Desain Dapur Basah Sederhana, Untung-Rugi hingga Tipsnya

19 Nov 2021 - Dyah Siwi Tridya

Desain Dapur Basah Sederhana, Untung-Rugi hingga Tipsnya

Foto: herhomedesign

Area dapur bisa dikatakan sebagai jantungnya rumah, di mana semua masakan menggugah selera berawal dari sana.

Tapi sayangnya, aroma masakan yang kuat kerap menyebar ke seluruh area rumah bahkan bisa menempel ke baju atau bahan-bahan kain lainnya.

Ditambah lagi dapur jadi “becek” ketika Anda mencuci semua peralatan masakan yang menumpuk.

Untuk mengatasi hal tersebut, yang perlu Anda lakukan adalah memisah area dapur menjadi dua bagian yakni dapur kering dan dapur basah.

Sesuai dengan namanya, dapur kering merupakan area siap saji tanpa ada kegiatan masak-memasak atau dikenal dengan pantry.

Lalu, bagaimana dengan dapur basah?

Buat Anda yang penasaran mengenai seluk beluk desain dapur basah, simak penjelasannya di bawah ini!

Apa Itu Dapur Basah?

desain dapur basah

Foto: recommend

Dapur basah bisa diartikan sebagai tempat melakukan aktivitas masak-memasak, yang menghasilkan banyak asap dan panas.

Bisa juga dianggap sebagai area fungsional yang melibatkan kegiatan mulai dari menyiapkan makanan, merebus, menggoreng dan sebagainya.

Seperti halnya dapur biasa, dapur basah digunakan untuk menyimpan bahan makanan, bahan dapur lainnya dan peralatan makan.

Ciri khas dari dapur basah bisa Anda ketahui dari adanya alat penghisap asap (cooker hood), exhaust fan, ventilasi alami, mesin cuci piring dan wastafel.

Sedangkan untuk letaknya, desain dapur basah dibagi tiga, yakni dapur basah tertutup yang dipisahkan dengan pintu geser, semi terbuka, dan outdoor

Untung Rugi Miliki Dapur Basah

desain dapur basah

Foto: renonation

Sebelum kita bahas lebih lanjut mengenai dapur basah, dari desain hingga tips merancang ruang satu ini, ada baiknya cek dulu keuntungan dan kerugian memiliki dapur basah di rumah Anda.

Keuntungan

Bagi Anda yang memiliki rumah yang tak terlalu besar, dapur basah bisa Anda ciptakan secara sederhana di area terbatas. 

Misalnya di bagian belakang rumah yang terhubung langsung ke area terbuka, sehingga asap dan uap masakan langsung keluar dan tidak menyebar ke dalam rumah.

Keuntungan yang terakhir yang bisa Anda dapatkan adalah ruangan dapur kering akan terlihat rapi setiap hari.

Serbaiknya tempatkan dapur basah dan kering berdekatan satu sama lain sehingga Anda dapat dengan mudah berpindah di antara dua area tersebut. 

Pastikan juga alat-alat masak diatur berdasarkan kegunaan, atau mungkin Anda bisa meletakan peralatan makan di dapur kering (pantry).

Kerugian

Sesuai namanya, keadaan dapur basah akan selalu lembab sehingga wajar saja pertumbuhan jamur bisa lebih cepat di area ini.

Jika Anda tidak rajin mengeringkan area lantai sehabis cuci piring, tentunya yang terjadi adalah pelapukan berat pada lantai parket hingga keretakan lantai keramik karena banyak menyerap air.

Dapur basah juga identik dengan area yang selalu berantakan dikarenakan aktivitas memasak dan memotong sayuran dan piring kotor yang perlu dicuci secara teratur.

Area satu ini sangat membutuhkan pemeliharaan serius baik dari segi utilitas, tampilan dan kebersihannya.

Tips dan Inspirasi Desain Dapur Basah

Desain Dapur Basah Semi Terbuka

Foto: housebeautiful

Mau punya dapur basah semi outdoor seperti di perumahan Prima Harapan Regency?

Tipe desain dapur basah ini banyak dipilih oleh developer, tentu saja alasannya adalah meminimalisir bau yang masuk ke dalam ruangan.

Selain itu, posisi dapur yang berada di belakang membuat pemilik rumah tak perlu khawatir ketika tamu datang berkunjung.

Untuk tambahan, Anda bisa pasang kanopi agar dapur tidak terkena tempias air hujan yang akan mempercepat perkembangan jamur.

Baca juga:

Selain Belakang Rumah, Coba Desain Dapur Terbuka Sederhana di Spot Ini!

Dapur Basah dengan Sekat Kaca

desain dapur basah

Foto: ksa-g.com

Jika Anda tetap tidak ingin menggabungkan secara langsung antara area pantry dan dapur basah, maka contoh desain sekat di atas patut dicoba.

Selain tidak membuat antar ruang jadi lebih sempit, partisi kaca juga memberikan banyak kelebihan bagi area terbatas jadi lebih luas.

Selain itu, cara sekat dengan kaca yang dibuat tertutup mampu menghalau aroma kuat saat Anda memasak atau bau busuk dari sampah makanan.

Tentu saja ini harus dibarengi dengan pemasangan exhaust fan, atau bisa juga menambah ventilasi dengan lubang hawa angin yang diletakan di bawah.

Sama seperti gambar di atas, di Cluster Granda dari Paramount Land juga menyediakan dapur kering dan basah. Hanya saja yang membedakannya adalah keduanya dipisahkan langsung oleh dinding.

Tapi Anda tak perlu khawatir untuk dapurnya, rumah dijual di Tangerang sudah dilengkapi cooker hood dan jendela yang besar, yang akan membuat dapur tetap segar.

Desain Dapur Basah dengan Lantai Khusus

desain dapur basah

Foto: qanvast

Contoh desain di atas bisa dibilang cukup ideal bagi Anda yang tidak ingin ada sekat yang mengganggu antara dapur basah dan dapur kering.

Anda tetap bisa memisahkan keduanya lewat material lantai, karena area dapur basah selalu lembab dan licin. Anda bisa memilih desain lantai dapur khusus.

Adapun material lantai khusus dapur basah adalah lantai vinyl anti selip, lantai tambang dan lantai rubber.

Agar lebih menarik, pilihlah warna lantai yang berbeda dengan lantai pantry, tentunya ini akan memberikan transisi dan sekat secara tidak langsung.

--

Nah, itu dia informasi mengenai desain dapur basah yang bisa Anda jadikan referensi.

Buat yang ingin cari rumah yang menyediakan dapur kering dan basah, temukan daftar hunian terbaiknya di proyek pilihan di 99.co Indonesia.
 

Author:

Dyah Siwi Tridya