
3 menit
Sebagian orang percaya kalau ketonggeng masuk rumah artinya adalah suatu pertanda buruk bagi penghuni rumah. Namun, benarkah hal tersebut? Simak mitosnya pada artikel ini, Property People!
Masih banyak yang belum tahu apa itu ketonggeng atau ketungging yang tampak mirip seperti kalajengking, baik dari bentuk dan warna tubuhnya.
Padahal, ketonggeng dan kalajengking merupakan dua hewan yang berbeda, lo.
Meskipun sama-sama memiliki capit, ketonggeng tidak memiliki racun seperti kalajengking yang beberapa di antaranya sangat berbahaya.
Lantas, apa itu ketonggeng?
Ketonggeng adalah serangga bangsa Thelyphonida yang tidak terlalu berbahaya, namun memiliki bau menyengat seperti cuka yang ukurannya bisa mencapai 5 cm.
Serangga yang juga dikenal dengan nama kalajengking cambuk atau whip scorpions ini sering kali ditemukan di sekitar rumah dalam kondisi tertentu.
Konon, arti ketonggeng masuk rumah berkaitan dengan hal buruk dan pertanda bahaya.
Benarkah demikian? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!
Ketonggeng Masuk Rumah Artinya Apa?
Melansir petkeen.com, ketonggeng biasanya hidup di dekat kolam, di bawah bebatuan, rerumputan berbatu, serta di bawah daun atau kayu.
Mereka aktif di malam hari dan memakan serangga lain, seperti kecoak atau jangkrik.
Nah, dalam sejumlah kepercayaan, hati-hati jika ketonggeng masuk rumah secara tiba-tiba tanpa penyebab yang jelas.
Menurut mitos, ketonggeng masuk rumah artinya adalah pertanda buruk yang akan menimpa penghuni rumah.
Pasalnya, dalam akun YouTube Moxer TV, ketonggeng memiliki aura negatif seperti kalajengking yang dikaitkan dengan kesialan dan pertanda bahaya.
Bahkan, ketonggeng juga diartikan sebagai hewan perantara santet yang bertujuan untuk mencelakai penghuni rumah.
Simak penjelasannya lebih lanjut di bawah ini, ya!
Baca Juga: Pertanda Kalajengking Masuk Rumah menurut Primbon Jawa dan Agama Islam, Kiriman Santet?
Ketonggeng Masuk Rumah Pertanda Santet?
Mitos ketonggeng masuk rumah yang berkaitan dengan praktik santet sudah dikenal dalam kepercayaan Jawa.
Konon, ketonggeng menjadi salah satu hewan perantara santet yang dikirim seorang dukun untuk mencelakai atau menakut-nakuti pemilik rumah.
Ketonggeng santet memiliki ciri-ciri berwarna gelap dan biasanya masuk rumah pada malam hari, seperti halnya kalajengking.
Lalu, bagaimana pandangan Islam mengenai hewan masuk rumah yang satu ini?
Agama Islam memercayai adanya sihir, baik santet, guna-guna, dan teluh yang dikirim melalui berbagai medium, seperti buhul atau hewan.
Nah, dalam Islam, beberapa hewan yang kental dengan kiriman sihir antara lain belatung, ular, cecak, lalat hijau, kalajengking, hingga ketonggeng.
Jadi, arti ketonggeng masuk rumah menurut Islam bisa jadi ada kaitannya dengan praktik sihir apabila hewan tersebut memiliki bentuk yang tidak biasa dan selalu datang secara tiba-tiba pada malam hari.
Namun, kehadiran ketonggeng di rumah juga dapat terjadi secara alamiah.
Hewan tersebut berpotensi masuk ke dalam rumah tanpa sengaja untuk mencari tempat berlindung, memburu makanan, hingga tersesat.
Selain itu, ketonggeng di rumah juga bisa jadi karena habitat mereka terganggu sehingga mencari tempat alternatif di dalam rumah yang lingkungannya ideal bagi mereka, seperti area yang gelap dan lembap.
Jadi, jika kamu menemukan ketonggeng dalam rumah, tetap waspada dan segera usir karena bisa mengganggu penghuni rumah terutama anak-anak.
Cara Mengusir Ketonggeng dari Rumah
Property People, jika di rumah terdapat ketonggeng, sebaiknya usir dengan baik-baik tanpa menyakitinya.
Namun, apakah ketonggeng berbahaya?
Meskipun tidak berbahaya karena tak beracun, ketonggeng memiliki cambuk pada ekornya yang berisiko melukai tangan manusia.
Selain itu, ketonggeng juga kerap menyemprotkan cairan yang berbau seperti cuka jika sedang terancam.
Namun, alih-alih membunuhnya, ketonggeng yang masuk rumah bisa diatasi dengan mudah, kok, Property People.
Berikut adalah cara mengusir ketonggeng dari rumah:
- Jika ada ketonggeng di kamar mandi, siram menggunakan air ke dalam saluran pembuangan.
- Usir ketonggeng menggunakan sapu dan pindahan ke tempat yang jauh dari rumah.
- Tangkap ketonggeng menggunakan alat bantu, lalu buang ke sawah atau selokan.
- Semprotkan insektisida di tempat yang sering dilewati ketonggeng atau area tersembunyi di sekitar halaman agar mereka tidak balik lagi.
- Bersihkan halaman rumah dari daun, ranting, dan bebatuan yang merupakan tempat persembunyian ketonggeng.
***
Semoga bermanfaat, Property People.
Jangan lewatkan informasi menarik seputar mitos lainnya di Berita.99.co.
Tak lupa, follow Google News kami untuk mendapatkan berita properti, tips, desain, hingga rekomendasi.
Kalau kamu sedang mencari rumah terjangkau, cek dengan mudah lewat www.99.co/id.
Kini, jual beli properti jadi #segampangitu bersama kami!


