
Foto: Carter Grange
Pembahasan tentang rumah minimalis modern memang tidak akan pernah habis. Setiap bagian dan sudutnya selalu menarik untuk dibahas.
Tak heran kalau rumah dengan desain ini semakin mudah ditemukan di Indonesia, di mana salah satunya adalah Podomoro Park Bandung.
Bagian yang menjadi sorotan utama dari hunian ini salah satunya adalah fasad dengan desain arsitektur modern.
Sebelum membahas lebih jauh, mari kita simak terlebih dahulu apa itu fasad rumah modern.
Berasal dari bahasa Prancis (façade), fasad sendiri bisa didefinisikan sebagai bagian “muka” atau halaman depan rumah.
Sama seperti bagian eksterior lainnya, desain fasad yang menarik bisa menimbulkan kesan tertentu, bahkan bisa menggambarkan separuh atau seluruh bagian rumah.
Oleh sebab itu, ada banyak orang yang menginginkan fasad rumah modern pada hunian mereka.
Sejujurnya, ada berbagai macam fasad dalam arsitektur modern. Jika masih bingung, maka kamu harus mengetahui beberapa jenis fasad di bawah ini terlebih dahulu.
Berikut ragam desain fasad rumah modern yang wajib kamu ketahui.
10 Desain Fasad Rumah Modern
Sama seperti bagian lain dalam rumah, setiap fasad pasti mempunyai ciri khas dan kelebihan masing-masing.
Untuk lebih jelasnya, yuk simak penjelasannya di bawah ini.
Gaya Kontemporer
Foto: House Plans
Seperti namanya, desain fasad kontemporer mengikuti perkembangan zaman sehingga terlihat lebih kreatif dan variatif.
Salah satu ciri khas dari fasad kontemporer adalah dengan menonjolkan bentuk-bentuk geometri.
Bentuknya pun bersifat lebih fungsional dan praktis.
Tidak hanya itu, gaya kontemporer biasa menampilkan warna netral yang bersih.
Sekilas, tampilannya mirip dengan fasad rumah minimalis sederhana, walau berbeda dari sisi detail dan gayanya.
Salah satu hunian yang menerapkan desain ini adalah rumah di Summarecon Emerald Karawang, yang memadukan gaya modern dan klasik di dalamnya.
Fasad Rumah Minimalis
Foto: Architecture Art Design
Selanjutnya, ada fasad rumah minimalis yang sederhana dan fungsional.
Meski bergitu, desain ini tidak pernah membuat orang jenuh. Bahkan, peminatnya justru semakin banyak dewasa ini.
Hal ini dibuktikan dengan banyaknya rumah yang mengadopsi desain fasad ini, seperti yang ada di Hummingbird House BSD dan Canary Residence Summarecon Serpong.
Serupa namun tak sama dengan desain fasad kontemporer, desain fasad ini lebih menonjolkan bentuk-bentuk geometri yang simpel.
Gaya Scandinavian
Foto: Archello
Selanjutnya ada desain fasad yang berasal dari kawasan utara Eropa.
Seperti yang terlihat, konsep fasad rumah Scandinavian sangat cocok dengan hunian yang mempunyai halaman luas di sekelilingnya.
Ini karena desain tersebut sangat lekat dengan unsur alam di dalamnya.
Ciri khas fasad rumah modern yang satu ini adalah dominasi warna netral seperti putih atau hitam, lalu menonjolkan unsur alam seperti batu atau kayu sebagai elemen pelengkap.
Fasad rumah Skandinavia juga biasa dilengkapi oleh atap yang berbentuk datar dengan awning.
Apakah rumah dengan fasad ini dapat ditemukan di Indonesia?
Tentu saja bisa, di mana beberapa contohnya adalah Kubik House Cihanjuang dan Joyglo Jagakarsa.
Gaya Rustic
Foto: One Kind Design
Mungkin banyak yang menganggap kalau desain fasad rumah modern satu ini sejenis dengan gaya Skandinavia.
Padahal, kedua gaya ini memiliki beberapa perbedaan yang signifikan.
Jadi, apa itu rustic?
Secara harfiah, rustic sendiri adalah gaya arsitektur yang berusaha untuk menampilkan kesan alami dengan menggunakan material yang memiliki tekstur yang kuat.
Nyaris sama seperti fasad rumah Skandinavia atau country, konsep fasad satu ini dilengkapi oleh unsur kayu yang kental. Terkadang, ada juga unsur batu alam di dalamnya.
Oleh karena itu, rumah rustic biasanya memiliki tekstur tembok yang kasar dan didominasi oleh warna hangat seperti cokelat dan abu-abu.
Salah satu contoh hunian terbaik yang memakai desain ini adalah Andalusia Residence, yang sangat direkomendasikan bagi kamu yang sedang mencari rumah dijual di Bogor.
Fasad Country
Foto: Behr
Apabila kamu menyukai desain teras yang tampak teduh dan rindang, disarankan untuk memilih fasad satu ini.
Salah satu ciri khas dari fasad rumah country adalah dominasi unsur kayu yang biasa digunakan pada lantai dan tembok di bagian teras rumah.
Fasad Mid-Century
Foto: Design Milk
Seperti namanya, gaya rumah ini dipopulerkan oleh Frank Lloyd Wright, seorang arsitek kenamaan Amerika, pada pertengahan abad ke-20.
Konsep fasad ini sendiri cenderung asimetris, di mana bagian atapnya mirip dengan fasad Skandinavia yang menggunakan atap yang berbentuk datar.
Selain itu, langit-langit fasad mid–century modern juga berbentuk datar dan mempunyai banyak sudut.
Sedangkan dari segi warna, konsep fasad satu ini didominasi oleh warna pintu yang cukup kontras dengan warna tembok di sekelilingnya.
Fasad Klasik
Foto: Arsitag
Penyuka kemegahan pasti menyukai konsep fasad klasik.
Seperti yang terlihat, bentuk fasad ini cukup simetris antara sisi kanan dan kiri.
Fasad klasik memiliki ciri desain yang cukup rumit, terutama pada bagian pintu, jendela, dan atap.
Selain itu, detail-detail yang khas seperti panel cekung, atap, kolom, hingga jendela dengan tepi molding juga ditonjolkan.
Fasad Neo Klasik
Foto: Pinimg
Nyaris serupa dengan desain sebelumnya, fasad neo klasik mempunyai garis-garis yang tegas, bersih, rapi, dan simetris.
Adapun perbedaan keduanya adalah bahwa fasad neo klasik cenderung minim dekorasi dari fasad klasik.
Ciri khas dari desain fasad neo klasik adalaj kolom wajah atau halaman depannya yang berdiri tegak dan kokoh dalam menopang atapnya.
Fasad neo klasik juga umumnya berbentuk datar dan memanjang.
Contoh jelasnya bisa kamu lihat dalam rumah-rumah yang ada di Angel Residence.
Fasad Bohemian
Foto: HGTV
Jika ditinjau dari segi warna, maka konsep fasad Bohemian lebih menonjolkan warna yang lebih berani dan anti-mainstream.
Tidak ada aturan baku dalam perancangan fasad Bohemian.
Biasanya, fasad ini mencampurkan gaya klasik, vintage dan rustic.
Fasad Bohemian dapat mencerminkan kepribadian pemilik rumah yang menyukai kebebasan, ceria, dan berwarna.
Tentunya, desain satu ini sangat cocok bagi kamu yang menyukai gaya hippie.
Fasad Mediterania
Terakhir, ada desain arsitektur yang berasal dari kebudayaan laut tengah yang sempat berjaya di masa lampau.
Seperti namanya, desain fasad rumah modern ini lekat dengan gaya rumah di negara-negara latin seperti Italia, Spanyol, dan Yunani.
Fasad ini sendiri menampilkan kesan teduh pada halaman depan rumah.
Ciri khas lainnya dari fasad rumah Mediterania ditonjolkan dengan penggunaan unsur dan warna-warna yang hangat.
Nah, itu dia sepuluh ragam desain fasad rumah modern.
Jadi, yang mana favorit kamu?