan kesan lapang pada ruangan.
Jangan sampai ruangan apartemen penuh dengan perabotan yang tidak perlu atau dekorasi apartemen studio yang tanpa perhitungan.
Selain itu, jangan terlalu asik bermain dengan tema warna desain interior apartemen studio.
Ingat, meski tiap zona ruangan apartemen berfungsi sebagai ruang tersendiri, kamar apartemen merupakan satu ruangan yang menyeluruh. Sehingga tema warnanya harus senada.
Untuk menghindari benturan atau tabrakan warna, cobalah konsisten dengan perabotan berwarna netral untuk interior apartemen studio, dekorasi dinding terpadu, dan penggunaan beberapa warna sederhana yang aman.
Partisi zona ruangan apartemen studio
Foto: Pinterest
Apakah denah apartemen yang memiliki konsep open space ini membuat ruangan di hunian vertikal tidak memiliki zonasi yang jelas? Tentu tidak.
Meski tidak ada dinding pembatas, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menciptakan partisi zona ruangan apartemen.
Misalnya, dengan penggunaan karpet. Karpet bisa jadi penanda zonasi ruangan apartemen yang sangat bagus dan mulus.
Contoh lainnya adalah dengan menggunakan rak yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan efisien dan sekaligus menjadi partisi zona ruangan apartemen.
Zona privat kamar apartemen tipe studio
Foto: Pinterest
Nah, yang terakhir dan tidak bisa diganggu gugat adalah zona privat kamar tidur. Kamu bisa mencari area yang paling tenang dan jauh untuk menempatkan tempat tidur ini.
Setelah menentukan dimana tempatnya, gunakanlah partisi ruangan untuk menciptakan privasi tambahan.
Partisi kamar tidur pada ruangan apartemen tipe studio bisa berupa rak, tirai atau gorden, lemari pakaian, atau bahkan half wall yang bisa sekaligus berfungsi sebagai meja atau tempat penyimpanan.
Selain itu, jika apartemen tipe studio milikimu mempunyai jarak plafon yang cukup tinggi, tempat tidur loteng bisa jadi pilihan yang menarik juga.
Meski biayanya cukup tinggi karena termasuk custom furniture, kamu akan mendapatkan desain interior apartemen studio yang menakjubkan, lho!
Itu dia tips dan cara menata interior apartemen berdasarkan zonasi denah apartemen studio yang kamu miliki. Semoga artikel ini bermanfaat, ya!
Jangan segan untuk terus memperbarui informasi dan pengetahuanmu tentang dunia properti bersama kami, melalui situs Panduan 99.co dan rumah123.com.
Di sini juga kamu akan mendapatkan banyak rekomendasi hunian idaman seperti Carstensz Apartemen, Roseville Apartment atau Apartemen Tower Alexandria – Silk Town