Smart Furniture, Cara Tingkatkan Nilai Jual dan Sewa Apartemen Studio

21 Jul 2020 - Miyanti Rahman

Smart Furniture, Cara Tingkatkan Nilai Jual dan Sewa Apartemen Studio

Anda sedang bisnis properti seperti jual dan sewa apartemen? Sebaiknya ketahui dulu informasi tentang smart furniture.

Pasalnya, memasang smart furniture dalam apartemen studio dapat meningkatkan nilai jual dan sewanya.

Sekarang perusahaan pengembang lebih masif membangun proyek apartemen daripada rumah tapak (landed house) di kota besar.

Permintaan hunian vertikal memang tinggi, karena sebagian besar penduduk urban menilai tinggal di apartemen lebih praktis.

Saat beli atau sewa apartemen tipe apapun, calon penghuni dapat memilih ruangan unfurnished, semi furnished atau fully furnished.

Jika memilih ruangan fully furnished, maka tidak perlu repot-repot membawa barang untuk melengkapi ruangan.

Selain itu, akses ke pusat kota serta ke kawasan bisnis dan perkantoran juga lebih mudah apabila tinggal dalam apartemen.

Apartemen menawarkan sederet kelebihan. Namun harus digarisbawahi, dimana ada kelebihan di situ pasti ada kekurangan.

Kekurangan yang paling terasa apabila tinggal dalam apartemen, yaitu sempitnya ruangan, apalagi tinggal dalam apartemen studio.

Luas ruangan dalam apartemen studio memang tidak dapat ditambah lagi, tetapi tenang saja karena persoalan ini ada solusinya.

Konsep Space Saving, Solusi Sempitnya Ruangan

Jika dibandingkan dengan rumah tapak, luas ruangan apartemen studio cenderung lebih kecil sehingga perlu perlakuan khusus.

Penghuni apartemen studio sebaiknya menerapkan konsep space saving untuk mencapai tujuan tersebut.

Konsep space saving adalah konsep menciptakan interior dan menata ruangan dalam apartemen studio agar terlihat lebih lapang.

Tujuannya agar ruangan yang tersedia dapat dioptimalkan fungsinya dan dimanfaatkan untuk berbagai tujuan.

Konsep space saving sebenarnya sudah ada sejak 1915, tetapi penggunaannya belum sepopuler saat ini.

Smart Furniture sebagai Penerapan Konsep Space Saving


Contoh penerapan konsep space saving dapat dilihat pada karya Raanan Stern (2014), yaitu desain interior ruangan dengan luas 15 m2.

Ruangan tersebut  terdiri  dari  2 meja kerja, 36 kabinet penyimpanan (modular) serta kasur lipat.

Kini penerapan konsep space saving seperti karya Raanan Stern lebih populer dengan sebutan smart furniture.

Tujuan smart furniture yakni membuat ruangan berluas terbatas dapat mengakomodasi semua kebutuhan dan kegiatan penghuni.

Caranya dengan meminimalisasi kebutuhan furniture, sehingga tidak membutuhkan banyak komponen tersebut dalam apartemen studio.

Sebelum merancang smart furniture, penghuni apartemen tipe studio harus memerhatikan dulu hal-hal yang akan dijumpai dalam apartemen studio, antara lain:

  • Hilangnya area fungsional yang seharusnya ada pada ruangan tempat tinggal yaitu ruang kerja, ruang makan dan balkon.

  • Dengan hilangnya area di atas, maka kegiatan penghuni juga akan bergeser ke area yang ada.

  • Ruang tidur menjadi area paling penting dan jadi pusat kegiatan penghuni.

  • Satu area tempat menjalankan fungsi tambahan, akan digunakan untuk belajar, duduk, bermain dan makan.

Contoh Smart Furniture


Berdasarkan persoalan ruangan di atas, ada contoh smart furniture yang bisa dirancang.

Murphy Bed

Sudah disebutkan di atas bahwa dalam apartemen studio tempat tidur menjadi area paling penting dan pusat kegiatan penghuni.

Selain itu, tempat tidur pun menjadi perabot furniture yang paling banyak mengambil area.

Oleh karena itu tempat tidur lipat dinding alias murphy bed adalah smart furniture yang dapat menjadi solusi persoalan ruangan.

Pasalnya, murphy bed dapat dilipat saat tidak dipakai, sementara penghuni tetap dapat memiliki ukuran kasur yang besar (queen atau king size).

Dengan murphy bed, penghuni juga akan tetap punya area santai dengan menambahkan sofa, bean bag, karpet dan lain sebagainya.

Meja Makan Compact

Contoh smart furniture selanjutnya yaitu meja makan compact yang memiliki lebih dari satu fungsi.

Tidak hanya sebagai tempat makan, tetapi juga dapat digunakan sebagai meja dinding yang posisinya tidak begitu tinggi.

Penghuni dapat membuat meja makan compact dengan cara menggabungkan meja makan dengan lokasi rak dinding.

Ruang kosong di bawah meja makan juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan.

Selain itu, di antara dapur dan ruang makan, penghuni juga dapat membuat kabinet tertutup.

Area Kerja di Tempat Tidur

Dengan konsep smart furniture, sangat memungkinkan untuk membuat area kerja di tempat tidur.

Selain area santai, penghuni dapat membuat area kerja di samping tempat tidur lipat dinding alias murphy bed.

Gunakan meja dinding yang berukuran rendah untuk meletakkan papan tulis hitam di bagian atas.

Kehadiran papan tulis tentu dapat meningkatkan produktivitas kerja penghuni apartemen studio.

Sementara untuk duduk, dapat menggunakan kursi ottoman atau membuat kursi ayunan yang terpasang ke langit-langit.

Dapur Compact

Tidak hanya area tempat tidur saja yang dapat dirancang dengan simpel dan fungsional, tetapi juga area dapur.

Penghuni apartemen studio dapat merancang dapur compact untuk mengoptimalkan ruangan.

Baca juga:

7 Cara Menata Dapur Sempit Sederhana agar Terasa Nyaman

Misalnya membingkai rak di samping kulkas untuk menyimpan alat-alat dapur seperti microwave, blender, pemanggang roti dan sebagainya.

Dengan begitu, alat-alat dapur kesayangan terawat dengan baik dan tidak akan berantakan.

Dapur compact ini juga akan membuat akses dari pintu tetap luas dan tidak terhalang apapun.

Kriteria Smart Furniture


Penerapan konsep space saving yang paling populer saat ini adalah smart furniture

Dengan merancang smart furniture dalam apartemen studio, tidak hanya kebutuhan dan kegiatan penghuni saja yang terakomodasi.

Selain itu, smart furniture juga dapat meningkatkan nilai jual dan sewa apartemen studio yang berukuran mungil.

Hal ini tentu sangat menguntungkan, terlebih apabila apartemen studio dibeli untuk menambah aset investasi.

Jika tertarik untuk merancang smart furniture dalam apartemen studio, maka pilih ruangan yang unfurnished.

Pasalnya, smart furniture hanya dapat dirancang secara kostum menyesuaikan dengan kondisi ruangan yang tersedia.

Smart furniture harus memenuhi enam kriteria agar dapat meningkatkan nilai jual dan sewa apartemen studio, yaitu sebagai berikut.

Integration

Smart furniture memiliki sistem tunggal, tetapi dapat mengelola berbagai fungsi operasional ruangan atau multifungsi.

Organize

Smart furniture harus dirancang dan disusun secara terorganisir dalam suatu kesatuan.

User Friendly

Meskipun dapat mengakomodasi berbagai fungsi, smart furniture harus mudah digunakan oleh penghuni apartemen studio.

Effectivity & Efficiency

Efektif di sini artinya smart furniture yang dirancang berhasil memberi efek lapang, sedangkan efisien berarti tidak boros ruangan.

Performance

Smart furniture harus menunjukkan performa terbaik ketika digunakan sebagaimana fungsinya, misalnya nyaman dan tidak mudah rusak.


Itu dia informasi tentang smart furniture yang dapat meningkatkan nilai jual dan sewa apartemen.

Apabila Anda masih mencari hunian seperti apartemen studio Jakarta atau di kota lainnya, baik untuk tempat tinggal maupun investasi, langsung cek saja di 99.co Indonesia ya!

Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Cara Menata Denah Apartemen Studio Mini Tetap Comfy

Author:

Miyanti Rahman