7 Macam Bentuk Atap Rumah Populer dan Fungsi Desainnya

9 Mar 2020 - Ananda Bayu Pangestu

7 Macam Bentuk Atap Rumah Populer dan Fungsi Desainnya

Foto: Pinterest

Bentuk atap rumah adalah salah satu yang paling diperhatikan saat merancang desain eksterior rumah. Fasad atau tampak depan rumah dapat bervariasi karena pemilihan model atap yang juga bermacam-macam dan memiliki keunggulan fungsi desain tersendiri.

Jika Anda merasa model atap rumah di Indonesia terkesan ‘membosankan’, Anda bisa mencari mana bentuk atap rumah yang paling cocok untuk rumah impian Anda. Bagaimanapun, pemilihan desain atap rumah ini akan mempengaruhi keseluruhan konsep rumah, bukan hanya tampak depannya saja.

Yuk, kita bahas macam-macam inspirasi bentuk atap rumah yang populer ini satu per satu!

  1. Bentuk Atap Rumah Perisai atau Limas


Foto: Modushome

Bentuk atap rumah perisai atau limas ini merupakan penyempurnaan desain atap rumah pelana yang terdiri dari dua bidang miring berbentuk trapesium. Dua bidang atap rumah model ini berbentuk segitiga siku-siku dengan kemiringan yang sama. 

Karena merupakan penyempurnaan desain atap rumah pelana, bentuk atap rumah perisai atau limas ini punya keunggulan yaitu terlihat lebih artistik, modern, dan unik. Bentuk atap rumah ini cukup populer alias mudah ditemukan di Indonesia.

Selain itu, dengan sudut 30 hingga 40 derajat pada bagian atapnya, fungsi desain bentuk atap rumah ini mampu memberikan perlindungan terhadap dinding rumah bagian luar dari panasnya sinar matahari dan derasnya air hujan.

  1. Model Atap Rumah Minimalis Datar


Foto: Pinterest

Bentuk atap rumah yang saat ini mulai populer di Indonesia adalah atap rumah minimalis datar. Model atap rumah ini termasuk yang paling sederhana dan mudah untuk dibuat. Mengapa dikatakan model atap rumah minimalis? Bentuk atap rumah datar ini memang umum diaplikasikan pada rumah minimalis.

Selain itu, bangunan bertingkat juga umum menggunakan bentuk atap rumah ini, ada juga balkon yang bahannya bisa dibuat dari beton bertulang, dan teras berbahan asbes maupun seng yang tebal. 

Pada desain atap rumah datar ini, supaya air hujan yang tertampung dapat mengalir, biasanya atap dibuat miring ke salah satu sisi kecil dengan kemiringan yang cukup. Fungsi desain atap rumah datar seperti ini biasanya digunakan untuk atap teras atau kebun di atap rumah

Meski paling merupakan bentuk atap rumah yang paling mudah dibuat, atap rumah minimalis termasuk yang paling sulit perawatannya. Hal yang perlu diperhatikan saat membuat model atap rumah ini adalah ruang sirkulasi udara di bawahnya yang harus cukup sehingga ruangan tidak panas.

  1. Bentuk Atap Rumah Miring atau Sandar


Foto: Pinterest

Bentuk atap rumah miring atau sandar adalah salah satu yang paling populer pada rumah-rumah bergaya kontemporer. Model atap rumah sandar atau miring ini juga biasa digunakan untuk bangunan tambahan seperti selasar atau emperan.

Sebagian arsitek memadukan bentuk atap rumah miring dengan desain atap pelana. Biasanya, tepi atas pada desain atap rumah sandar menempel dengan tembok vertikal. Keunggulan desain atap rumah ini selain arsitekturnya yang atraktif adalah pengaliran airnya yang hanya ke satu sisi.

  1. Desain Atap Rumah Pelana


Foto: Pinterest

Bentuk atap rumah pelana adalah model paling populer di Indonesia. Model atap rumah ini paling aman dan sederhana untuk diaplikasikan pada berbagai macam desain rumah. 

Bentuk atap rumah pelana terdiri atas dua bidang miring yang ujung atasnya bertemu pada satu garis lurus yang biasa disebut bumbungan. Fungsi desain atap rumah ini yang paling unggul adalah dapat dengan mudah mendeteksi adanya atap bocor

Desain atap rumah ini juga punya daya serap radiasi dan panas yang baik juga cocok digunakan di daerah tropis seperti Indonesia. Model atap rumah desain pelana minimal memiliki kemiringan 30 derajat, dan harus memiliki tepi bawah yang digunakan untuk aliran air hujan.

  1. Bentuk Atap Rumah Gergaji


Foto: Waz

Model atap rumah berikutnya adalah model gergaji. Model atap rumah ini biasanya digunakan untuk pabrik atau rumah di lokasi industri. Bentuk atap rumah ini terdiri dari dua bidang atap atau lebih yang masing-masing punya sudut 30 hingga 60 derajat.

Meski demikian, sudut kemiringan pada desain atap rumah ini menyesuaikan dengan kondisi dalam ruangan. Misalnya, jika rumah butuh penerangan pada siang hari atau ventilasi, maka bidang atap yang miringnya 60 derajat diubah menjadi vertikal. 

Fungsi desain bentuk atap rumah gergaji yang curam salah satunya dapat melindungi pekerja dan mesin-mesin pabrik dari sinar matahari langsung. Namun, model atap rumah gergaji tetap bisa diterapkan untuk hunian biasa. Salah satu tempat yang banyak menggunakan model atap rumah ini adalah Rusia.

  1. Model Atap Rumah Mansard


Foto: Pinterest

Bentuk atap rumah mansard terdiri dari dua atap yang terlihat bertingkat. Model atap rumah ini merupakan punya empat sisi dan dua lereng di masing-masing atap. Umumnya, model atap rumah ini digunakan di Eropa. Fungsi desain atap rumah ini lebih menjurus pada nilai estetika.

Jika dibandingkan dengan bentuk atap rumah lainnya, model atap rumah mansard terbilang paling cantik dan unik. Selain karakteristiknya yang unik, desain atap ini juga memiliki nilai fungsional yaitu adanya ruangan loteng yang bentuknya semi persegi ke atas dan sebagian menyelimuti bentuk rumah.

  1. Desain Atap Rumah Piramida


Foto: Pinterest

Bentuk atap rumah yang terakhir adalah desain atap piramida. Model atap rumah ini adalah salah satu yang paling rumit pembuatannya karena memerlukan perhitungan panjang, lebar, dan tinggi akurat untuk setiap sisinya.

Umumnya, penggunaan model atap rumah ini disarankan untuk rumah dengan porsi luas tanah yang kecil. Model atap ini terdiri lebih dari empat bidang yang sama bentuknya. Bentuk denah bangunan bisa berupa segi 4 hingga segi 8.

Itu dia 7 desain atap rumah yang paling banyak digunakan. Mana bentuk atap rumah yang paling cocok untuk hunian impian Anda? Semoga artikel panduan 99.co Indonesia ini bisa membantu Anda membangun rumah impian, ya!

Author:

Ananda Bayu Pangestu