Ampuh Usir Gerah, Ini 7 Jenis Atap Rumah yang tidak Panas

17 Sep 2020 - Yuhan Al Khairi

Ampuh Usir Gerah, Ini 7 Jenis Atap Rumah yang tidak Panas

Mengetahui jenis atap rumah yang tidak panas memang cukup penting, apalagi bagi masyarakat yang tinggal di negara tropis. 

Karena dengan begitu, hunian jadi terasa lebih sejuk dan nyaman untuk ditinggali.

Atap merupakan bagian yang sangat penting pada sebuah bangunan. 

Atap atau biasa disebut genting, berfungsi untuk menghalau terik sinar matahari, serta derasnya guyuran hujan ke dalam ruangan.

Sebab tugasnya yang cukup vital, cara memilih atap untuk hunian enggak boleh sembarangan. 

Pasalnya, masing-masing atap tersebut dibuat dengan material dan jenis yang berbeda-beda.

Jika salah memilih, bukan tidak mungkin material tersebut justru memberi efek panas dan gerah ke dalam ruangan. 

Oleh karenanya agar tidak salah beli, berikut rekomendasi jenis atap rumah yang tidak panas.

7 Jenis Atap Rumah yang Tidak Panas

Secara umum, ada tujuh jenis atap rumah yang tidak panas, yang bisa kamu dapatkan dengan mudah di pasaran. 

Harga dari masing-masing atap ini berbeda-beda, tergantung dari material yang digunakan.

Meski begitu, bukan berarti harga mahal menjamin kualitas dari atap tersebut, ya. 

Ada baiknya jika kamu memilih atap secara tepat, sesuai fungsi, kegunaan, serta bentuk atap rumah tersebut.

  • Atap Tanah Liat

Kamu tentu sudah familiar dong, dengan atap tanah liat? 

Selain banyak digunakan masyarakat Indonesia, jenis atap yang satu ini ternyata ampuh menangkal udara panas ke dalam ruangan, lho.

Sebab cukup diminati, kamu bisa menemukan atap tanah liat secara mudah di pasaran. 

Pilihan warna dan harga atap tersebut juga cukup beragam. Atap tanah liat termasuk ekonomis dan tahan segala cuaca.

  • Atap Berbahan Metal

Selain atap tanah liat, jenis atap rumah yang tidak panas berikutnya adalah atap metal. 

Material atap ini juga cukup populer di masyarakat, banyak orang membeli atap metal karena bentuknya yang variatif.

Atap tersebut terbilang cukup mudah diaplikasikan, serta cocok dengan berbagai macam gaya. 

Ditambah lagi, jenis atap berbahan dasar metal diklaim tahan segala cuaca dan tergolong antikarat.

  • Atap Berbahan Keramik

Pengin punya atap dengan tampilan mengilap dan tidak panas? 

Material atap keramik solusinya. 

Atap yang satu ini memang sangat stylish, sehingga cocok diaplikasikan pada hunian modern.

Selain itu, kelebihan lain yang dimiliki atap keramik adalah dapat digunakan dalam waktu yang lama. 

Bahan keramik sendiri terbilang ramah lingkungan, sehingga aman digunakan pada hunian.

  • Atap Sirap atau Kayu Ulin

Atap sirap atau atap berbahan kayu ulin adalah jenis atap yang berasal dari Kalimantan. 

Material atap ini terbilang eco-friendly dan sering digunakan pada rumah tradisional, pendopo, gazebo dan lain-lain.

Meski memiliki beberapa kekurangan dari segi perawatan, harga, serta daya tahannya, namun atap sirap termasuk jenis atap rumah yang tidak panas serta estetik digunakan pada hunian kontemporer.

  • Atap Berbahan Beton

Masalah kekuatan, material atap beton tentu tidak perlu diragukan lagi. 

Selain ampuh menangkal panas, atap berbahan dasar beton juga diklaim antilapuk, terbakar, hingga kuat terhadap serangan serangga.

Kendati memiliki segudang kelebihan, sayangnya harga atap beton terbilang cukup tinggi dibanding jenis atap lainnya. 

Sehingga, kamu perlu merogoh kocek cukup dalam untuk membeli atap “mewah” tersebut.

  • Atap Berbahan uPVC

Jangan salah, material atap uPVC nyata berbeda dengan PVC. 

Meski sama-sama berbahan dasar plastik, namun atap uPVC diklaim lebih tahan lama, kuat segala cuaca, serta tidak mudah terbakar.

Selain kelebihan tersebut, material atap uPVC juga ampuh mencegah rembesan udara panas. 

Bahkan, beberapa variannya sudah dilengkapi dengan pelindung UV, yang dapat mengisolasi panas matahari, lho.

  • Atap Berbahan Aspal

Terakhir, jenis atap rumah yang tidak panas adalah atap berbahan aspal. 

Jenis atap aspal atau dikenal sebagai bitumen memang sedang naik daun. Banyak orang memilih jenis atap ini karena ketahanannya.

Selain ampuh mengusir panas, atap bitumen juga berfungsi sebagai peredam suara. 

Untuk hunian yang berlokasi di pinggir jalan, atap yang satu ini sangat cocok untuk mengurangi kebisingan suara kendaraan.

Nah, itu tadi beberapa jenis atap rumah yang tidak panas, yang bisa kamu aplikasikan pada bangunan rumah. 

Semoga ulasan di atas dapat membantumu dalam memilih jenis atap yang tepat, ya.

Selamat mencoba!

 

Baca juga:

Ketahui Pelapis Genteng agar tidak Bocor dan Aman saat Musim Hujan

Author:

Yuhan Al Khairi