
Terkadang kita membutuhkan renovasi atap rumah karena konstruksinya yang sudah menua dan mengalami kerusakan.
Hal tersebut lumrah terjadi karena bagian atap pada rumah langsung berhadapan dengan segala macam cuaca, mulai dari panas sampai hujan.
Jika kerusakan pada atap dibiarkan begitu saja, justru dapat menimbulkan risiko lebih besar.
Namun, sebelum melakukan renovasi atap rumah, ketahui dulu bahan-bahan yang diperlukan dan biayanya.
Pasalnya, biaya renovasi atap rumah bergantung pada material yang Anda gunakan.
Lebih lengkap soal jenis material dan biaya renovasi atap rumah, simak informasinya di bawah ini.
Begini Cara Menghitung Kebutuhan Material dan Estimasi Biayanya
Di pasaran, ada beberapa jenis material yang bisa digunakan sebagai rangka atap rumah.
Akan tetapi, hanya ada dua jenis rangka atap yang populer serta banyak dipakai oleh masyarakat, yaitu rangka kayu dan rangka baja ringan.
Maka itu, artikel ini akan berfokus pada dua jenis rangka tersebut.
Jenis Material Rangka Atap Rumah
Di bawah ini sejumlah cara menghitung biaya renovasi atap per meter.
1. Biaya Pasang Rangka Baja Ringan
Jenis rangka pertama yang banyak dipakai di rumah-rumah saat ini adalah rangka baja ringan.
Rangka baja ringan dianggap memiliki banyak keunggulan, seperti mudah dipasang, anti-karat, murah, stok barang berlimpah, serta tahan terhadap api.
Untuk cara menghitung biaya renovasi atap dengan material baja ringan, Anda bisa melihat ilustrasinya berikut ini;
Sebagai contoh, ada sebuah rumah berukuran 6×12 meter yang mempunyai overstek atap dengan panjang 1 meter serta tingkat kemiringan 35 derajat.
Berdasarkan data tersebut, begini cara menghitung biaya atap baja ringan ukuran 6×12;
Kebutuhan Volume Baja Ringan
Mari cari tahu terlebih dahulu total luas atap rumah dengan ukuran 6×12 meter.
- Cara Menghitung Luas Atap Rumah:
Luas atap = (panjang + 2 x overstek) x (lebar + 2 x overstek)
Luas atap = (6 + 2 x 1) x (12 + 2 x 1)
Luas atap = 108 meter persegi
- Menghitung volume atap:
Volume atap = Luas atap / Cos (kemiringan atap)
Volume atap = 108 / Cos (40 derajat=0,766)
Volume atap = 140 meter persegi
Untuk mengetahui biaya baja ringan, Anda tinggal menggunakan rumus;
Volume atap x harga atap baja ringan.
- Kebutuhan Kaso Atap Baja Ringan:
Untuk mengetahui kebutuhan kaso atap baja ringan, Anda bisa menggunakan rumus;
(Volume rangka atap x 4)/6.
Dengan data di atas, maka jumlah kaso yang dibutuhkan adalah;
(140×4)/6=94 buah.
- Cara Menghitung Volume Atap Renk Baja Ringan:
Rumus menghitung jumlah renk atap baja ringan adalah;
Jumlah kaso x 1,2.
Maka, kebutuhan renk-nya adalah;
94×1,2=112 buah.
- Kebutuhan Genteng Atap Rumah:
Kebutuhan genteng per meter perseginya tergantung pada jenis yang dipilih, contohnya:
-
- Genteng metal: 8-10 lembar per meter persegi
- Genteng beton: 4-5 lembar per meter persegi
Hitung kebutuhan genteng berdasarkan jenis yang dipilih, begini caranya;
Luas atap = (panjang + 2 x overstek) x (lebar + 2 x overstek)
Luas atap = (6 + 2 x 1) x (12 + 2 x 1)
Luas atap = 108 meter persegi
Jika per satu meter persegi genteng berisi 25 buah, perhitungannya adalah;
108 meter persegi x 25 = 2.700 buah genteng.
- Kebutuhan Sekrup Atap Rumah:
Rata-rata, kebutuhan sekrup adalah 20 buah per meter persegi.
Jumlah sekrup = Luas atap x 20
Jumlah sekrup = 108 x 20
Jumlah sekrup = 2160 buah
Untuk mengetahui biaya ganti atap baja ringan, silakan gunakan perhitungan di atas.
Anda hanya perlu menjumlahkan harga dari masing-masing material, berdasarkan hitungan yang sudah dibuat.
Contohnya luas atap dengan ukuran 108 meter persegi, membutuhkan jumlah kaso sebanyak 94 batang.
Jika harga per batang kaso adalah Rp90 ribuan, maka biaya yang mesti dikeluarkan sedikitnya adalah Rp8.460.000.
Baca Juga: 9 Model Bentuk Atap Rumah, Kelebihan & Kekurangannya
2. Biaya Pasang Rangka Kayu
Jenis material berikutnya adalah kayu, rangka yang juga banyak digunakan saat melakukan renovasi atap rumah.
Seperti rangka baja ringan, rangka kayu mempunyai banyak keunggulan.
Beberapa keunggulan tersebut seperti metode pemasangannya yang tidak sulit, materialnya mudah dibentuk, dan mampu meredam suhu panas.
Akan tetapi, rangka kayu diklaim rentan terhadap masalah pelapukan dan rayap.
Selain itu, harga rangka atap kayu lebih tinggi ketimbang rangka baja ringan.
Untuk cara menghitung pemasangan rangka kayu, bisa menggunakan simulasi sebelumnya.
Pasalnya, dalam memasang rangka atap kayu, Anda juga membutuhkan kaso, renk, dan genteng.
Namun, dalam perhitungannya, Anda harus menghilangkan kebutuhan sekrup.
Kemudian, ganti sekrup dengan jumlah paku yang dibutuhkan.
Untuk jumlah paku, sebenarnya Anda tidak perlu menghitungnya.
Toko bangunan biasanya menjual paku untuk rangka atap kayu dalam satuan kilogram.
Sebagai gambaran, untuk atap rumah dengan luas 108 meter persegi, jumlah kayu yang dibutuhkan sekitar 2-3 kg.
3. Biaya Pasang Rangka Atap Bambu
Selain kayu dan baja, kamu juga bisa menggunakan rangka atap bambu pada atap rumah.
Bambu menjadi material yang dibanderol dengan harga murah.
Harga jualnya di pasaran sekitar Rp15.000 per meter.
Meskipun murah, tetapi terdapat sejumlah kekurangan yang dimiliki oleh bambu, mulai dari mudah terbakar, sambungannya kurang kuat, hingga rentan terserang rayap.
Biaya Renovasi Cat Atap Rumah
Untuk tampilan rumah yang lebih menarik, kamu bisa mempertimbangkan untuk mengecat atap rumah.
Umumnya, biaya yang dibutuhkan berkisar antara Rp130 ribu hingga Rp450 ribu untuk cat berukuran 4 kg.
Namun, biaya tersebut tidak bersifat mutlak karena dapat bervariasi tergantung pada jumlah cat yang diperlukan dan luas area atap yang akan dicat.
Biaya Pekerja untuk Renovasi Atap
Terakhir, Anda harus menghitung biaya pekerja atau tukang saat melakukan renovasi atap rumah.
Umumnya, tukang yang memasang atap rumah dibayar borongan.
Tarif tukang di setiap daerah berbeda-beda, tetapi mereka biasanya dibayar per meter persegi.
Saat ini, harga borongan tukang untuk memasang atap sekitar 40-200 ribu meter persegi.
Biaya tersebut menyesuaikan dengan bahan yang dipakai.
Baca Juga: Ampuh Usir Gerah, Inilah 8 Jenis Atap Rumah yang Tidak Panas!
Itulah ulasan tentang renovasi atap rumah dan informasi lain yang penting diketahui.
Semoga bermanfaat, ya.

