
Pernah mendengar istilah gazebo? Bangunan kecil yang sifatnya terbuka ini sering kita temui di halaman rumah.
Biasanya, bangunannya terbuat dari material tembok semen, kayu, dan bambu.
Kombinasi tersebut membuat bangunan gazebo terlihat lebih adem ketimbang bangunan utama.
Jika ingin mengetahui lebih lanjut, kamu bisa membaca selengkapnya di bawah ini!
Apa Itu Gazebo
Gazebo adalah bangunan terbuka yang memiliki fungsi sebagai tempat berkumpul dan bersantai.
Bangunannya terdiri dari bagian lantai yang dibuat lebih tinggi dari tanah, tiang penyangga, atap, dan pagar.
Konsep terbuka pada gazebo tercipta karena tidak adanya tembok, sekat, dinding, atau jendela.
Biasanya, ruang terbuka ini ditempatkan di taman atau halaman rumah, di tempat wisata, atau di kompleks perumahan.
Jika di tempat wisata, bangunan ini akan ditempatkan di daerah-daerah terbuka dengan pemandangan unik atau indah.
Adapun fungsi dari gazebo beragam, mulai sebagai tempat berkumpul, tempat bersantai, tempat makan bersama, atau dijadikan sebagai latar saat berfoto.
Kamu yang tinggal di Kota Baru Parahyangan dan Grand City Balikpapan, serta memiliki halaman rumah luas, bisa menempatkan ruang terbuka tersebut.
Baca juga: Inspirasi Ruang Terbuka Tempat Berkumpul Santai ala Gazebo, Patio dan Pergola
Jenis-jenis Gazebo
Gazebo Kayu

Sesuai namanya, gazebo yang satu ini terbuat kayu, mulai dari tiang penyangga, langit-langit, pagar, dan lantainya.
Keunggulannya ada pada desainnya yang terkesan natural dan adem.
Kamu dapat menempatkannya di rumah-rumah yang memiliki desain senada, seperti rumah Skandinavia dan rumah Jepang.
Gazebo dengan Tirai

Gazebo yang satu ini memiliki kesan romantis sekaligus cantik, sehingga cocok ditempatkan di taman belakang rumah.
Pada bagian sisinya, terdapat tirai yang apabila dibuka bisa dipakai untuk menutup hampir seluruh bagiannya.
Lalu jika tirainya dibuka, akan tampil ruang terbuka yang enak dipandang mata.
Baca juga: Ini 9 Desain Halaman Rumah Minimalis yang Akan Tren di Tahun 2020
Gazebo dari Bambu

Sama seperti model kayu, gazebo bambu memiliki kesan natural dan menenangkan.
Bedanya, model ini terlihat lebih ringkih ketimbang yang terbuat dari bahan kayu, sehingga kamu perlu membuat pondasi yang lebih kokoh.
Jika ingin membuat tampilannya lebih alami, silakan gunakan rumput jerami yang dikeringkan pada bagian atapnya.
Baca juga: 9 Cara Membuat Taman Vertikal yang Dapat Mempercantik Rumah
Gazebo Pergola

Pergola memiliki bentuk atap dara yang berfungsi sebagai kerangka untuk tanaman merambat.
Jadi, bagian bawahnya teduh lantaran tertutupi tanaman tersebut.
Pergola cocok ditempatkan di rumah-rumah dengan desain alami, seperti rumah Jepang, rumah tropis, atau rumah skandinavia.
Gazebo Logam

Gazebo yang satu ini terkesan lebih kuat dan kokoh, karena menggunakan material seperti logam, baja, besi tempa, atau aluminium.
Dibandingkan dengan model lainnya, model logam harus dirawat secara ekstra guna mencegah karat dan serangga.
Karena itu, jarang ditempatkan untuk rumah-rumah di Indonesia.
Itu dia jenis-jenis gazebo yang mesti kamu tahu. Selanjutnya, mari kupas kelebihan dan kekurangannya!
Baca juga: 5 Ide DIY Taman Belakang Rumah Minimalis
Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan Gazebo
Ruang Tambahan untuk Bersantai
Jika di dalam rumah tidak ada cukup ruang yang bisa dimanfaatkan untuk bersantai, kamu bisa menggunakan gazebo.
Bangunan tersebut bisa digunakan sebagai untuk tempat duduk-duduk bagi para tamu seandainya kamu menggelar kegiatan di rumah.
Misalnya, dapat dimanfaatkan untuk ruang bersantai tamu dalam acara ulang tahun.
Banyak Pilihan Material
Seperti dijelaskan di atas, terdapat beberapa material yang dapat digunakan untuk pembangunan gazebo.
Jadi, kamu bisa memilih material yang sesuai dengan bujet yang dimiliki.
Atau, kamu juga dapat memilih material yang sesuai dengan citra bangunannya
Contohnya, apabila ingin bangunannya terkesan lebih adem, kamu dapat menggunakan material kayu.
Bisa Mempercantik Rumah
Gazebo adalah bangunan terbuka yang bisa mempercantik rumah jika kamu memilih desain yang senada.
Jika rumahnya ingin terkesan lebih adem, berarti kamu dapat memilih yang terbuat dari kayu.
Sementara itu, untuk rumah dengan desain minimalis, bisa memilih model yang terbuat dari logam.
Jangan lupa juga untuk menghias ruang terbuka ini menggunakan item dekorasi seperti bunga, tirai, atau lampu hias.
Baca juga: 7 Tips Cara Membuat Taman Kecil di Depan Rumah Agar Terlihat Lega
Kekurangan Gazebo
Menghabiskan Cukup Banyak Ruang
Jika kamu memiliki halaman rumah yang sempit, rasanya cukup sulit untuk menempatkan gazebo di areanya.
Jadi, sebelum menempatkan ruang terbuka ini, kamu harus memastikan dulu areanya memiliki luas cukup.
Sebagai referensi, ukuran ideal gazebo adalah 2×2 meter.
Karena itu, kamu harus menyiapkan halaman dengan lebar lebih dari 3 meter.
Harus Rajin Dibersihkan
Lantaran bersifat terbuka, kotoran tentu lebih mudah masuk.
Jadi, kamu harus rajin-rajin membersihkannya menggunakan sapu atau lap pel.
Jika dibiarkan menumpuk, kotoran tersebut tentu akan membuat kamu tidak nyaman ketika mendiaminya.
Harus Memilih yang Sesuai dengan Desain Rumahnya
Pada saat membangun gazebo, kamu harus cermat dalam memilih desainnya.
Jika salah memilih desain, bisa jadi ruangannya tampil lebih mencolok ketimbang bangunan utamanya.
Bila perlu, warna yang dipilih juga harus senada.
Nah, bagi kamu yang tinggal di rumah di Surabaya, rumah di Semarang, atau rumah di kota lainnya, berikut adalah pembahasan mengenai pembuatan ruang terbuka santai di rumah.
Baca juga: 8 Tips untuk Desain Taman Rumah Minimalis
Membuat Gazebo di Rumah

Ada dua cara yang bisa kamu lakukan.
Pertama, kamu bisa mencari tukang yang memang ahlinya dalam membangun gazebo.
Kedua, kamu bisa memesannya secara online, lalu dipasang di rumah oleh penjualnya.
Dilihat di situs lokapasar terkenal, harga gazebo bervariasi, tergantung materialnya.
Berikut daftarnya:
- Gazebo baja ringan: Rp700.000
- Bahan kayu glugu dari Jepara: Rp25.000.000
- Ukuran 2,5×2,5 kayu glugu kelapa dua lantai dari Jepara: Rp56.800.000
- Gazebo minimalis kayu jati: Rp19.250.000
- Desain taman tiang bubut 2,5×3 m: Rp11.500.000
- Bahan ranting: Rp4.000.000
- Bahan kayu kelapa minimalis: Rp2.950.000
- Bahan saung kayu kelapa: Rp3.000.000