7 Jenis Atap Rumah Multiroof dan Keunggulannya

Last update: 4 Mei 2025 6 min read
Author:

Jika ingin atap rumah adem, maka bisa memakai multiroof. Saat ini, banyak jenis atap rumah multiroof yang bagus untuk melindungi hunianmu. Yuk, simak ulasannya!

Diketahui, multiroof termasuk jenis atap yang tahan gempa. Oleh karena itu, penggunaannya populer di kalangan masyarakat tanah air.

Ukuran dan harga genteng multiroof variatif, tergantung material penyusunnya. Namun, bahan utamanya adalah logam, tetapi dengan jenis beragam yang bisa disesuaikan kebutuhan.

Jenis Atap Rumah Multiroof

1. Seng Multiroof Galvalum

Jenis Atap Rumah Multiroof Galvalum

Salah satu jenis atap multiroof yang bagus adalah multiroof galvalum. Jenis atap ini terbuat dari baja ringan, sehingga sifatnya lebih lentur dan mudah dibentuk.

Biasanya, atap rumah multiroof galvalum banyak digunakan pada bangunan rumah di perkotaan. Sebagian besar menyukai material ini karena tahan korosi.

Selain itu, jenis atap rumah dan harganya tergolong terjangkau. Kamu bisa mendapatkannya dengan harga mulai Rp35.000 saja per lembarnya.

Kelebihan Kekurangan
  • Ringan: Mudah dipasang dan tidak membebani struktur bangunan.
  • Tahan Korosi: Lapisan galvalum memberikan perlindungan dari karat, terutama di lingkungan yang lembap.
  • Harga Terjangkau: Relatif lebih murah dibandingkan dengan bahan premium seperti tembaga atau stainless steel.
  • Tahan Lama: Umur pakai cukup panjang dengan perawatan minimal.
  • Konduktivitas Panas Tinggi: Memiliki sifat menyerap panas, sehingga ruangan di bawahnya bisa menjadi lebih panas.
  • Kedap Suara Rendah: Tidak efektif meredam suara hujan atau angin kencang.
  • Estetika Terbatas: Kurang elegan dibandingkan bahan seperti sand coated atau tembaga.

2. Multiroof Standing Steam

Jenis Atap Rumah Multiroof Standing Steam

Macam macam atap rumah multiroof selanjutnya adalah standing steam. Jenis atap multiroof ini biasanya digunakan pada rumah bergaya minimalis.

Warnanya mengkilap sehingga memberi kesan sleek pada hunian. Bentuk multirup ini pun unik, karena rangkanya dapat dipasang menyatu dengan bagian genteng.

Hal itu dapat mengurangi geseran dan mencegah kebocoran. Harga atap multiroof standing steam per lembar mulai dari Rp300.000 (dapat berubah sewaktu-waktu).

Kelebihan Kekurangan
  • Tampilan Estetis: Desain minimalis dan modern cocok untuk bangunan kontemporer.
  • Tahan Bocor: Sambungan yang tertutup rapat mengurangi risiko kebocoran.
  • Ketahanan Cuaca Ekstrem: Cocok untuk wilayah dengan angin kencang atau curah hujan tinggi.
  • Ramah Lingkungan: Bisa didaur ulang.
  • Biaya Tinggi: Harganya lebih mahal dibandingkan jenis atap lainnya.
  • Pemasangan Rumit: Membutuhkan tenaga ahli dan peralatan khusus.

3. Multiroof Sand Coated

Jenis Atap Rumah Multiroof Sand Coated

Sesuai dengan namanya, tipe atap rumah multiroof sand coated terbuat dari lapisan batu berupa serbuk dan dicampurkan dengan material logam.

Perpaduan material itu membuat atap sand coated lebih kuat, antipecah, tahan gores, dan bisa meredam panas. Harga atap rumah multiroof sand coated mulai dari Rp80.000 per lembar.

Kelebihan Kekurangan
  • Tampilan Elegan: Menyerupai genteng tanah liat atau beton.
  • Meredam Suara: Lapisan pasir membantu menyerap suara hujan.
  • Tahan Lama: Tidak mudah berkarat dan tahan cuaca ekstrem.
  • Beragam Pilihan Warna: Memiliki banyak pilihan warna untuk estetika rumah.
  • Bobot Lebih Berat: Memerlukan rangka atap yang kuat.
  • Biaya Tinggi: Harga dan biaya pemasangan relatif mahal.
  • Perawatan Khusus: Lapisan pasir bisa terkelupas jika tidak dirawat dengan baik.

4. Multiroof Stainless Steel

Selanjutnya ada jenis atap multi roof stainless steel. Biasanya, rumah di wilayah dengan cuaca ekstrem menggunakan atap ini, karena tergolong kuat dan kokoh.

Namun sayangnya, jenis atap stainless steel lebih berat ketimbang genteng berbahan dasar aluminium. Oleh karena itu, kurang cocok untuk rumah tahan gempa.

Kisaran multiroof harga per lembar mulai Rp80.000. Namun bisa berubah sewaktu-waktu tergantung tren pasar bahan bangunan.

Kelebihan Kekurangan
  • Tahan Korosi Maksimal: Cocok untuk wilayah pesisir yang rentan karat.
  • Estetika Modern: Permukaan mengilap memberikan tampilan mewah.
  • Tahan Lama: Tidak memerlukan perawatan khusus.
  • Ramah Lingkungan: Dapat didaur ulang.
  • Biaya Mahal: Harga bahan dan pemasangan lebih tinggi dibandingkan jenis lain.
  • Konduktivitas Panas: Kurang cocok untuk wilayah tropis tanpa insulasi.

Baca juga:

Bentuk Atap Rumah Minimalis | Modern dan Terbaru

5. Multiroof Cooper

Jenis Atap Rumah Multiroof Cooper

Seperti namanya, multiroof cooper adalah jenis atap berbahan dasar cooper yang memiliki warna kuning kemerahan yang cukup mencolok.

Tampilan itu membuat multiroof cooper cocok untuk hunian klasik atau Eropa. Selain cantik, atap cooper juga tahan lama dan punya kualitas baik, sehingga harganya cukup tinggi.

Kelebihan Kekurangan
  • Tampilan Mewah: Warna tembaga memberikan kesan klasik dan elegan.
  • Tahan Lama: Umur pakai bisa mencapai puluhan tahun.
  • Tahan Cuaca Ekstrem: Tidak mudah rusak oleh panas, hujan, atau salju.
  • Antikorosi: Tidak berkarat, bahkan di lingkungan lembap atau pesisir.
  • Harga Sangat Mahal: Termasuk salah satu jenis atap paling mahal.
  • Pemasangan Sulit: Membutuhkan tenaga ahli dengan pengalaman khusus.
  • Perubahan Warna: Tembaga akan berubah warna menjadi kehijauan (patina) seiring waktu.

6. Multiroof Metal Milenium

Jenis Atap Rumah Multiroof Metal Milenium

Tipe atap multiroof ini terbilang ringan, tetapi daya tahannya sangat kokoh. Sedangkan tampilannya mengkilap, terlihat cantik bila dipasangkan pada rumah modern atau futuristik.

Menariknya lagi, atap multiroof berbahan metal millennium tergolong sebagai genteng yang ramah lingkungan dan bisa didaur ulang.

Kelebihan Kekurangan
  • Ringan: Memudahkan pemasangan.
  • Tahan Lama: Tidak mudah berkarat dan tahan benturan.
  • Ekonomis: Harga relatif lebih terjangkau dibandingkan jenis premium.
  • Cocok untuk Berbagai Desain: Fleksibel untuk desain rumah modern atau klasik.
  • Kedap Suara Rendah: Tidak efektif meredam suara hujan atau bising.
  • Konduktivitas Panas: Membutuhkan insulasi tambahan untuk mengurangi panas.

7. Multiroof Metal Spandek

Jenis Atap Rumah Multiroof Metal Spandek

Multiroof metal spandek merupakan campuran dari material alumunium dan seng. Atap ini mempunyai daya tahan yang baik dan terasa lebih ringan.

Bentuknya bergelombang sehingga bisa diaplikasikan pada berbagai jenis rumah. Jenis atap ini sering kali dicat ulang supaya lebih cantik.

Harga dari atap rumah multiroof metal spandek juga cukup terjangkau. Sehingga kamu dapat menghemat budget untuk memenuhi kebutuhan lain.

Kelebihan Kekurangan
  • Kuat dan Tahan Lama: Tahan terhadap korosi dan cuaca ekstrem.
  • Ringan: Mempermudah pemasangan dan mengurangi beban struktur.
  • Ekonomis: Harga relatif terjangkau untuk kebutuhan luas.
  • Fleksibel: Cocok untuk atap dengan desain melengkung atau datar.
  • Kurang Estetis: Lebih cocok untuk bangunan industri daripada rumah tinggal.
  • Konduktivitas Panas Tinggi: Ruangan di bawahnya cenderung panas.
  • Kedap Suara Rendah: Tidak meredam suara dengan baik.

Keunggulan Atap Rumah Multiroof

1. Tahan Lama

Rata-rata, atap rumah multiroof punya daya tahan yang cukup lama dan kuat, sehingga bisa bertahan hingga bertahun-tahun.

Jika Anda mencari pilihan jenis atap yang awet, maka multiroof wajib dipertimbangkan karena lebih hemat biaya.

2. Perawatan Minim

Material dari atap rumah multiroof membuatnya antilumut dan jamur. Jenis atap ini juga lebih tahan terhadap kondisi cuaca.

Jadi, Anda tidak perlu khawatir dalam urusan perawatannya.

Baca juga:

7 Macam Bentuk Atap Rumah Terpopuler dan Fungsinya

3. Pemasangan Mudah

Salah satu kelebihan dari atap multiroof adalah mudah dipasang serta ringan. Berkat ini tentu pemasangannya lebih ringkas dan tidak akan memakan banyak waktu.

Selain itu, karena atap rumah multiroof terbilang ringan, maka tidak akan membebani struktur bangunan.

***

Itulah informasi mengenai tujuh jenis atap multiroof beserta keunggulannya. 

Dapatkan hunian impianmu di www.99.co/id!

 

Miyanti adalah senior content writer yang aktif menulis artikel dan mikrokopi sejak 2017. Dia berpengalaman menulis artikel bertema properti, desain, kuliner, keuangan dan traveling. Pada 2020 bergabung dengan 99 Group untuk menulis panduan property Rumah123 dan 99.co Indonesia.