
foto: pinterest
Desain mid-century modern lahir dari perpaduan gaya vintage dan modern.
Memiliki sejarah panjang namun tetap eksis sepanjang zaman dan bahkan terbilang populer di seluruh dunia.
Konsep rumah modern abad pertengahan ini hadir untuk memenuhi gaya arsitektur yang terus berkembang.
Konsep ini dapat dipadupadankan dengan konsep desain lain tanpa Anda harus mengkhawatirkan banyak hal.
Tertarik?
Simak dulu yuk, uraian lengkap seputar konsep mid-modern century ini!
Mengenal Konsep Mid-Century Modern
foto: shoesmithcox
Gaya abad pertengahan ini muncul pada tahun 1930-an sampai 1960-an di Amerika, pasca-Perang Dunia II.
Saat itu warga Jerman bermigrasi ke Amerika dan menciptakan hunian yang menarik sejumlah perhatian arsitek.
Konsep mid-century modern merupakan kombinasi gaya retro yang dibalut kesederhanaan gaya Scandinavian.
Desain hunian ini mengutamakan nilai estetika dan fungsional.
Serta menyoroti penggunaan bahan seperti kayu dan palet warna yang cenderung berani.
Elemen Utama dalam Desain Mid-Century Modern
Sebelum menerapkan gaya desain ini ke hunian Anda, ada baiknya untuk memerhatikan elemen-elemen yang digunakan dalam desain modern abad pertengahan.
Cahaya Alami
foto: pufikhomes
Desain arsitektur ini berfokus pada ruang terbuka dan pencahayaan maksimal dari alam.
Selain membuat rumah lebih terang dan terlihat luas atau lega, cahaya alami juga solusi hemat listrik saat siang hari.
Dinding Kaca Besar
foto: curbed
Penggunaan material kaca yang lebih besar seperti pada jendela akan membuat rumah terlihat tanpa sekat.
Apalagi pencahayaan alami bisa maksimal menerangi setiap sudut ruangan.
Material Kayu
foto: sfchronicle
Desain mid-century modern tidak terlepas dari penggunaan kayu, mulai dari lantai kayu, furnitur hingga rangka langit-langit.
Penggunaan material kayu lebih menegaskan konsep kesederhanaan dan asri.
Kursi Santai
foto: pinterest
Kursi santai menjadi furnitur umum yang digunakan di konsep mid-century modern.
Selain itu ada juga penambahan kursi besar yang terbuat dari bahan fiberglass yang dipenuhi bantal empuk untuk memberikan kenyaman maksimal.
Karakteristik Mid-Century Modern
-
Bentuk Sederhana dan Geometris
foto: pearl.southgatemallec
Gaya modern abad pertengahan pada dasarnya memadukan interior rumah dan furnitur asli, sederhana dan geometris.
Contohnya penggunaan peralatan di ruang tamu yang lebih menonjolkan tampilan klasik dengan desain yang sederhana.
Serta bentuk ruangan geometris yang membedakannya dengan ruangan lainnya.
Contoh lain yang lebih mudahnya adalah penerapan melalui karya seni seperti lukisan berbentuk geometris.
Ini dapat menghasilkan tampilan kontemporer dan Scandinavian pada ruangan.
-
Fungsionalitas Itu Penting
Ya, desain modern abad pertengahan adalah tentang fungsionalitas.
Setiap sudut dan bentuk ruangan harus memiliki fungsi dan tujuan penggunaan yang jelas.
-
Penggunaan Ornamen yang Minimal
Seperti disampaikan di awal, konsep mid-century modern adalah perpaduan gaya retro dan Skandinavia yang menonjolkan ornamen sederhana dan tidak berlebihan.
Penempatan furnitur seperti meja dengan garis minimal yang sederhana dan ramping, akan kontras dengan tampilan ruangan yang modern dan bergaya.
Hindari penggunaan furnitur yang menumpuk dan tidak memiliki fungsionalitas yang maksimal.
-
Padu Padan Material Lain
foto: oregonlive
Kayu adalah elemen utama dalam desain khas gaya modern abad pertengahan.
Jika Anda tipe orang yang kreatif dan bosan dengan satu material saja, maka penggunaan bahan sintetis seperti plastik, formika dan akrilik bisa jadi alternatif.
Cobalah untuk padupadankan tampilan tradisional dan modern.
Mulai dari penggunaan kayu, plastik, vinil, hingga kaca akrilik dan logam.
Perpaduan bahan-bahan yang berbeda ini dapat menghasilkan dekorasi yang unik dan berbeda lho...
-
Permainan Warna
foto: light-toptenbeybi
Pemilihan warna pada desain mid-century modern menonjolkan warna yang lebih moody atau lembut serta hangat.
Palet warna yang sering digunakan adalah oranye, kuning, hijau dan cokelat.
Tapi tetap mempertahankan penggunaan warna dasar seperti hitam dan putih.
Seperti penggunaan warna sage dan netral di beberapa ruangan.
Agar tidak terlalu membosankan pemilihan warna cat yang cerah dan berani tentu tidak menyalahi aturan di konsep ini.
Pilihlah warna-warna yang lebih menyenangkan seperti kuning cerah, oranye, biru, merah muda dan warna primer lainnya.
Gaya modern abad pertengahan atau mid-century modern tidak terbatas pada desain dan dekorasi rumah saja.
Konsep ini juga bisa diterapkan di eksterior rumah untuk mendapatkan kesan bersih dan memaksimalkan setiap fungsinya.
Jadi sudah punya ide untuk menerapkan konsep mid-century modern pada hunian?
Selamat mencoba