Tips Mudah agar Kamar Tidak Panas

12 Feb 2019 - Martha

Tips Mudah agar Kamar Tidak Panas

Saat ini banyak orang yang memilih mengatasi rasa panas di dalam ruangan dengan menggunakan AC.

Tapi meski memberikan efek sejuk, selain tidak ramah lingkungan, penggunaan AC juga tidak ramah di kantong.

Lagi pula dalam jangka waktu panjang, suhu dari AC juga bisa berpengaruh buruk pada kesehatan.

Sebelum mengetahui cara menyiasati agar kamar tidak panas, Anda harus tahu dulu penyebabnya.

Penyebab Kamar Menjadi Panas

Tidak ada jendela dan ventilasi udara

Ini jelas membuat sirkulasi udaranya tidak bagus karena tidak ada udara segar yang masuk ke dalam kamar.

Lampu dan perangkat elektronik dalam kondisi menyala

Kalau lampu dan perangkat elektronik seperti TV dan yang lainnya dalam kondisi menyala, ini juga bisa membuat kamar jadi terasa lebih panas.

Dekat dengan sumber panas

Kalau kamar Anda berada di dekat dapur misalnya, ini bisa berkontribusi atas naiknya suhu kamar, terutama ketika ada kegiatan memasak di dapur.

Tips agar Kamar tidak Panas

Selain menghindari atau mengatasi penyebab di atas, cukup banyak pilihan mudah lainnya yang bisa Anda coba agar kamar tidak panas. 

Dan beberapa tips berikut cukup efektif dan efisien untuk diikuti:

Agar kamar tidak panas tutup jendela dengan tirai

agar kamar tidak panas

Untuk sirkulasi udara yang lancar, memang sebaiknya Anda membuka jendela kamar. 

Namun hawa panas di kamar timbul juga karena ada pengaruh sinar matahari yang masuk.

Jadi sebaiknya gunakan tirai atau gorden. 

Pilihan tirai pun sebisa mungkin yang terbuat dari bahan ringan dan warnanya terang, karena kalau warna gelap mudah menyerap panas sehingga membuat suhu di kamar jadi lebih panas.

Menutup jendela menggunakan tirai seperti ini diyakini bisa mengurangi temperatur hingga 20 derajat.

Tapi kalau Anda ingin tetap membuka tirai, saat yang tepat adalah di malam hari sebelum Anda tidur, agar sejuknya udara malam hari bisa masuk ke dalam kamar.

Agar kamar tidak panas gunakan bahan sprei yang nyaman

agar kamar tidak panas

Selain tirai, bahan sprei juga bisa berpengaruh. Untuk mendapat hawa yang lebih sejuk gunakan sprei berbahan katun. 

Ini karena bahan tersebut memiliki serat natural dan mampu mengalirkan udara dengan baik.

Sebaliknya, hindari bahan polyester atau flanel karena ini bersifat menahan panas.

Kalau perlu, selain mengganti sprei, ganti juga bantal dengan yang berisi kulit ari dari gandum karena memiliki ruang udara alami sehingga tidak akan menahan panas.

Ditambah lagi bahan ini bagus untuk kesehatan, karena bersifat fleksibel dan bisa disesuaikan dengan fisiologi tubuh.

Agar kamar tidak panas maksimalkan ventilasi udara

agar kamar tidak panas

Karena berfungsi sebagai lubang udara, maka sebaiknya bersihkan ventilasi secara rutin. 

Pastikan tidak ditutupi oleh debu ataupun kotoran agar sirkulasi udara berjalan lancar.

Hindari juga meletakkan benda-benda berukuran besar dekat ventilasi karena dapat menghambat perputaran udara.

Penggunaan ventilasi bisa dipadukan dengan jendela kamar. 

Lebih baik lagi jika menggunakan sistem cross ventilation atau ventilasi silang, yang akan memungkinkan terjadinya perputaran udara secara terus menerus.

Selain itu, ventilasi silang juga dapat mendorong keluar zat kimia yang menumpuk dan mengurangi kelembaban sehingga rumah bebas jamur.

Agar kamar tidak panas gunakan kipas angin dengan cara yang tepat

agar kamar tidak panas

Kalau Anda memilih untuk menggunakan kipas angin, maka gunakanlah dengan cara yang tepat.

Yakni dengan menghadapkan kipas ke arah dinding yang berlawanan dengan tempat Anda duduk atau tidur. 

Hal ini akan membuat sirkulasi udara jadi lebih baik.

Mengarahkan kipas angin langsung ke tubuh tak hanya akan mendinginkan badan sesaat, tapi juga berdampak buruk bagi kesehatan.

Tips lainnya, Anda bisa memilih kipas angin yang putarannya berlawanan dengan arah jarum jam. 

Diyakini kipas angin seperti ini akan menghasilkan udara yang lebih sejuk.

Anda juga bisa membuat ‘AC’ alami dengan menggunakan wadah berisi es atau air dingin, hingga handuk basah lalu letakkan di depan kipas angin untuk menyebarkan hawa sejuk ke seluruh ruangan.

Baca juga:

7 Pendingin Ruangan selain AC, Murah dan Hemat Energi

Agar kamar tidak panas hindari penumpukan barang

agar kamar tidak panas

Penempatan barang terlalu banyak akan membuat kamar terasa lebih sumpek dan sempit, yang akhirnya berpengaruh pada suhu kamar.

Jadi sebaiknya pilah barang yang akan ditaruh di kamar dan yang harus dibuang atau disimpan di gudang.

Lalu yang tak kalah penting adalah penataan furnitur. Dimana ini juga bisa membuat kamar terasa pengap dan panas meski jumlah barangnya sedikit.

Caranya, biasakan untuk menaruh kembali barang ke tempat semula sehingga tidak berantakan dan menumpuk sehingga mengganggu sirkulasi udara.

Baca juga:

Wajib Coba! Desain Kamar Tidur Sempit yang Bikin Ruangan Terasa Lega

Agar kamar tidak panas gunakan warna dinding yang cerah

agar kamar tidak panas

Selain penumpukan barang, warna cat dinding juga bisa memberikan pengaruh. 

Khusus untuk kamar berukuran kecil, harus hati-hati dalam memilih warna. Karena kalau salah, akan membuat kamar jadi sumpek dan panas.

Sebaiknya hindari warna-warna gelap, dan sebaliknya, pilih warna cerah karena bisa membuat kamar lebih lapang, bahkan warna tertentu seperti putih, biru dan hijau bisa memberi kesan sejuk.

Selain cat, pilihan lainnya yang bisa Anda coba adalah dengan memasang wallpaper.

Hiasi kamar dengan tanaman atau bunga

agar kamar tidak panas

Sama halnya dengan warna, kehadiran tanaman dalam ruangan juga bisa memberikan efek sejuk sekaligus menarik pada kamar.

Hal ini karena tanaman mengeluarkan oksigen dalam jumlah banyak yang juga berperan dalam membuat ruangan terasa lebih segar.

Pilih saja tanaman berukuran sedang yang ditempatkan di pot-pot kecil dengan bentuk unik, sehingga tampilan kamar makin menarik.

 

Beberapa tips di atas cukup mudah untuk diikuti agar kamar tidak panas. Anda juga tidak perlu lagi berpikir untuk menggunakan AC.

Karena selain banyak pilihan yang bisa dicoba, cara-cara di atas lebih aman, ramah lingkungan dan tentunya efisien.

Author:

Martha