Mengenal Desain Rumah Tropis yang Eksotis dan Nyaman

4 min read

Foto: House Plans

Indonesia merupakan negara tropis yang hanya memiliki dua musim, yaitu hujan dan kemarau.

Dengan begitu, di negara ini kita bisa memiliki hunian dengan desain rumah tropis  yang sangat nyaman untuk ditinggali. 

Seperti namanya, desain modern tropis adalah gaya arsitektur yang mampu bertahan dengan iklim dan cuaca tropis. 

Setiap komponen bangunan dirancang sedemikian rupa, agar cahaya dapat masuk dan keluar dengan leluasa. 

Dewasa ini, rumah bernuansa tropis kian diminati oleh berbagai kalangan masyarakat.

Dengan iklim tropis yang menjadi ciri khas negara Indonesia, rumah yang memiliki konsep ini akan sangat menyenangkan untuk ditinggali.

Terutama jika memiliki perpaduan antara rumah tropis modern dengan konsep yang ramah lingkungan, seperti yang ada di Asya Jakarta.

Lalu kira-kira, apa saja karakteristik dari rumah yang menerapkan desain rumah tropis? Berikut enam konsepnya.

6 Konsep Utama dalam Rumah Modern Tropis

Konsep Open Space

Konsep Open Space

Foto: dwell.com

Konsep open space atau serba terbuka menjadi tips pertama, untuk mengaplikasikan desain rumah tropis modern.

Konsep ini menjadi salah satu esensi penting dalam desain rumah modern bergaya tropis, yang bertujuan memperlancar sirkulasi udara.

Untuk mengusung desain open space, Anda bisa mulai membuat desain rumah minim sekat atau tembok yang menghalangi setiap ruangan.

Jika konsep open space dirasa terlalu terbuka, Anda bisa menambahkan dinding kaca di antara area indoor dan outdoor.

Selain terlihat menyatu dengan lingkungan sekitar, menggunakan konsep open space akan membuat rumah tampak lebih luas dan besar.

Salah satu hunian yang memakai konsep ini adalah Summer House Tipe 6×12 di Podomoro River View.

Hunian ini bisa Anda jadikan sebagai salah satu wishlist, terutama jika sedang mencari rumah dijual di Bogor.

Memiliki Nuansa Nautical

Nuansa Nautical

Foto: dwell.com

Nuansa nautical yang berkonsep “back to nature,” merupakan tips yang tidak boleh dilupakan dalam mengusung gaya arsitektur rumah tropis.

Dengan berorientasi pada alam, rumah yang memiliki nuansa nautical harus dilengkapi dengan berbagai bunga maupun tanaman.

Anda bisa mengikutsertakan berbagai tanaman hijau merambat, rumput, pohon hingga berbagai tanaman hias. 

Sebagai rekomendasi, tanaman rambat yang bisa Anda gunakan pun beragam seperti mandevilla, dipladenia, dan bugenvil.

Selain itu, Anda bisa menambahkan perpaduan lantai kayu atau bambu yang memberi nuansa hangat.

Sejujurnya, hunian seperti ini sudah banyak ditemukan. Salah satunya terdapat dalam area hunian modern tropis di Citra Garden City Jakarta.

Mengusung Konsep Minimalis

Konsep Minimalis

Foto: dwell.com

Untuk mengusung desain rumah tropis yang minimalis, Anda harus mengaitkan konsep kesederhanaan pada hunian tersebut.

Artinya, tempatkan barang-barang yang penting saja pada ruangan. Dengan ini, rumah akan terkesan yang lebih bersih dan juga luas.

Selain itu, pastikan Anda meletakkan berbagai furnitur dengan ukuran yang pas. Ini dimaksudkan agar ruangan tidak sempit dan sesak.

Melihat berbagai kemudahan ini, tak heran kalau ada banyak orang yang tertarik dengan rumah minimalis tropis.

Salah satu hunian yang menawarkan desain tersebut adalah Nivara Resort Townhouse at Kemang.

Tak hanya memiliki desain bangunan yang compact, pengembang juga memberikan fitur smart access dan smart lock system sebagai fitur keamanan di dalam rumah.

Adanya Unsur Air

Adanya Unsur Air

Foto: dwell.com

Penggunaan unsur air dalam desain tropis dimaksudkan, agar rumah terlihat lebih asri dan indah.

Anda bisa membuat kolam ikan hias, atau kolam renang berukuran kecil apabila lahan yang tersedia mencukupi. 

Setelah itu, Anda bisa menambahkan penggunaan lantai kaca atau kayu di sekitar area kolam.

Lalu tambahkan lampu-lampu kecil berdesain indah, yang dapat menambah kesan modern pada rumah tropis tersebut.

Memakai Material Ramah Lingkungan

Memakai Material Ramah Lingkungan

Foto: Inhabitat.com

Mengaplikasikan desain arsitektur rumah tropis modern bukan berarti Anda harus memiliki bahan material yang rumit dan mahal.

Anda bahkan masih bisa melirik rumah dengan material ramah lingkungan berbahan alami.

Namun pastikan material itu dapat memberi kenyamanan, serta memiliki daya tahan yang kuat terhadap iklim tropis.

Tujuan dari penggunaan bahan ramah lingkungan adalah membangun struktur hemat energi dan memberikan nuansa yang teduh.

Maka itu, Anda bisa menggunakan bahan material seperti kayu, tanah, bambu, bale jerami, batu alam, dan sebagainya.

Memaksimalkan Pencahayaan Alami

Pencahayaan Alami

Foto: dwell.com

Pencahayaan alami menjadi tips terakhir yang dibutuhkan dalam mengimplementasikan desain rumah tropis. 

Pencahayaan alami bisa didapatkan dari jendela kaca yang besar, serta pengaplikasian konsep open space pada rumah. 

Sinar matahari yang masuk membuat ruangan menjadi lebih segar. Selain itu, Anda pun dapat menghemat listrik pada siang hari.

Jika tertarik untuk memiliki rumah tropis, maka unit rumah di Samira Regency Bekasi sangat cocok dijadikan sebagai pilihan.

Nah, itulah enam karakteristik rumah tropis yang penting Anda ketahui.

Semoga informasi di atas bermanfaat, ya.

 

Reader Interactions

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *