5 Tips Desain Interior Apartemen Kecil, Praktis dan Tetap Bergaya!

18 Sep 2019 - Ananda Bayu Pangestu

5 Tips Desain Interior Apartemen Kecil, Praktis dan Tetap Bergaya!

Apartemen menjadi tren yang semakin berkembang khususnya untuk kalangan milenial yang punya tingkat mobilitas tinggi. Pilihan hunian terjangkau di tengah kota ini bisa jadi sangat menarik ketika harga tanah dan rumah tapak semakin melambung.

Hanya saja, sebagian orang beranggapan bahwa tinggal di apartemen tidak akan bisa senyaman tinggal di rumah tapak. Padahal, semua tergantung desain interior apartemen yang diaplikasikan pada hunian mungil tersebut.

Tips interior apartemen yang praktis namun tetap bergaya ini cocok sekali untuk kamu yang mendambakan kenyamanan tinggal di rumah. Kuncinya adalah membuat desain apartemen menjadi sehidup mungkin, jauh dari kesan kaku hunian vertikal yang menjemukan.

Penasaran bagaimana caranya menata apartemen agar bisa membuat kita betah tinggal di dalamnya? Meskipun ukuran apartemen kecil, dijamin tips desain interior ini akan membuatmu enggan meninggalkan ruangan!

Konsep Apartemen Minimalis Tipe Studio

Apartemen studio banyak dipilih oleh kaum urban karena hunian ini menawarkan kepraktisan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Apalagi, apartemen studio memiliki harga yang cukup terjangkau apabila dibandingkan dengan jenis apartemen lainnya.

Apartemen studio biasanya berukuran kecil karena hanya terdiri dari 1 kamar tidur dan 1 kamar mandi. Dengan luas apartemen yang hanya  berkisar antara 20-35 meter persegi, ruangannya cenderung bersifat multifungsi.

Berbagai macam area seperti kamar tidur, dapur, dan ruang tamu yang menjadi satu membuat konsep apartemen minimalis sangat cocok untuk diaplikasikan. 

Interior apartemen studio minimalis akan membuat kesan sempit menjadi lenyap sembari mempertahankan nilai praktis setiap furniture. 

Seperti pada gambar di atas ini, apartemen tipe studio tertata rapi dengan pilihan warna yang minimalis. Sentuhan warna abu, hitam, putih, juga krem natural membuat setiap sisinya enak dipandang.

Area dapur dan kitchen sink berjajaran dengan meja makan dan sofa untuk bersantai atau menerima tamu. Untuk apartemen dengan ukuran lebih kecil, area sofa dapat diubah menjadi area lesehan seperti gambar desain apartemen di bawah ini.

Masih dengan konsep minimalis, terdapat meja kecil dan beberapa bantal di atas karpet bulu yang menggantikan kelembutan sofa. Meja kecil seperti ini multifungsi karena dapat digunakan untuk belajar, makan, atau sekedar bersantai menonton televisi.

Desain Shabby Chic Yang Lembut Untuk Apartemen Kecil

Jika kamu lebih menyukai konsep yang lebih feminim, desain shabby chic bisa jadi pilihan paling tepat untuk interior apartemen milikmu. Gaya shabby chic menawarkan kesan yang lebih lembut dan tidak kaku. 

Salah satu unsur interior apartemen shabby chic yang khas adalah slipcover. Slipcover biasa digunakan pada sofa, kursi ottoman, hingga meja. Sebaiknya kain pelapis yang digunakan terbuat dari bahan ringan dan berwarna pastel lembut.

Biasanya kain yang digunakan untuk menata interior apartemen yang satu ini adalah kain katun, linen, dan muslin dengan motif polos yang terlihat klasik.

Namun, kamu harus berhati-hati dalam mengaplikasikan gaya shabby chic pada desain apartemen studio dengan ukuran yang tidak terlalu luas. Sebab jika kelebihan ornamen, desain interior ini akan membuat kesan sesak pada ruangan.

Pastikan kamu tetap menyesuaikan ornamen shabby chic yang digunakan dengan luas apartemen, ya! Referensi desain interior shabby chic di atas sudah cukup dapat memberimu gambarannya.

Interior Apartemen Mewah Tipe Studio

Apa benar apartemen kecil tidak bisa dibuat berkesan mewah? Tentu saja bisa! Dengan desain interior yang tepat, apartemen kecil pun dapat terlihat mewah dan megah. Seperti gambar-gambar apartemen mewah di bawah ini.

Meski apartemen tipe studio ini memiliki space yang terbatas, kesan mewah tetap berhasil diperlihatkan dengan paduan warna hitam yang klasik dan penerangan kuning yang elegan. 

Partisi yang digunakan untuk memisah area tempat tidur dan sofa juga membuat interior apartemen ini terasa lebih eksklusif. Untuk kamu pemilik apartemen studio, penggunaan partisi bisa menjadi alternatif jika kamu menginginkan sedikit privasi.

Bagian area dapur apartemen dapat dibuat berkesan mewah dengan menggunakan furnitur yang berwarna hitam dengan finishing doff. Paduan dengan material kayu yang cokelat natural juga akan memperlihatkan kesan klasik.

Desain Interior Dapur Apartemen Minimalis

Interior dapur apartemen memang kadang menjadi hal yang sulit untuk diakali apalagi untuk apartemen tipe studio yang berukuran kecil. Dapur apartemen biasanya berada di lorong dekat pintu masuk atau pintu balkon. 

Ukurannya sangat mini dan hanya mampu memuat satu buah kompor dan bak cuci piring ukuran kecil. Dapur apartemen biasanya hanya memiliki kitchen set dengan 2 atau 3 pintu saja. 

Meskipun sangat terbatas, interior dapur apartemen harus tetap terlihat cantik. Desain dapur minimalis apartemen dibawah ini bisa membantu menemukan inspirasi untuk menata apartemenmu sendiri.

Desain interior dapur apartemen ini sangat cocok untuk diaplikasikan pada unit dengan luas yang terbatas. Furniture multifungsi bisa jadi kunci dalam mengoptimalkan penataan apartemen. 

Meja makan dengan kursi untuk satu orang yang bisa digeser masuk ke dalam kitchen set tentu akan menghemat banyak tempat, karena dapat “disembunyikan” ketika tidak digunakan.

Untuk mengoptimalkan ruang yang ada, kamu juga bisa menggunakan desain interior dapur apartemen dengan kulkas yang dibuat menyatu. Dengan demikian, kamu bisa memiliki tempat penyimpanan ekstra di atas kulkas. 

Tempat penyimpanan seperti ini sangat berguna untuk menjaga kesan rapih pada ruangan. Apalagi, jika kita bicara soal apartemen kecil yang harus dijaga kerapiannya agar terlihat luas dan nyaman untuk ditempati.

Wallpaper Untuk Apartemen Kecil

Apartemen memiliki luas yang terbatas, kamu tidak bisa menambahkan luas apartemen apalagi menguranginya. Masih termasuk ke dalam desain interior apartemen, memilih wallpaper untuk apartemen kecil juga punya triknya sendiri agar bisa menambah kesan luas pada ruangan.

Terdapat berbagai macam tipe dan desain wallpaper, sehingga kamu harus tahu bagaimana cara memilih wallpaper untuk apartemen kecil. 

Yang pertama, kamu harus lihat dulu ruangan apa yang nantinya akan dipasang wallpaper. Misalnya, ruang tamu lebih cocok menggunakan warna terang dengan motif yang tak terlalu rumit, sehingga memberikan efek yang lebih luas.

Memang, faktor paling utama dalam memilih wallpaper apartemen adalah warna. Menentukan warna sangatlah penting karena dapat mengubah suasana apartemen; luas atau sempit, kaku atau lembut, gelap atau terang.

Jadi, untuk apartemen dengan ukuran yang tidak terlalu besar, selalu usahakan untuk menggunakan wallpaper dengan warna yang cerah namun lembut. Sehingga ruangan akan nampak lebih luas dari aslinya.

Namun, bukan berarti kamu tidak bisa bermain dengan motif. Motif wallpaper untuk apartemen kecil baiknya difokuskan pada satu sisi saja sebagai center of attention pada ruangan. 

Dengan demikian, apartemenmu tidak akan terlihat terlalu polos apalagi membosankan. Tapi tetap sesuaikan motif wallpaper yang digunakan dengan warna wallpaper di sekelilingnya, ya!

Sebab memiliki luas yang terbatas, apartemen membutuhkan penataan ruangan yang melibatkan furniture-furniture khusus supaya ruangan dapat digunakan secara optimal. 

Karena itu, kamu harus siap dengan estimasi biaya furniture apartemen yang mungkin tidak semurah furniture rumahan biasa. Kamu juga dapat menggunakan jasa desain interior apartemen jika tak mau repot dengan semua penataannya.

Meski beberapa apartemen di kota-kota besar seperti Jakarta sendiri sudah menawarkan apartemen fully furnished, tentu saja akan lebih menyenangkan jika kita bisa mengatur sendiri interior apartemen kita, kan?

(sumber foto: Pinterest)

Author:

Ananda Bayu Pangestu