
Berniat menjalankan bisnis kontrakan? Ada macam-macam desain rumah kontrakan yang perlu diketahui supaya Anda dapat membidik target pasar yang tepat.
Desain kontrakan kini sangat beragam, mulai dari desain kontrakan 1 petak, desain rumah kontrakan 3 petak, desain rumah kontrakan 3×6, desain rumah kontrakan 3×8, dan lain-lain.
Peruntukannya pun berbeda-beda, di mana ada model kontrakan minimalis untuk satu orang, pasangan suami istri baru menikah, hingga keluarga muda dengan satu, dua, atau tiga anak.
Apabila memahami berbagai desain dan ukuran rumah kontrakan ini, tentu lebih mudah menyesuaikan lahan yang dimiliki dengan kontrakan yang akan dibangun.
Nah, kami sudah merangkum desain rumah kontrakan untuk disewa berdasarkan luas dan peruntukannya. Mari langsung saja kita simak ulasannya di bawah.
Inspirasi Desain Rumah Kontrakan
Desain Rumah Kontrakan 3 Kamar Tidur

Jika ingin membuat kontrakan untuk mahasiswa, maka tak harus selalu berbentuk rumah petak per kamar. Hunian di lingkungan cluster juga potensial, asalkan lokasinya tepat.
Contohnya seperti rumah cluster di perumahan Blok X yang berada di Jatinangor. Rumah ini cocok untuk investasi dan bisnis di bidang sewa-menyewa properti.
Mengingat lokasinya dekat kampus ternama seperti Universitas Padjadjaran, Institut Teknologi Bandung (ITB) kampus Jatinangor, dan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Inspirasi desain fasad bisa Anda lihat pada gambar di atas. Dengan menyewakan kontrakan untuk mahasiswa dalam lingkungan cluster, banyak nilai tambah yang bisa Anda jual.
Misalnya fasilitas keamanan lengkap dan suasana kondusif yang cocok bagi pelajar. Gambar denah rumah dan desain interior rumah bisa dilihat di bawah.
Rumah Kontrakan 3×6 dengan Sekat
Desain rumah kontrakan 3×6 biasanya mempunyai 1 kamar tidur, 1 kamar mandi, dan dapur kecil. Maka dari itu, ini cocok untuk penyewa berikut.
- Pasangan muda yang menginginkan privasi dan keleluasaan.
- Individu yang ingin tinggal mandiri dengan nyaman.
- Keluarga kecil dengan satu anak.
Desain rumah kontrakan 3×6 dengan sekat memisahkan antara satu teras rumah dengan teras lain. Hal ini tentu saja menjaga privasi setiap penyewa rumah.
Dengan begitu setiap penghuni rumah kontrakan ini bisa fokus merawat dan membersihkan bagian terasnya masing-masing. Lihat contoh rumah kontrakan 3×6 dengan sekat di atas.
Pemilik mengecat rumah kontrakan tersebut dengan warna krem dan cokelat. Pada bagian depannya terdapat tanaman hijau berukuran kecil yang berderet.
Sementara itu, akses jalan di tengah kontrakannya dilapisi oleh paving block. Ini membuat lingkungan rumah kontrakan lebih rapi, tetapi tetap mampu menyerap air hujan.
Rumah Kontrakan 3×8 Tanpa Sekat
Selain rumah kontrakan 3×6 dengan sekat, Anda juga dapat membangun rumah kontrakan 3×8 tanpa sekat. Rumah seperti ini cocok untuk kategori penyewa berikut.
- Keluarga kecil yang menginginkan lingkungan yang bersahabat.
- Individu yang ramah dan suka bersosialisasi.
- Pasangan muda yang ingin membangun komunitas.
Penyewa bisa dengan leluasa melihat ke arah rumah tetangga yang berada di sampingnya. Sehingga, cocok untuk orang-orang yang suka berinteraksi.
Rumah kontrakan 3×8 tanpa sekat memudahkan penyewa untuk mengobrol dengan tetangga apabila sedang bosan diam di rumah. Biasanya, ini memiliki desain kontrakan minimalis.
Hunian menghadirkan banyak jendela pada bagian fasadnya untuk memaksimalkan pencahayaan alami dan sirkulasi udara. Adapun tata ruangnya terdiri dari:
- satu kamar tidur;
- ruang keluarga;
- dan dapur.
Rumah Kontrakan Ukuran 4×6
Tidak semua hunian sewaan identik dengan denah rumah kontrakan 3 petak atau desain kontrakan 1 petak yang sederhana. Ada pula rumah 4×6 yang minimalis, tetapi elegan.
Biasanya rumah kontrakan minimalis modern 4×6 dilengkapi oleh carport dan banyak jendela pada bagian fasad. Kamar tidur berjumlah dua unit, sehingga cocok untuk keluarga muda.
Bagi penyewa, ada beberapa keuntungan sewa rumah kontrakan 4×6, di antaranya sebagai berikut.
- Desain modern dan fungsional menghadirkan suasana yang nyaman dan tenang.
- Eksterior minimalis dengan carport dan jendela besar memberikan kesan elegan.
- Ukuran ideal dan mudah dirawat (tidak terlalu sempit).
- Ideal bagi keluarga muda dengan satu anak yang menginginkan ruang privasi.
Sebagai pemilik, Anda bisa menonjolkan keuntungan tersebut untuk memasarkan rumah kontrakan kepada target penyewa yang tepat.
Rumah Kontrakan 1 Petak 2 Lantai
Desain rumah kontrakan petakan dapat menjadi pilihan selanjutnya. Desain ini terbilang populer di Indonesia, nah biasanya luas kontrakan yaitu sekitar 3×6 meter persegi.
Pada contoh di atas, bangunan terbagi menjadi dua lantai untuk menghemat lahan dengan akses tangga di luar. Kontrakan 2 lantai minimalis ini menawarkan enam kamar yang cocok target ini.
- Pekerja lajang atau pasangan muda.
- Mahasiswa yang ingin tinggal dekat dengan kampus.
- Individu yang menginginkan hunian sederhana dan praktis.
Kontrakan petakan seperti ini biasanya berlokasi dekat kawasan perkantoran atau kampus. Harga sewanya pun ekonomis alias terjangkau.
Rumah Kontrakan 3 Petak

Gambar kontrakan minimalis: Parboaboa.com
Desain kontrakan 3 petak memiliki lahan yang lebih luas dibandingkan rumah kontrakan 1 petak. Apabila dilihat dari segi desain, tampilannya pun lebih bagus.
Biasanya, hunian ini berada di lokasi strategis dengan lingkungan aman dan nyaman untuk ditinggali. Selain itu, tersedia ruang yang cukup untuk beraktivitas.
Hunian ini cocok disewakan kepada penyewa berikut.
- Pekerja kantoran yang menginginkan hunian dekat dengan tempat kerja.
- Mahasiswa yang ingin tinggal di lingkungan yang tenang dan kondusif.
- Keluarga muda yang menginginkan hunian yang nyaman dan aman.
Anda juga bisa menyediakan carport di depan rumah kontrakannya agar bisa menarik minat keluarga muda yang telah memiliki mobil.
Rumah Kontrakan Type 21
Jika memiliki lahan yang cukup luas, Anda bisa membuat rumah kontrakan berderet dengan desain minimalis type 21.
Sebab rumah kontrakan ini biasanya memiliki desain rumah kontrakan sederhana, sehingga penghuninya tidak perlu banyak menempatkan perabotan dan furnitur di dalam rumah.
Selain itu, rumah kontrakan type 21 pun mudah dirawat dan dibersihkan karena ruangannya mungil.
Kelebihan tersebut akan menarik minat penghuni yang sibuk beraktivitas di luar karena urusan pekerjaan, serta hanya punya waktu membersihkan rumah pada akhir pekan.
Type 21 biasanya memiliki desain rumah kontrakan dua kamar, sehingga menjadi opsi yang banyak dipilih oleh pasangan baru menikah.
Rumah Kontrakan Type 70
Tidak hanya rumah berderet, jenis rumah tapak pun bisa dimanfaatkan untuk usaha kontrakan.
Jika memiliki hunian tapak tipe 70, Anda bisa memasarkannya untuk keluarga yang sudah memiliki anak.
Seperti namanya, gambar rumah kontrakan tipe 70 di atas memiliki luas 70 m², yang biasanya berdimensi 7×10 m atau 5×14 m.
Rumah type 70 pun biasanya memiliki 3–4 kamar tidur, yang cocok untuk dijadikan model kontrakan minimalis modern.
Tak ayal, peminatnya kebanyakan merupakan keluarga dengan anggota lebih dari tiga orang.
Rumah Kontrakan 2 Lantai

Desain rumah kontrakan 2 lantai bisa menjadi ide menarik untuk Anda yang ingin memulai bisnis kontrakan ataupun sewa rumah untuk keluarga.
Sebagai pemilik atau pemberi sewa, Anda bisa menambah sejumlah elemen dekorasi untuk mempercantik tampilan rumah.
Keberadaan dekorasi kayu tersebut bisa menambah kesan asri dan hangat pada rumah.
Jadi, keluarga yang sedang mencari hunian sementara kemungkinan besar akan kepincut jika melihat desain rumah kontrakan 2 lantai milikmu.
Baca juga: 7 Tips Memilih Rumah Kontrakan dengan Harga Murah
Rumah Kontrakan 1 Kamar

Rumah kontrakan 1 kamar biasanya memiliki desain minimalis.
Hal ini dikarenakan rumah kontrakan biasanya hanya ditinggali satu orang.
Untuk ukurannya, biasanya mulai dari rumah kontrakan 3×5 hingga rumah kontrakan 4×8.
Dengan satu kamar tidur, ruangan ini dirancang secara simpel dan fungsional.
Terdapat jendela yang memungkinkan sinar matahari masuk ke dalam rumah, memberikan kesan terang dan segar di dalam ruangan.
Selain itu, terdapat sedikit teras di depan rumah yang dapat digunakan untuk menerima tamu atau sekadar menikmati udara segar.
Dengan desain yang praktis dan harga yang terjangkau, rumah kontrakan ini menjadi pilihan yang menarik bagi banyak orang, terutama untuk pekerja dan mahasiswa.
Membuat rumah kontrakan 1 kamar bisa dipertimbangkan oleh Anda yang baru pertama kali memulai bisnis kontrakan rumah.
Desain Rumah Kontrakan 2 Kamar
Desain rumah kontrakan yang selanjutnya adalah kontrakan 2 kamar tidur.
Kontrakan ini memiliki desain rumah sederhana dan minimalis, serta punya harga yang ekonomis.
Anda bisa memberikan sentuhan cat yang menarik pada rumah kontrakan ini, dengan warna yang dapat menyegarkan pandangan mata.
Nah, itulah inspirasi desain rumah kontrakan dengan berbagai ukuran yang bisa ditiru.
Semoga informasi ini bermanfaat, ya.
Baca juga: 4 Desain Paviliun Kontrakan dan Tips Membangunnya
